Harga logam mulia Antam hari ini, Senin 16 Februari 2026, tercatat di level Rp2.940.000 per gram setelah mengalami penurunan Rp14.000 dari perdagangan sebelumnya. Pergerakan harga logam mulia Antam sepanjang 2026 memang cukup fluktuatif, membuat banyak investor bertanya-tanya: apakah harga akan terus naik atau justru berbalik turun?
Pertanyaan ini sangat wajar mengingat emas dunia sempat menyentuh level fantastis US$5.027 per troy ons di awal Februari 2026. Namun, tekanan jual dan data ekonomi Amerika Serikat yang kuat membuat harga sempat anjlok hingga 3,13% dalam satu hari perdagangan. Faktanya, volatilitas tinggi menjadi ciri khas pasar emas di tahun ini.
Harga Logam Mulia Antam Hari Ini 16 Februari 2026
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas batangan Antam per 16 Februari 2026 mengalami penurunan Rp14.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga turun Rp13.000, dari Rp2.741.000 menjadi Rp2.728.000 per gram.
Berikut rincian lengkap harga logam mulia Antam terbaru 2026 untuk berbagai ukuran:
| Ukuran | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.520.000 |
| 1 gram | 2.940.000 |
| 2 gram | 5.820.000 |
| 3 gram | 8.705.000 |
| 5 gram | 14.475.000 |
| 10 gram | 28.895.000 |
| 25 gram | 72.112.000 |
| 50 gram | 144.145.000 |
| 100 gram | 288.212.000 |
| 250 gram | 720.265.000 |
| 500 gram | 1.440.320.000 |
| 1.000 gram (1 kg) | 2.880.600.000 |
Harga di atas belum termasuk pajak. Setiap pembelian dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP.
Pergerakan Harga Emas Antam Sepanjang Februari 2026
Sepanjang Februari 2026, harga logam mulia Antam mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. Bahkan, dalam satu pekan saja, selisih harga tertinggi dan terendah bisa mencapai puluhan ribu rupiah per gram.
Berikut ringkasan pergerakan harga emas Antam di pertengahan Februari 2026:
| Tanggal | Harga/Gram (Rp) | Perubahan |
|---|---|---|
| 12 Februari 2026 | 2.904.000 | ↓ Rp43.000 |
| 14 Februari 2026 | 2.954.000 | ↑ Rp50.000 |
| 15 Februari 2026 | 2.954.000 | Tetap |
| 16 Februari 2026 | 2.940.000 | ↓ Rp14.000 |
Data di atas menunjukkan bahwa harga emas Antam sempat ambruk Rp43.000 pada 12 Februari akibat data ketenagakerjaan AS yang kuat. Namun, hanya dalam dua hari, harga langsung memantul naik Rp50.000. Pola naik-turun seperti ini menjadi gambaran nyata volatilitas pasar emas di 2026.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Logam Mulia Antam di 2026
Ada beberapa faktor utama yang menentukan arah pergerakan harga emas Antam sepanjang 2026. Memahami faktor-faktor ini penting untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
- Kebijakan suku bunga The Fed: Keputusan bank sentral Amerika Serikat soal suku bunga sangat berpengaruh terhadap harga emas global. Jadi, setiap rapat FOMC selalu menjadi momen krusial bagi pasar.
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS: Kurs dolar yang menguat biasanya membuat harga emas Antam dalam rupiah ikut naik, bahkan ketika harga emas dunia dalam dolar sedang stagnan.
- Permintaan bank sentral global: Tren pembelian emas oleh bank sentral berbagai negara masih terus berlanjut di 2026, menjadi penopang utama harga.
- Ketegangan geopolitik: Konflik dan ketidakpastian politik global mendorong investor mencari aset safe haven seperti emas.
- Data ekonomi AS: Laporan tenaga kerja, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi AS menjadi katalis pergerakan harga emas harian.
Selain itu, sentimen pasar dan aksi spekulatif juga turut mewarnai fluktuasi harga emas dalam jangka pendek. Ternyata, tidak hanya faktor fundamental yang berperan, tetapi juga faktor teknikal dan psikologi pasar.
Prediksi Harga Emas 2026: Pandangan Goldman Sachs dan JP Morgan
Dua raksasa keuangan dunia, Goldman Sachs dan JP Morgan, telah merilis prediksi mereka untuk harga emas sepanjang 2026. Keduanya memberikan pandangan yang bullish namun tetap realistis.
Prediksi Goldman Sachs
Dalam laporan Commodities Outlook 2026, Goldman Sachs menyebut emas sebagai “single favorite long commodity” mereka. Namun, ada catatan penting yang perlu diperhatikan.
Goldman Sachs memprediksi adanya fase koreksi di kuartal pertama 2026 dengan target penurunan ke kisaran US$4.200 per troy ons. Setelah fase koreksi selesai, harga diperkirakan akan kembali menanjak.
Berikut timeline prediksi Goldman Sachs:
- Q1 2026: Koreksi ke level US$4.200 per troy ons
- Pertengahan 2026: Rebound ke US$4.400
- Q3 2026: Cetak rekor baru di US$4.630
- Akhir 2026: Target final di US$4.900 per troy ons
Prediksi JP Morgan
Sementara itu, JP Morgan bahkan lebih optimistis. Natasha Kaneva, Kepala Strategi Komoditas JP Morgan, mematok target US$5.000 per troy ons di akhir 2026. Jika dikonversi dengan kurs saat ini, angka tersebut setara dengan sekitar Rp2.700.000 per gram.
Namun, JP Morgan juga memperingatkan bahwa reli emas tidak akan berjalan lurus. Kutipan pentingnya: “While this rally in gold has not, and will not, be linear…”. Artinya, koreksi harga di sepanjang perjalanan adalah hal yang sangat wajar.
Nah, berdasarkan prediksi kedua institusi tersebut, harga logam mulia Antam masih memiliki potensi kenaikan signifikan hingga akhir 2026. Meski demikian, volatilitas jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
Ketentuan Pajak Jual Beli Emas Antam 2026
Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual emas Antam, penting untuk memahami ketentuan pajak yang berlaku. Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, berikut rinciannya:
Pajak Pembelian Emas
- Pemilik NPWP: dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45%
- Tanpa NPWP: dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,9%
Pajak Buyback (Penjualan Kembali)
- Pemilik NPWP: tarif 1,5% untuk transaksi di atas Rp10 juta
- Tanpa NPWP: tarif 3% untuk transaksi di atas Rp10 juta
Pajak buyback dipotong langsung dari total nilai transaksi. Jadi, perhitungan keuntungan atau kerugian investasi emas sebaiknya sudah memperhitungkan komponen pajak ini.
Tips Investasi Emas di Tengah Fluktuasi Harga 2026
Menghadapi volatilitas harga logam mulia Antam di 2026, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar investasi emas tetap menguntungkan:
- Gunakan strategi dollar cost averaging (DCA): Beli emas secara rutin dalam jumlah tetap setiap bulan, tanpa mempedulikan naik turunnya harga harian.
- Jangan panik saat koreksi: Penurunan harga jangka pendek justru bisa menjadi peluang untuk membeli di harga lebih rendah.
- Perhatikan spread harga jual dan buyback: Selisih antara harga beli dan harga buyback menentukan titik impas investasi. Semakin kecil spread-nya, semakin cepat investasi bisa untung.
- Simpan untuk jangka panjang: Emas paling optimal sebagai instrumen investasi jangka panjang minimal 3-5 tahun.
- Beli dari sumber resmi: Pastikan membeli emas melalui Butik Emas Antam atau distributor resmi untuk menjamin keaslian dan kemudahan buyback.
Selain itu, memantau perkembangan harga emas dunia dan sentimen pasar global secara rutin juga sangat membantu dalam menentukan waktu yang tepat untuk bertransaksi.
Kesimpulan
Harga logam mulia Antam per 16 Februari 2026 berada di level Rp2.940.000 per gram, turun Rp14.000 dari hari sebelumnya. Meski mengalami fluktuasi jangka pendek, prediksi dari Goldman Sachs dan JP Morgan menunjukkan bahwa tren harga emas di 2026 masih cenderung bullish dengan target US$4.900 hingga US$5.000 per troy ons di akhir tahun.
Jadi, jawaban atas pertanyaan “naik atau turun?” adalah keduanya — harga akan berfluktuasi dalam jangka pendek, tetapi secara keseluruhan masih berpotensi naik di 2026. Pantau terus update harga logam mulia Antam setiap hari dan pertimbangkan strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Informasi harga terbaru bisa dicek langsung di laman resmi logammulia.com yang diperbarui setiap pukul 08.30 WIB.