Cek bansos PKH 2026 kini bisa dilakukan langsung dari HP tanpa perlu antre di kantor dinas sosial. Melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id, pemerintah memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui status kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) kapan saja dan di mana saja — cukup bermodalkan koneksi internet.
Program Keluarga Harapan atau PKH merupakan salah satu program bantuan sosial unggulan Kementerian Sosial RI yang menyasar keluarga kurang mampu. Di tahun 2026, program ini kembali disalurkan dengan besaran yang telah disesuaikan berdasarkan kebijakan terbaru. Nah, penting bagi masyarakat untuk memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima manfaat sebelum jadwal pencairan tiba.
Apa Itu Bansos PKH dan Siapa Penerimanya?
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang memenuhi kriteria tertentu. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui investasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Per 2026, komponen penerima manfaat PKH mencakup beberapa kategori utama, yaitu:
- Ibu hamil atau ibu nifas
- Anak usia dini (0–6 tahun)
- Anak sekolah dari SD hingga SMA
- Penyandang disabilitas berat
- Lanjut usia (lansia) 70 tahun ke atas
Selain itu, data penerima bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kemensos. Jadi, tidak semua orang bisa mendaftar secara mandiri — penetapan dilakukan melalui verifikasi dan validasi data secara berkala.
Besaran Bantuan PKH 2026 Terbaru
Pemerintah menetapkan besaran bantuan PKH 2026 berdasarkan komponen keluarga. Berikut rincian nominalnya:
| Komponen Penerima | Bantuan Per Tahun | Per Tahap (4x) |
|---|---|---|
| Ibu Hamil / Nifas | Rp 3.000.000 | Rp 750.000 |
| Anak Usia Dini (0–6 tahun) | Rp 3.000.000 | Rp 750.000 |
| Anak SD | Rp 900.000 | Rp 225.000 |
| Anak SMP | Rp 1.500.000 | Rp 375.000 |
| Anak SMA | Rp 2.000.000 | Rp 500.000 |
| Penyandang Disabilitas Berat | Rp 2.400.000 | Rp 600.000 |
| Lansia 70 Tahun ke Atas | Rp 2.400.000 | Rp 600.000 |
Bantuan PKH 2026 disalurkan sebanyak empat tahap dalam setahun, umumnya pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Namun, jadwal bisa berubah mengikuti kebijakan pencairan dari Kemensos.
Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 di cekbansos.kemensos.go.id
Langkah-langkah cek bansos PKH 2026 melalui situs resmi Kemensos sangat mudah diikuti. Pastikan perangkat HP terhubung ke internet, lalu ikuti panduan berikut ini:
- Buka browser di HP (Chrome, Firefox, atau browser lainnya).
- Kunjungi alamat resmi cekbansos.kemensos.go.id pada kolom pencarian.
- Pilih Provinsi sesuai domisili dari menu dropdown yang tersedia.
- Pilih Kabupaten/Kota, lalu lanjutkan dengan memilih Kecamatan dan Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Isi kode captcha yang muncul di layar, kemudian klik tombol “Cari Data”.
- Hasil pencarian akan menampilkan status kepesertaan bansos, termasuk PKH, BPNT, dan program lainnya.
Jika nama tidak ditemukan, bukan berarti sistem bermasalah. Bisa jadi data belum masuk DTKS atau terjadi kesalahan penulisan nama. Coba periksa kembali ejaan nama yang dimasukkan.
Tips Agar Pencarian Akurat
- Gunakan nama lengkap sesuai KTP, bukan nama panggilan.
- Perhatikan huruf kapital — sistem bersifat case-insensitive, namun lebih baik konsisten.
- Pastikan memilih wilayah administratif yang tepat dan sesuai alamat KTP.
- Refresh halaman jika captcha tidak terbaca dengan jelas.
Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, cek penerima bansos PKH 2026 juga bisa dilakukan lewat aplikasi resmi Kemensos yang tersedia di Google Play Store. Aplikasi ini lebih praktis karena bisa diakses kapan saja tanpa harus membuka browser.
Berikut cara menggunakannya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store secara gratis.
- Lakukan registrasi akun menggunakan NIK dan nomor KK.
- Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) untuk verifikasi identitas.
- Setelah akun aktif, login dan cek status bansos langsung dari dashboard aplikasi.
- Fitur tambahan tersedia, termasuk pengajuan usulan peserta baru dan pengaduan data tidak layak.
Faktanya, aplikasi ini juga memungkinkan masyarakat untuk mengusulkan diri sebagai calon penerima bansos jika merasa memenuhi kriteria namun belum terdaftar. Usulan akan diverifikasi oleh petugas dinas sosial setempat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Terdaftar sebagai Penerima PKH 2026?
Tidak semua orang yang merasa layak otomatis terdaftar sebagai penerima. Ada beberapa langkah yang bisa ditempuh jika status kepesertaan belum muncul di sistem:
- Laporkan ke RT/RW setempat agar diusulkan masuk DTKS melalui musyawarah desa.
- Datangi kantor Dinas Sosial kabupaten atau kota dengan membawa KTP dan KK.
- Gunakan fitur usulan di aplikasi Cek Bansos sebagai jalur alternatif pelaporan.
- Hubungi hotline Kemensos di nomor 1500-229 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Namun perlu diingat, proses verifikasi dan validasi data membutuhkan waktu. Pembaruan data DTKS dilakukan secara periodik, sehingga tidak bisa langsung diterima dalam satu atau dua hari.
Jadwal Pencairan Bansos PKH 2026
Mengetahui jadwal pencairan sama pentingnya dengan mengecek status kepesertaan. Berikut perkiraan jadwal penyaluran bansos PKH 2026 per tahap:
| Tahap | Perkiraan Bulan Pencairan | Keterangan |
|---|---|---|
| Tahap 1 | Januari – Februari 2026 | Awal tahun |
| Tahap 2 | April – Mei 2026 | Kuartal kedua |
| Tahap 3 | Juli – Agustus 2026 | Pertengahan tahun |
| Tahap 4 | Oktober – November 2026 | Akhir tahun |
Jadwal di atas bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai kebijakan resmi Kemensos. Selalu pantau informasi terbaru melalui situs kemensos.go.id atau media sosial resmi Kemensos RI.
Waspada Penipuan Berkedok Cek Bansos PKH 2026
Seiring meningkatnya pengguna layanan digital, modus penipuan berkedok bansos juga semakin marak. Beberapa hal yang perlu diwaspadai:
- Jangan percaya situs atau aplikasi tidak resmi yang mengaku bisa membantu cek atau daftar bansos.
- Kemensos tidak pernah meminta biaya apapun untuk proses pendaftaran atau pencairan.
- Hindari membagikan data pribadi seperti PIN ATM atau kata sandi kepada siapapun.
- Laporkan indikasi penipuan ke hotline Kemensos 1500-229 atau kanal pengaduan resmi.
Ternyata, banyak kasus penipuan terjadi karena masyarakat tidak mengetahui alamat situs resmi pemerintah. Ingat, satu-satunya situs resmi untuk cek bansos adalah cekbansos.kemensos.go.id.
Kesimpulan
Cek bansos PKH 2026 kini jauh lebih mudah berkat layanan digital dari Kementerian Sosial RI. Cukup kunjungi cekbansos.kemensos.go.id atau unduh aplikasi Cek Bansos, masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP, lalu status kepesertaan akan langsung terlihat. Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi untuk mengusulkan diri sebagai calon penerima baru jika merasa memenuhi syarat.
Jangan lupa untuk selalu mengakses informasi hanya dari sumber resmi pemerintah dan waspada terhadap penipuan berkedok bantuan sosial. Bagikan informasi ini kepada keluarga atau tetangga yang membutuhkan, agar mereka juga dapat mengecek haknya dengan mudah dan aman.