Syarat daftar PPPK Guru 2026 resmi telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai acuan seleksi tahun ini. Jutaan guru honorer di seluruh Indonesia kini bersiap mengikuti proses pendaftaran yang dibuka melalui portal resmi SSCASN, dengan harapan mendapatkan status kepegawaian lebih pasti dan penghasilan yang lebih stabil.
Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK menjadi salah satu jalur strategis pemerintah untuk mengangkat guru honorer menjadi tenaga ASN non-PNS. Nah, bagi yang sudah lama menunggu kesempatan ini, memahami persyaratan dan alur pendaftaran secara lengkap adalah langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum membuka laman pendaftaran.
Apa Itu PPPK Guru dan Mengapa Penting di 2026?
PPPK Guru adalah skema pengangkatan guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui perjanjian kerja dengan durasi tertentu. Berbeda dengan PNS, PPPK tidak mendapatkan pensiun bulanan, namun tetap memperoleh gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan profesi yang nilainya setara.
Faktanya, kebutuhan guru di sekolah negeri masih sangat besar, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Selain itu, kebijakan pemerintah per 2026 mendorong percepatan pengisian formasi guru melalui jalur PPPK sebagai solusi jangka panjang terhadap kekurangan tenaga pendidik tetap di berbagai daerah.
Syarat Daftar PPPK Guru 2026 yang Wajib Dipenuhi
Sebelum memulai proses pendaftaran online, pastikan semua persyaratan berikut sudah terpenuhi. Berikut adalah syarat umum daftar PPPK Guru 2026 yang berlaku secara nasional:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 20 tahun dan maksimal 59 tahun pada saat pendaftaran
- Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
- Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai ASN, TNI, Polri, maupun pegawai swasta
- Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik
- Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1/D-IV sesuai bidang yang dilamar
- Memiliki sertifikat pendidik (serdik) atau kualifikasi pendidikan yang relevan
- Sehat jasmani dan rohani sesuai jabatan yang dilamar
Syarat Khusus PPPK Guru 2026 Berdasarkan Kategori Pelamar
Selain syarat umum, terdapat ketentuan tambahan berdasarkan kategori pelamar. Pemerintah membagi pelamar ke dalam beberapa kelompok prioritas untuk seleksi 2026:
| Kategori Pelamar | Ketentuan Khusus | Prioritas Seleksi |
|---|---|---|
| THK-II (Eks Tenaga Honorer K-II) | Terdaftar dalam database BKN | Prioritas I |
| Guru Honorer Aktif di Sekolah Negeri | Min. 2 tahun mengajar berturut-turut, terdaftar di Dapodik | Prioritas II |
| Lulusan PPG Prajabatan | Memiliki sertifikat PPG yang masih berlaku | Prioritas III |
| Guru Honorer Sekolah Swasta | Terdaftar di Dapodik, sesuai formasi yang dibuka | Prioritas IV |
Memahami kategori ini penting agar pelamar bisa memperkirakan peluang kelulusan dan menyiapkan dokumen pendukung yang tepat.
Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Daftar PPPK Guru
Kelengkapan berkas adalah kunci lolos verifikasi administrasi. Berikut dokumen wajib yang harus diunggah saat mendaftar PPPK Guru 2026 secara online:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
- Ijazah S-1/D-IV beserta transkrip nilai yang telah dilegalisir
- Sertifikat Pendidik (Serdik) — jika sudah memiliki
- Pas foto terbaru berlatar belakang merah ukuran 4×6
- Surat keterangan aktif mengajar dari kepala sekolah (untuk guru honorer)
- Surat pernyataan tidak pernah terlibat tindak pidana (bermaterai)
- Surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas
- Bukti pengalaman mengajar atau SK honorer dari instansi terkait
- Kartu NPWP (jika sudah memiliki)
Pastikan semua dokumen dipindai dalam format PDF atau JPG dengan resolusi yang jelas. File yang buram atau tidak terbaca akan langsung ditolak sistem saat proses unggah berkas.
Cara Daftar PPPK Guru 2026 Secara Online Langkah demi Langkah
Proses pendaftaran PPPK Guru 2026 online dilakukan sepenuhnya melalui portal SSCASN milik BKN di alamat sscasn.bkn.go.id. Berikut panduan lengkap cara mendaftarnya:
- Buat Akun SSCASN — Kunjungi sscasn.bkn.go.id, klik “Buat Akun”, lalu masukkan NIK, nomor KK, dan data diri sesuai KTP. Simpan username dan password dengan baik.
- Login ke Portal — Masuk menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat. Pastikan menggunakan browser yang update untuk menghindari error.
- Pilih Jenis Seleksi PPPK — Setelah login, pilih menu “PPPK” lalu pilih formasi “Guru” sesuai jenjang dan bidang studi yang dikuasai.
- Isi Data Diri — Lengkapi formulir pendaftaran secara online. Periksa kembali setiap kolom isian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Pilih Formasi dan Instansi — Pilih kabupaten/kota serta sekolah penempatan yang tersedia. Perhatikan kesesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan formasi yang dibuka.
- Unggah Dokumen Persyaratan — Upload semua dokumen yang diminta dalam format dan ukuran file yang ditentukan sistem.
- Cetak Kartu Pendaftaran — Setelah semua data terisi dan berkas terunggah, cetak kartu pendaftaran sebagai bukti registrasi resmi.
- Pantau Pengumuman Seleksi — Cek secara berkala portal SSCASN dan situs resmi Kemendikbud untuk informasi jadwal seleksi kompetensi.
Materi dan Tahapan Seleksi PPPK Guru 2026
Seleksi PPPK Guru 2026 terdiri dari beberapa tahapan yang wajib dilalui setiap pelamar. Nah, memahami bobot dan jenis soal sejak dini akan sangat membantu persiapan.
Seleksi Administrasi
Tahap ini memverifikasi kelengkapan dan keaslian dokumen yang diunggah. Hasil seleksi administrasi biasanya diumumkan sekitar 1–2 minggu setelah batas waktu pendaftaran.
Seleksi Kompetensi
Tes dilaksanakan berbasis komputer (CAT) dan mencakup tiga komponen utama:
- Kompetensi Teknis — Materi sesuai bidang studi yang dilamar, bobot terbesar dalam penilaian
- Kompetensi Manajerial — Mengukur kemampuan manajemen, kepemimpinan, dan kerja tim
- Kompetensi Sosial Kultural — Wawasan kebangsaan, kebhinekaan, dan adaptasi sosial
Wawancara
Tahap akhir berupa wawancara berbasis komputer untuk mengukur integritas, komitmen, dan moralitas calon guru. Hasil wawancara menjadi pertimbangan akhir sebelum pengumuman kelulusan.
Gaji dan Tunjangan PPPK Guru 2026
Salah satu motivasi terbesar mendaftar PPPK adalah kepastian penghasilan. Gaji PPPK Guru 2026 mengacu pada Peraturan Presiden tentang Gaji dan Tunjangan ASN, dengan kisaran sebagai berikut:
| Golongan PPPK | Kualifikasi Pendidikan | Gaji Pokok (Per Bulan) |
|---|---|---|
| Golongan IX | S-1 / D-IV | Rp 2.966.500 – Rp 4.872.000 |
| Golongan X | S-1 + Sertifikat Pendidik | Rp 3.091.900 – Rp 5.078.000 |
| Golongan XI | S-2 / Profesi Guru | Rp 3.222.700 – Rp 5.292.000 |
| Golongan XII | S-3 / Doktor | Rp 3.359.000 – Rp 5.516.000 |
Selain gaji pokok, PPPK Guru juga berhak mendapatkan tunjangan profesi (sertifikasi) senilai satu kali gaji pokok per bulan bagi yang sudah bersertifikat pendidik, tunjangan keluarga, dan tunjangan pangan.
Tips Lolos Seleksi PPPK Guru 2026
Persiapan matang jauh sebelum pendaftaran dibuka adalah kunci keberhasilan. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
- Latihan soal CAT secara rutin melalui platform tryout resmi atau aplikasi belajar ASN
- Pelajari kisi-kisi kompetensi teknis sesuai mata pelajaran yang diampu
- Pastikan data di Dapodik sudah diperbarui dan aktif sebelum pendaftaran dibuka
- Simpan semua dokumen dalam folder digital yang terorganisir agar proses unggah lebih cepat
- Ikuti forum atau komunitas guru honorer untuk mendapatkan informasi terbaru 2026 secara real-time
- Pantau pengumuman resmi dari BKN, Kemendikbud, dan instansi daerah secara berkala
Kesimpulan
Memahami syarat daftar PPPK Guru 2026 dan prosedur pendaftarannya secara online adalah langkah awal yang tidak boleh dilewatkan. Mulai dari persyaratan usia, kualifikasi pendidikan, dokumen yang harus disiapkan, hingga cara mendaftar di SSCASN — semuanya perlu dikuasai jauh sebelum jadwal resmi dibuka. Selain itu, persiapan materi seleksi kompetensi secara konsisten akan meningkatkan peluang untuk lolos di tengah persaingan yang ketat.
Jangan tunda lagi untuk menyiapkan semua berkas dan mulai berlatih soal dari sekarang. Pantau terus informasi resmi update 2026 melalui situs BKN di bkn.go.id dan portal SSCASN agar tidak ketinggalan satu pun tahapan pendaftaran yang penting. Kesempatan ini bisa menjadi titik balik karier sebagai pendidik profesional dengan status dan kesejahteraan yang lebih terjamin.