Beranda » Edukasi » Cek Tagihan PBB Lewat HP: Panduan Lengkap 2026

Cek Tagihan PBB Lewat HP: Panduan Lengkap 2026

Cek tagihan PBB kini tidak perlu lagi antre di kantor kelurahan atau datang langsung ke bank. Di era digital 2026 ini, seluruh proses pengecekan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bisa dilakukan cukup lewat HP dalam hitungan menit. Praktis, cepat, dan gratis.

Banyak wajib pajak yang masih belum tahu bahwa pemerintah daerah maupun pemerintah pusat telah menyediakan berbagai platform digital untuk memudahkan akses informasi pajak. Jadi, tidak ada lagi alasan telat bayar hanya karena tidak tahu besaran tagihan.

Apa Itu PBB dan Mengapa Harus Rutin Dicek?

Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dikenakan atas kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan bangunan. Setiap tahun, wajib pajak akan mendapatkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang berisi nominal yang harus dibayarkan.

Namun, tidak semua SPPT tersampaikan tepat waktu lewat pos. Nah, di sinilah pentingnya rutin melakukan cek tagihan PBB secara mandiri lewat HP agar tidak melewatkan jatuh tempo pembayaran.

Keterlambatan membayar PBB bisa dikenakan denda sebesar 2% per bulan dari nilai pajak terutang. Ternyata nominalnya bisa cukup besar jika dibiarkan menumpuk.

Baca Juga :  Cara Hemat Biaya Berobat 2026: Panduan Lengkap Rumah Sakit

Cara Cek Tagihan PBB Lewat Aplikasi Resmi Pemerintah

Pemerintah telah mengintegrasikan layanan cek tagihan PBB ke dalam beberapa platform digital resmi. Berikut langkah-langkahnya:

1. Melalui Aplikasi e-PBB Daerah

Banyak pemerintah daerah sudah memiliki aplikasi e-pajak masing-masing. Misalnya, Jakarta punya JAKI, Surabaya punya e-Paja Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya memiliki aplikasi serupa.

  1. Unduh aplikasi pajak daerah sesuai domisili properti
  2. Daftar atau login menggunakan NIK dan nomor HP
  3. Pilih menu PBB atau Pajak Daerah
  4. Masukkan Nomor Objek Pajak (NOP) yang tertera di SPPT
  5. Tagihan dan riwayat pembayaran akan langsung tampil

2. Melalui Website Bapenda atau Dinas Pajak Daerah

Setiap kabupaten/kota memiliki situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang bisa diakses lewat browser HP. Cukup ketik “Bapenda + nama kota” di Google, lalu cari menu layanan PBB online.

  1. Buka browser di HP
  2. Kunjungi situs resmi Bapenda daerah setempat
  3. Pilih menu Cek Tagihan PBB atau Informasi PBB
  4. Masukkan NOP atau NIK pemilik objek pajak
  5. Klik Cari untuk melihat detail tagihan

Cek Tagihan PBB Lewat Aplikasi Perbankan dan Dompet Digital

Selain aplikasi pemerintah, cek tagihan PBB juga bisa dilakukan langsung lewat aplikasi mobile banking atau e-wallet yang sudah terhubung dengan sistem pajak daerah.

Berikut ringkasan platform yang mendukung pengecekan dan pembayaran PBB per 2026:

PlatformFitur Cek PBBFitur Bayar PBB
BRImo (BRI)✅ Tersedia✅ Tersedia
myBCA✅ Tersedia✅ Tersedia
Livin’ by Mandiri✅ Tersedia✅ Tersedia
GoPay✅ Tersedia✅ Tersedia
OVO✅ Tersedia✅ Tersedia
DANA✅ Tersedia✅ Tersedia + Cicilan

Catatan penting: tidak semua daerah terhubung ke seluruh platform di atas. Pastikan cek ketersediaan layanan untuk wilayah domisili properti sebelum menggunakan.

Baca Juga :  Monetisasi Podcast Spotify: Cara Ubah Hobi Jadi Cuan 2026

Langkah Cek PBB Lewat Mobile Banking

  1. Buka aplikasi mobile banking pilihan
  2. Masuk ke menu Bayar atau Pembayaran Tagihan
  3. Pilih kategori Pajak kemudian PBB
  4. Pilih daerah atau kota lokasi properti
  5. Masukkan Nomor Objek Pajak (NOP)
  6. Sistem akan menampilkan detail tagihan secara otomatis

Nomor Objek Pajak (NOP): Kunci Utama Cek Tagihan PBB

Sebelum bisa cek tagihan PBB lewat HP, satu hal yang wajib disiapkan adalah Nomor Objek Pajak (NOP). NOP adalah identitas unik setiap objek pajak yang terdiri dari 18 digit angka.

NOP bisa ditemukan di:

  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tahun sebelumnya
  • Sertifikat tanah atau bangunan
  • Dokumen akta jual beli properti
  • Kantor Kelurahan atau Kecamatan setempat
  • Kantor Bapenda daerah

Jika NOP tidak tersedia atau hilang, bisa menggunakan NIK pemilik properti di beberapa platform daerah yang sudah mengintegrasikan data kependudukan dengan data pajak per 2026.

Tips Agar Tidak Telat Bayar PBB Setiap Tahun

Mengetahui cara cek tagihan PBB saja belum cukup. Butuh kebiasaan rutin agar kewajiban pajak ini tidak terlewat. Berikut beberapa tips praktis:

  • Aktifkan notifikasi di aplikasi pajak daerah agar mendapat pengingat otomatis
  • Simpan NOP di catatan HP atau dokumen digital agar mudah diakses kapan saja
  • Cek setiap awal tahun — biasanya SPPT terbit antara Januari hingga Maret
  • Manfaatkan program diskon PBB yang kerap diadakan pemerintah daerah di bulan-bulan tertentu
  • Bayar sekaligus saat cek jika sudah tersedia fitur pembayaran langsung

Faktanya, banyak pemerintah daerah memberikan diskon atau keringanan PBB bagi wajib pajak yang membayar lebih awal. Program seperti ini biasanya diumumkan lewat media sosial resmi Bapenda atau aplikasi pajak daerah. Jadi, sangat worth it untuk rutin memantau.

Baca Juga :  Agensi Admin Medsos Remote: Panduan UMKM Go Digital 2026

Kendala Umum Saat Cek Tagihan PBB Online dan Solusinya

Meski prosesnya sudah digital, ada beberapa kendala yang sering dialami saat cek tagihan PBB lewat HP. Simak solusinya:

NOP Tidak Ditemukan di Sistem

Kemungkinan besar data belum diperbarui atau terjadi perubahan kepemilikan. Solusinya adalah mendatangi kantor Bapenda setempat dengan membawa dokumen kepemilikan untuk proses pembaruan data.

Aplikasi Tidak Bisa Diakses

Coba bersihkan cache aplikasi atau uninstall lalu install ulang. Jika masih bermasalah, gunakan browser HP untuk mengakses versi web layanan pajak daerah.

Tagihan Berbeda dengan Ekspektasi

Nilai PBB dihitung berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Jika ada perubahan nilai, wajib pajak berhak mengajukan keberatan resmi ke kantor Bapenda dengan menyertakan dokumen pendukung.

Kesimpulan

Cek tagihan PBB lewat HP kini benar-benar semudah belanja online. Dengan memanfaatkan aplikasi pajak daerah, website Bapenda, atau platform perbankan digital, seluruh informasi tagihan bisa diakses kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.

Pastikan NOP sudah tersimpan dengan aman, aktifkan notifikasi di aplikasi terkait, dan jangan lupa manfaatkan berbagai program diskon PBB terbaru 2026 yang ditawarkan pemerintah daerah. Dengan begitu, kewajiban pajak tetap terpenuhi tanpa repot dan tanpa denda.