Simulasi cicilan KPR BTN untuk rumah subsidi 2026 menjadi informasi yang paling dicari oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah pertama. Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bank penyalur utama KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) menawarkan cicilan ringan dengan bunga tetap 5% per tahun, menjadikannya pilihan terbaik di tahun 2026 ini.
Program rumah subsidi 2026 masih menjadi andalan pemerintah dalam mewujudkan cita-cita satu juta rumah bagi masyarakat menengah ke bawah. Nah, sebelum mengajukan KPR, penting sekali untuk memahami bagaimana cara kerja simulasi cicilan agar tidak kaget di tengah jalan.
Apa Itu Simulasi Cicilan KPR BTN untuk Rumah Subsidi?
Simulasi cicilan KPR BTN adalah perhitungan estimasi angsuran bulanan yang harus dibayarkan berdasarkan harga rumah, uang muka, tenor pinjaman, dan suku bunga yang berlaku. Simulasi ini berfungsi sebagai panduan finansial sebelum resmi mengajukan kredit.
Program KPR subsidi BTN menggunakan skema FLPP dengan bunga 5% per tahun tetap sepanjang masa kredit. Artinya, cicilan tidak akan naik meskipun suku bunga acuan BI berubah. Ini menjadi keunggulan utama dibandingkan KPR komersial biasa.
Syarat Penerima KPR Subsidi BTN 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun
- Belum pernah memiliki rumah subsidi sebelumnya
- Penghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan untuk rumah tapak
- Penghasilan maksimal Rp 10 juta per bulan untuk rumah susun
- Sudah bekerja atau memiliki usaha minimal 1 tahun
- Tidak sedang mendapatkan subsidi perumahan lain dari pemerintah
Simulasi Cicilan KPR BTN Rumah Subsidi 2026
Berikut adalah simulasi cicilan KPR BTN terbaru 2026 berdasarkan harga rumah subsidi yang berlaku. Harga maksimal rumah tapak subsidi per 2026 ditetapkan berbeda-beda tergantung wilayah.
Tabel di bawah ini menggambarkan estimasi cicilan bulanan dengan asumsi uang muka 1% dan bunga tetap 5% per tahun:
| Harga Rumah | Uang Muka (1%) | Pinjaman | Tenor 20 Tahun | Tenor 30 Tahun |
|---|---|---|---|---|
| Rp 162.000.000 | Rp 1.620.000 | Rp 160.380.000 | Rp 1.058.000 | Rp 861.000 |
| Rp 180.000.000 | Rp 1.800.000 | Rp 178.200.000 | Rp 1.176.000 | Rp 957.000 |
| Rp 200.000.000 | Rp 2.000.000 | Rp 198.000.000 | Rp 1.307.000 | Rp 1.063.000 |
| Rp 220.000.000 | Rp 2.200.000 | Rp 217.800.000 | Rp 1.437.000 | Rp 1.169.000 |
Simulasi di atas bersifat estimasi. Angka cicilan aktual dapat berbeda tergantung kebijakan BTN terbaru 2026 dan biaya-biaya tambahan seperti asuransi jiwa dan asuransi kebakaran.
Batas Harga Rumah Subsidi BTN per Wilayah 2026
Pemerintah menetapkan harga maksimal rumah subsidi berdasarkan zona wilayah. Berikut adalah acuan harga terbaru 2026 yang berlaku:
| Zona Wilayah | Provinsi | Harga Maksimal 2026 |
|---|---|---|
| Zona 1 | Jawa (kecuali Jabodetabek), Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung | Rp 162.000.000 |
| Zona 2 | Kalimantan, Sulawesi, NTB, dan wilayah lain di Sumatera | Rp 180.000.000 |
| Zona 3 | Jabodetabek, Papua, Papua Barat, Maluku, Kepulauan Riau | Rp 220.000.000 |
Penetapan zona harga ini bertujuan menyesuaikan daya beli masyarakat di masing-masing daerah dengan biaya konstruksi yang berbeda-beda.
Cara Mengajukan KPR BTN Rumah Subsidi 2026
Proses pengajuan KPR subsidi BTN update 2026 terbilang lebih mudah karena kini bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi BTN Properti. Berikut langkah-langkahnya:
- Pilih unit rumah subsidi melalui aplikasi BTN Properti atau kunjungi pameran properti bersubsidi terdekat.
- Siapkan dokumen persyaratan seperti KTP, NPWP, slip gaji, rekening koran 3 bulan terakhir, dan surat keterangan kerja.
- Ajukan permohonan KPR ke kantor BTN terdekat atau melalui platform online resmi BTN.
- Proses verifikasi dan BI Checking dilakukan oleh pihak BTN dalam 3-7 hari kerja.
- Penandatanganan akad kredit jika pengajuan disetujui, dilakukan di hadapan notaris.
- Serah terima kunci dan mulai menempati rumah impian.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
- KTP suami dan istri (jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta nikah atau akta cerai
- NPWP pribadi
- Slip gaji 3 bulan terakhir atau surat keterangan penghasilan
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- Surat keterangan kerja dari perusahaan
- Pas foto terbaru
Tips Agar Pengajuan Cicilan KPR BTN Disetujui
Faktanya, tidak semua pengajuan KPR subsidi langsung disetujui. Ada beberapa faktor utama yang menentukan kelolosan aplikasi kredit:
- Rasio cicilan terhadap penghasilan (DTI) maksimal 30-35% dari gaji bersih. Jika cicilan yang diajukan terlalu besar dibanding penghasilan, bank bisa menolak.
- Riwayat kredit yang bersih di SLIK OJK (dahulu BI Checking). Pastikan tidak ada tunggakan di kartu kredit atau pinjaman lain.
- Penghasilan stabil dan terdokumentasi. Untuk pekerja informal, siapkan surat keterangan penghasilan dari kelurahan.
- Uang muka sudah tersedia. Meskipun DP hanya 1%, biaya akad dan provisi tetap perlu disiapkan.
Selain itu, pastikan memilih developer yang sudah terdaftar resmi di sistem SIKASEP (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) milik Kementerian PUPR. Ini penting agar subsidi bisa dicairkan tanpa masalah.
Perbandingan KPR Subsidi vs KPR Komersial BTN 2026
Masih bingung memilih antara KPR subsidi dan KPR komersial? Berikut perbandingan lengkapnya agar bisa mempertimbangkan mana yang lebih cocok:
| Aspek | KPR Subsidi FLPP | KPR Komersial BTN |
|---|---|---|
| Suku Bunga | 5% tetap | 7,5% – 12% (floating) |
| Uang Muka | Minimal 1% | 10% – 20% |
| Harga Properti | Maks. Rp 220 juta | Tidak terbatas |
| Bebas PPN | ✓ Ya | ✗ Tidak |
| Batas Penghasilan | Maks. Rp 8-10 juta | Tidak ada batas |
| Tenor Maksimal | 30 tahun | 25 tahun |
Dari perbandingan di atas, KPR subsidi jelas lebih menguntungkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah karena bunga tetap dan cicilan yang jauh lebih ringan sepanjang masa kredit.
Kesimpulan
Simulasi cicilan KPR BTN untuk rumah subsidi 2026 menunjukkan bahwa memiliki rumah pertama dengan cicilan mulai Rp 800 ribuan per bulan bukanlah hal yang mustahil. Dengan bunga tetap 5% per tahun, program FLPP dari Bank BTN tetap menjadi solusi terbaik bagi masyarakat yang ingin lepas dari status mengontrak.
Langkah terbaik adalah segera mempersiapkan dokumen, menjaga riwayat kredit tetap bersih, dan memilih developer resmi yang terdaftar di SIKASEP. Jangan tunda lagi — kuota rumah subsidi 2026 terbatas dan biasanya habis lebih cepat dari yang diperkirakan. Kunjungi kantor BTN terdekat atau unduh aplikasi BTN Properti untuk mulai proses pengajuan hari ini.