Surat keterangan tidak mampu online kini menjadi solusi praktis bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengajukan beasiswa tanpa harus antre panjang di kantor kelurahan. Per 2026, banyak pemerintah daerah telah mengintegrasikan layanan administrasi kependudukan ke platform digital, sehingga proses pengurusan dokumen penting ini bisa dilakukan dari rumah.
Beasiswa adalah jalan keluar bagi jutaan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Namun, salah satu syarat utama yang sering menjadi hambatan adalah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Kabar baiknya, proses pengurusannya kini jauh lebih mudah berkat layanan online terbaru 2026 yang tersedia di berbagai daerah.
Apa Itu Surat Keterangan Tidak Mampu dan Mengapa Penting?
SKTM adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang — biasanya lurah atau kepala desa — yang menyatakan bahwa seseorang atau keluarga termasuk dalam kategori ekonomi tidak mampu.
Dokumen ini menjadi syarat wajib untuk berbagai program beasiswa, mulai dari beasiswa pemerintah hingga beasiswa swasta. Berikut sejumlah program yang membutuhkan SKTM:
- Beasiswa KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar)
- Beasiswa Bidikmisi dan turunannya
- Beasiswa dari Pemerintah Daerah
- Beasiswa yayasan pendidikan swasta
- Beasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta
- Program bantuan UKT/SPP berbasis kebutuhan
Tanpa SKTM yang sah, pengajuan beasiswa bisa langsung gugur di tahap administrasi. Jadi, memahami cara membuat surat ini secara online adalah langkah krusial.
Syarat Dokumen Membuat SKTM Online 2026
Sebelum mengakses portal layanan online, pastikan semua dokumen pendukung sudah siap. Persyaratan ini berlaku secara umum di hampir seluruh daerah per 2026, meskipun ada kemungkinan sedikit perbedaan antar wilayah.
| Dokumen | Keterangan | Format |
|---|---|---|
| KTP Orang Tua/Wali | KTP elektronik yang masih berlaku | Scan/Foto JPG atau PDF |
| Kartu Keluarga (KK) | KK terbaru yang mencantumkan pemohon | Scan/Foto JPG atau PDF |
| Akta Kelahiran Pemohon | Untuk membuktikan identitas anak/mahasiswa | Scan/Foto JPG atau PDF |
| Surat Permohonan | Surat permohonan bermaterai dari orang tua/wali | PDF atau Word |
| Bukti Pendukung Ekonomi | Slip gaji, SKU, atau surat keterangan penghasilan | Scan/Foto JPG atau PDF |
| Kartu DTKS/PKH (jika ada) | Memperkuat status tidak mampu secara data nasional | Scan/Foto JPG atau PDF |
Pastikan semua file yang diunggah memiliki resolusi yang jelas dan ukuran file tidak melebihi batas yang ditentukan portal (biasanya maksimal 2 MB per file).
Cara Buat Surat Keterangan Tidak Mampu Online Langkah demi Langkah
Proses pembuatan surat keterangan tidak mampu online berbeda-beda tergantung platform yang digunakan daerah setempat. Namun, secara umum alurnya mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Akses Portal Layanan Online Setempat
Kunjungi portal resmi pelayanan publik daerah. Beberapa pilihan platform yang umum digunakan per 2026:
- Aplikasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) — tersedia untuk daerah yang sudah mengintegrasikan layanan Dukcapil
- JAKI — khusus untuk warga DKI Jakarta
- Simpel — portal layanan online Jawa Barat
- Portal desa/kelurahan setempat — tersedia di hampir seluruh kabupaten/kota
- WhatsApp/email resmi kelurahan — alternatif di daerah yang belum memiliki portal mandiri
2. Buat Akun dan Login
Daftar menggunakan NIK dan nomor KK. Verifikasi identitas dilakukan secara otomatis melalui database Dukcapil nasional. Proses ini biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
3. Pilih Layanan SKTM
Setelah login, navigasikan ke menu Surat Keterangan atau Layanan Administrasi, lalu pilih Surat Keterangan Tidak Mampu. Beberapa portal menyebutnya sebagai “SKTM untuk Pendidikan” atau “SKTM Beasiswa”.
4. Isi Formulir Online
Lengkapi semua kolom yang tersedia, termasuk:
- Data pemohon (nama, NIK, alamat)
- Tujuan penggunaan SKTM (cantumkan: untuk beasiswa)
- Data penghasilan keluarga per bulan
- Jumlah tanggungan dalam keluarga
- Nama lembaga/instansi tujuan surat
5. Unggah Dokumen Pendukung
Upload semua dokumen yang telah disiapkan sesuai format yang diminta. Pastikan setiap file terbaca dengan jelas sebelum dikirim.
6. Submit dan Tunggu Verifikasi
Kirim permohonan dan simpan nomor tiket atau nomor registrasi sebagai bukti pengajuan. Proses verifikasi oleh petugas kelurahan biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja per kebijakan layanan 2026.
7. Unduh atau Ambil Surat
Setelah disetujui, SKTM bisa diunduh langsung dalam format PDF dengan tanda tangan digital dan QR code verifikasi. Di beberapa daerah, surat fisik tetap bisa diambil di kantor kelurahan jika diperlukan untuk keperluan tertentu.
Tips Agar Pengajuan SKTM Online Tidak Ditolak
Pengajuan yang gagal biasanya disebabkan oleh hal-hal teknis yang sebenarnya mudah dihindari. Berikut beberapa tips penting:
- Pastikan data KK dan KTP sesuai — perbedaan ejaan nama atau NIK yang tidak cocok adalah penyebab penolakan paling umum
- Cantumkan tujuan yang jelas — tulis nama beasiswa dan lembaga secara spesifik
- Sertakan bukti ekonomi yang relevan — semakin lengkap, semakin cepat diproses
- Gunakan koneksi internet stabil saat mengunggah dokumen agar tidak gagal di tengah proses
- Hubungi RT/RW terlebih dahulu — beberapa kelurahan masih mensyaratkan surat pengantar dari RT/RW meskipun pengajuan dilakukan online
- Perhatikan masa berlaku SKTM — umumnya hanya berlaku 3–6 bulan, sesuaikan dengan jadwal pendaftaran beasiswa
Perbedaan SKTM Online vs Offline: Mana yang Lebih Cepat?
Banyak yang bertanya, apakah SKTM online memiliki kekuatan hukum yang sama dengan yang dibuat secara langsung? Jawabannya: ya, selama diterbitkan melalui platform resmi pemerintah dan dilengkapi tanda tangan digital pejabat berwenang.
| Aspek | SKTM Online | SKTM Offline |
|---|---|---|
| Waktu Proses | 1–3 hari kerja | 1–5 hari kerja |
| Antrian Fisik | Tidak perlu | Perlu hadir langsung |
| Biaya | Gratis | Gratis (resmi) |
| Kekuatan Hukum | Sama dengan offline | Sama dengan online |
| Aksesibilitas | Bisa dari mana saja | Harus ke kelurahan |
| Ketersediaan | Belum merata semua daerah | Tersedia di seluruh Indonesia |
Jadi, pilihan online tetap lebih unggul dari sisi efisiensi waktu dan kemudahan akses, terutama bagi pelajar yang tinggal jauh dari kantor kelurahan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Daerah Belum Punya Layanan Online?
Tidak semua daerah di Indonesia sudah memiliki portal SKTM online yang terintegrasi per 2026. Nah, jika kondisi tersebut terjadi, ada beberapa alternatif yang bisa ditempuh:
- Hubungi kelurahan via WhatsApp resmi — banyak kelurahan menerima pengajuan dokumen melalui grup atau nomor resmi
- Datang ke kelurahan sesuai jadwal pelayanan — pilih hari dan jam yang tidak terlalu padat
- Minta bantuan ketua RT/RW untuk mengurus secara kolektif jika ada beberapa warga yang membutuhkan
- Hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat untuk informasi layanan terbaru 2026
Selain itu, perlu diketahui bahwa beberapa lembaga beasiswa kini juga menerima Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua yang dilegalisir sebagai pengganti SKTM, terutama jika keluarga tidak terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Kesimpulan
Membuat surat keterangan tidak mampu online untuk beasiswa kini bukan lagi hal yang rumit. Dengan mempersiapkan dokumen yang tepat, mengakses portal layanan resmi daerah, dan mengikuti langkah-langkah yang benar, proses pengajuan bisa selesai dalam hitungan hari — bahkan dari rumah.
Yang terpenting, jangan tunda pengurusan dokumen ini hingga mendekati batas waktu pendaftaran beasiswa. Segera cek portal layanan online di daerah masing-masing, hubungi pihak kelurahan untuk konfirmasi, dan pastikan semua dokumen sudah lengkap. Beasiswa impian menunggu — dan SKTM adalah salah satu kunci pertamanya.