KPR Subsidi FLPP menjadi salah satu program pemerintah paling ditunggu oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah pertama. Per 2026, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kembali hadir dengan kuota, harga, dan ketentuan terbaru yang perlu diketahui sebelum mengajukan permohonan.
Bagi jutaan keluarga Indonesia yang belum memiliki hunian tetap, skema KPR bersubsidi ini menjadi pintu masuk paling realistis. Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terus memperluas akses program ini agar semakin banyak masyarakat bisa menikmati manfaatnya di tahun 2026.
Apa Itu KPR Subsidi FLPP dan Bagaimana Cara Kerjanya?
FLPP adalah program subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mekanismenya sederhana: pemerintah menanggung selisih bunga sehingga cicilan rumah menjadi jauh lebih ringan dibanding KPR komersial biasa.
Suku bunga KPR Subsidi FLPP dipatok tetap 5% per tahun sepanjang tenor, yang bisa mencapai 20 hingga 30 tahun. Bandingkan dengan KPR komersial yang bunganya bisa menyentuh 10–12% per tahun — selisihnya sangat signifikan untuk keluarga dengan penghasilan terbatas.
Selain itu, uang muka yang ditetapkan juga sangat ringan, yakni hanya 1% dari harga rumah. Jadi, untuk rumah seharga Rp 166 juta misalnya, uang muka yang perlu disiapkan hanya sekitar Rp 1,66 juta.
Syarat KPR Subsidi FLPP 2026 yang Wajib Dipenuhi
Sebelum mengajukan, pastikan semua persyaratan berikut terpenuhi. Pemerintah telah menetapkan kriteria ketat agar program ini benar-benar tepat sasaran.
Syarat Penerima (Pemohon)
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Belum pernah memiliki rumah atas nama sendiri (first-time buyer)
- Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah sebelumnya
- Berstatus sebagai karyawan tetap, karyawan kontrak, wiraswasta, atau profesional
- Memiliki NPWP dan SPT Tahunan (jika penghasilan melebihi PTKP)
Batas Penghasilan Pemohon per 2026
Salah satu kriteria paling krusial adalah batas maksimal penghasilan. Berikut tabel batasan penghasilan untuk penerima KPR Subsidi FLPP update 2026:
| Jenis Pemohon | Batas Maksimal Penghasilan/Bulan |
|---|---|
| Rumah Tapak (single) | Rp 8.000.000 |
| Rumah Susun (Rusun) | Rp 8.000.000 |
| Catatan | Penghasilan gabungan suami-istri dihitung total |
Batasan ini berlaku merata di seluruh wilayah Indonesia. Namun, beberapa daerah dengan biaya hidup tinggi seperti DKI Jakarta dan sekitarnya memiliki pertimbangan khusus yang bisa dikonfirmasi ke bank pelaksana.
Harga Rumah KPR Subsidi FLPP 2026 Berdasarkan Wilayah
Harga maksimal rumah subsidi FLPP tidak seragam di seluruh Indonesia. Pemerintah membagi penetapan harga berdasarkan zonasi wilayah untuk menyesuaikan biaya konstruksi dan harga tanah daerah setempat.
| Wilayah / Zona | Harga Maksimal Rumah Tapak | Harga Maksimal Rusun |
|---|---|---|
| Jawa (non-Jabodetabek), Sumatera (non-Kepri-Babel-Riau) | Rp 166.000.000 | Rp 250.000.000 |
| Kalimantan (non-Kaltara), Sulawesi, Maluku Utara, Babel, Kepri | Rp 180.000.000 | Rp 275.000.000 |
| Maluku, NTT, NTB, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulbar | Rp 185.000.000 | Rp 275.000.000 |
| Papua, Papua Barat, Kaltara | Rp 240.000.000 | Rp 316.500.000 |
Harga di atas adalah batas maksimal, bukan harga pasti. Pengembang bisa menawarkan harga lebih rendah selama masih dalam koridor ketentuan FLPP terbaru 2026.
Lokasi Rumah Subsidi FLPP: Di Mana Bisa Ditemukan?
Salah satu tantangan terbesar program KPR Subsidi FLPP adalah lokasi perumahan yang umumnya berada di pinggiran kota. Ini wajar karena harga tanah di pusat kota tidak memungkinkan pengembang membangun dengan harga subsidi.
Beberapa kawasan dengan banyak stok perumahan FLPP di 2026 antara lain:
- Jawa Barat: Bekasi, Bogor, Karawang, Subang, Purwakarta
- Jawa Tengah: Semarang pinggiran, Brebes, Demak, Kendal
- Jawa Timur: Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik
- Sumatera Utara: Deli Serdang, Binjai, Serdang Bedagai
- Sumatera Selatan: Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim
- Kalimantan Selatan: Banjarbaru, Barito Kuala
Nah, untuk menemukan perumahan FLPP terdekat, bisa langsung mengakses portal resmi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) di sikasep.pu.go.id. Platform ini menampilkan daftar pengembang dan lokasi perumahan FLPP yang telah terverifikasi.
Cara Beli Rumah KPR Subsidi FLPP 2026: Langkah demi Langkah
Ternyata, proses pengajuan KPR Subsidi FLPP tidak serumit yang dibayangkan. Berikut panduan lengkap langkah demi langkah yang bisa diikuti:
- Daftar di aplikasi SiKasep — Unduh aplikasi SiKasep di Play Store/App Store, lalu buat akun dan lengkapi data diri.
- Cari perumahan FLPP — Gunakan fitur pencarian berdasarkan lokasi dan anggaran yang tersedia.
- Kunjungi lokasi perumahan — Survei langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi unit, akses jalan, dan fasilitas sekitar.
- Pilih bank pelaksana FLPP — Ajukan KPR ke bank yang ditunjuk pemerintah seperti BTN, BRI, BSI, Bank Artha Graha, atau bank daerah yang terdaftar.
- Siapkan dokumen persyaratan — Kumpulkan semua berkas yang dibutuhkan (lihat daftar di bawah).
- Proses verifikasi dan akad kredit — Bank akan melakukan penilaian kelayakan. Jika disetujui, lanjut ke proses akad kredit dan serah terima kunci.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
- KTP dan Kartu Keluarga (KK)
- Buku nikah (jika sudah menikah)
- NPWP
- Slip gaji / surat keterangan penghasilan (3 bulan terakhir)
- Rekening koran (3 bulan terakhir)
- Surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan/desa
- SPT Tahunan PPh (jika berlaku)
- Pas foto terbaru
Bank Pelaksana KPR Subsidi FLPP 2026
Tidak semua bank bisa menyalurkan KPR bersubsidi FLPP. Hanya bank yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah yang berwenang. Beberapa bank pelaksana utama per 2026 meliputi:
- BTN (Bank Tabungan Negara) — Penyalur terbesar dan paling berpengalaman untuk KPR subsidi
- BRI — Menjangkau area pedesaan dan semi-urban
- BSI (Bank Syariah Indonesia) — Opsi berbasis akad syariah murabahah
- Bank Mandiri — Untuk segmen tertentu di wilayah perkotaan
- Bank Pembangunan Daerah (BPD) — Tersedia di hampir semua provinsi
Selain itu, pemerintah terus membuka peluang bagi bank-bank baru untuk bergabung sebagai mitra penyaluran FLPP, sehingga pilihan semakin beragam di 2026.
Tips Sukses Mengajukan KPR Subsidi FLPP
Faktanya, tidak sedikit pengajuan KPR Subsidi FLPP yang ditolak karena alasan teknis yang sebenarnya bisa dihindari. Berikut beberapa tips agar pengajuan berjalan lancar:
- Pastikan skor BI Checking bersih — Lunasi semua tunggakan kredit sebelum mengajukan
- Jangan ajukan kredit lain bersamaan — Rasio utang terhadap penghasilan (DTI) harus di bawah 40%
- Lengkapi dokumen sejak awal — Dokumen tidak lengkap adalah penyebab utama penundaan proses
- Pilih pengembang yang sudah PKS dengan bank — Pengembang yang sudah bermitra bank mempercepat proses verifikasi
- Gunakan SiKasep sebagai referensi utama — Hindari agen tidak resmi yang meminta biaya tidak wajar
Kesimpulan
KPR Subsidi FLPP 2026 tetap menjadi solusi terbaik bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah pertama dengan cicilan ringan dan bunga tetap 5% per tahun. Dengan memahami syarat penghasilan, batasan harga per wilayah, dan prosedur pengajuan yang benar, peluang untuk mendapatkan persetujuan kredit semakin besar.
Jangan tunda untuk mulai riset dan mempersiapkan dokumen. Kuota FLPP setiap tahun bersifat terbatas, dan biasanya habis lebih cepat dari yang diperkirakan. Akses SiKasep sekarang, temukan rumah impian yang sesuai lokasi dan anggaran, lalu mulailah perjalanan menuju hunian pertama di 2026.