Beranda » Nasional » Bansos Lansia 2026: Cara Dapat Rp2,4 Juta + Makan Gratis!

Bansos Lansia 2026: Cara Dapat Rp2,4 Juta + Makan Gratis!

Kabar baik buat para lansia! Tahun 2026, pemerintah kembali menggelontorkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk mereka yang membutuhkan. Tapi, bantuan apa saja sih yang tersedia dan bagaimana cara mendapatkannya? Jangan sampai ketinggalan informasi penting ini!

Ternyata, masih banyak lansia prasejahtera yang belum kebagian bansos karena kurangnya informasi atau masalah administrasi. Padahal, dana bantuan ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan gizi dan kesehatan mereka di usia senja.

Bantuan Spesial Lansia 2026: Apa Saja?

Pemerintah menyiapkan tiga program utama untuk membantu para lansia di tahun 2026. Apa saja itu? Yuk, kita bedah satu per satu!

1. PKH Komponen Lansia: Bantuan Tunai Langsung

PKH (Program Keluarga Harapan) adalah program andalan pemerintah dalam memberikan bantuan tunai. Nah, jika dalam satu keluarga penerima manfaat (KPM) terdapat lansia berusia 70 tahun ke atas, keluarga tersebut berhak mendapatkan alokasi dana khusus. Bantuan ini dicairkan empat kali setahun melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau PT Pos Indonesia.

Baca Juga :  SIKS-NG 2026: Rahasia di Balik Akurasi Data Bansos!

2. Bantuan Permakanan Lansia: Makanan Bergizi Siap Santap

Ini dia program yang sangat membantu lansia, terutama yang hidup sendiri atau kesulitan memasak. Bantuan permakanan diberikan dalam bentuk makanan siap saji yang diantar langsung ke rumah sebanyak dua kali sehari. Isinya? Nasi, lauk, sayur, dan buah, lengkap!

3. PBI JKN: Jaminan Kesehatan Gratis

Kesehatan itu mahal, apalagi di usia senja. Melalui PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional), pemerintah membayarkan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 setiap bulan. Jadi, lansia bisa berobat gratis di puskesmas atau rumah sakit tanpa perlu khawatir soal biaya.

Nominal Bansos: Berapa yang Diterima?

Penting untuk tahu berapa nominal bantuan yang akan diterima, biar enggak salah paham. Ini dia rinciannya:

  • PKH Lansia:
    • Nominal per tahun: Rp2.400.000
    • Nominal per tahap (cair setiap 3 bulan): Rp600.000
    • Maksimal 4 orang dalam satu keluarga yang bisa menerima komponen PKH (termasuk komponen lain seperti anak sekolah/balita).
  • Bantuan Permakanan:
    • Nominal per porsi: Estimasi Rp15.000 – Rp20.000 (diberikan dalam bentuk makanan, bukan uang tunai).
    • Diberikan setiap hari selama periode anggaran berjalan.

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Bansos Lansia?

Tidak semua lansia otomatis dapat bantuan, lho. Ada syarat dan kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Berikut tabelnya:

Jenis BantuanSyarat & Kriteria
PKH Lansia
  • Berusia 70 tahun ke atas (prioritas)
  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Bukan pensiunan ASN/TNI/Polri
  • Termasuk dalam keluarga yang memenuhi kriteria PKH
Bantuan Permakanan
  • Lansia tunggal (hidup sendiri) atau tidak mampu memasak
  • Terdaftar dalam DTKS
  • Kondisi ekonomi prasejahtera
PBI JKN
  • Terdaftar dalam DTKS
  • Tidak memiliki kemampuan membayar iuran BPJS Kesehatan

Pastikan Anda atau orang tua Anda memenuhi kriteria tersebut agar bisa mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Bansos 2026: Cek Status Penerima di HP, Gak Pakai Lama!

Cara Daftar Bansos Lansia: Panduan Lengkap

Bagaimana cara mendaftarkan diri atau orang tua agar bisa mendapatkan bansos lansia? Ikuti langkah-langkah berikut:

Cara Daftar Offline (Melalui Desa/Kelurahan):

  1. Siapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli milik lansia.
  2. Datang ke Kantor Desa/Kelurahan setempat.
  3. Lapor ke bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) atau operator SIKS-NG desa untuk diusulkan masuk ke DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
  4. Data akan dimusyawarahkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) untuk validasi kelayakan.
  5. Jika lolos, data akan dikirim ke Dinas Sosial Kabupaten dan diteruskan ke Kemensos.

Cara Daftar Online (Aplikasi Cek Bansos):

  1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” resmi Kemensos di Play Store.
  2. Buat akun baru menggunakan NIK KTP dan KK.
  3. Setelah akun aktif, pilih menu “Daftar Usulan”.
  4. Isi data diri lansia (bisa mendaftarkan orang tua atau tetangga).
  5. Unggah foto KTP dan foto kondisi rumah (tampak depan & dalam).
  6. Tunggu proses verifikasi oleh dinas terkait.

Jadwal Pencairan Bansos Lansia 2026

Kapan bansos lansia akan dicairkan? Ini dia jadwalnya:

  • PKH:
    • Tahap 1: Januari – Maret
    • Tahap 2: April – Juni
    • Tahap 3: Juli – September
    • Tahap 4: Oktober – Desember
  • Bantuan Permakanan:
    • Disalurkan setiap hari, biasanya dimulai setelah kontrak dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) penyedia makanan ditandatangani di awal tahun anggaran.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Bansos Lansia

Apakah lansia usia 60 tahun bisa dapat PKH?

Secara aturan terbaru, prioritas komponen PKH Lansia adalah usia 70 tahun ke atas. Namun, lansia usia 60+ yang sakit menahun atau disabilitas berat masih berpeluang masuk melalui komponen Kesejahteraan Sosial lainnya jika kuota tersedia.

Mengapa bantuan tetangga saya cair tapi orang tua saya tidak?

Bansos berbasis kuota dan data DTKS. Bisa jadi data orang tua Anda belum masuk DTKS, atau terdeteksi “mampu” oleh sistem (misal: satu KK dengan anak yang bergaji UMR/PNS). Lakukan pengecekan data di kantor desa.

Baca Juga :  Bansos 2026: Cara Mudah Cairkan di Kantor Pos!

Apa yang harus dilakukan jika kartu ATM bansos hilang/rusak?

Segera lapor ke Pendamping PKH setempat untuk dibuatkan surat pengantar, lalu bawa KTP dan KK asli ke Bank Himbara penerbit kartu untuk penggantian kartu baru.

Bisakah bantuan permakanan diganti uang tunai?

Tidak bisa. Tujuan program ini adalah pemenuhan gizi langsung. Jika diganti uang, dikhawatirkan digunakan untuk kebutuhan lain yang bukan prioritas gizi lansia.

Kesimpulan

Program bansos untuk lansia 2026 adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Dengan bantuan tunai dan permakanan, diharapkan beban ekonomi para lansia prasejahtera dapat berkurang.

Jangan ragu untuk proaktif dan memastikan data kependudukan Anda atau orang tua Anda sudah valid. Segera lapor ke aparat desa jika merasa layak namun belum terdata. Mari kita bantu para lansia mendapatkan haknya!