Beranda » Ekonomi » KPR BTN FLPP: Cara Beli Rumah Subsidi, Syarat & Harga 2026

KPR BTN FLPP: Cara Beli Rumah Subsidi, Syarat & Harga 2026

KPR BTN FLPP menjadi salah satu program paling diminati masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah pertama dengan harga terjangkau di tahun 2026. Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan lewat Bank Tabungan Negara (BTN) ini menawarkan cicilan ringan, bunga rendah, dan proses pengajuan yang bisa dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi syarat.

Nah, bagi yang sudah lama bermimpi punya hunian sendiri tapi khawatir soal biaya, artikel ini hadir sebagai panduan lengkap. Mulai dari syarat, cara pengajuan, hingga daftar harga rumah subsidi FLPP terbaru 2026 — semua dibahas tuntas di sini.

Apa Itu KPR BTN FLPP dan Mengapa Penting di 2026?

FLPP adalah program subsidi pemerintah yang dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Program ini memberikan fasilitas kredit perumahan dengan bunga tetap rendah, khusus bagi masyarakat yang belum pernah memiliki rumah.

Pada 2026, pemerintah kembali memperkuat komitmen melalui program KPR BTN FLPP dengan alokasi kuota yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini sejalan dengan target program 3 Juta Rumah yang terus digenjot pemerintahan saat ini.

Selain itu, bunga KPR FLPP dipatok tetap sebesar 5% per tahun sepanjang tenor — jauh di bawah bunga KPR komersial yang bisa mencapai 10–12% per tahun. Dengan skema ini, cicilan bulanan bisa jauh lebih ringan dan terjangkau untuk keluarga muda.

Baca Juga :  Simulasi Cicilan KPR BTN Rumah Subsidi FLPP 2026

Syarat Lengkap KPR BTN FLPP 2026

Sebelum mengajukan, pastikan semua persyaratan berikut terpenuhi. Yoast SEO penting, tapi kelengkapan dokumen jauh lebih penting agar pengajuan tidak ditolak!

Syarat Pemohon (Debitur)

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Belum pernah memiliki rumah (first buyer)
  • Belum pernah mendapatkan subsidi perumahan dari pemerintah
  • Memiliki penghasilan tetap atau tidak tetap yang bisa dibuktikan
  • Batas penghasilan maksimal: Rp 8 juta/bulan untuk rumah tapak, dan Rp 8 juta/bulan untuk rumah susun (update 2026)
  • Sudah bekerja minimal 1 tahun di tempat kerja yang sama
  • Memiliki NPWP aktif dan laporan SPT tahunan
  • Terdaftar sebagai peserta Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)

Dokumen yang Dibutuhkan

  • KTP (suami dan istri, jika sudah menikah)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Buku Nikah atau Surat Keterangan Belum Menikah
  • NPWP
  • Slip gaji 3 bulan terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Rekening koran 3 bulan terakhir
  • SPT Tahunan PPh
  • Pas foto terbaru 3×4

Ternyata, salah satu alasan paling umum pengajuan KPR BTN FLPP ditolak adalah dokumen yang tidak lengkap atau penghasilan yang melebihi batas. Jadi, pastikan semua dokumen sudah disiapkan dengan rapi sebelum mendatangi kantor BTN.

Harga Rumah Subsidi FLPP Terbaru 2026

Pemerintah menetapkan batas harga maksimal rumah yang bisa dibeli lewat skema FLPP. Harga ini berbeda-beda berdasarkan wilayah (zonasi). Berikut adalah tabel harga rumah subsidi FLPP terbaru 2026 berdasarkan zona wilayah:

Zona WilayahHarga Maksimal Rumah TapakHarga Maksimal Rumah Susun
Jawa (kecuali Jabodetabek), Sumatera (kecuali Kepri & Riau)Rp 166.000.000Rp 250.000.000
Kalimantan (kecuali Kaltara)Rp 182.000.000Rp 250.000.000
Sulawesi, Bangka Belitung, Kepri, Maluku UtaraRp 182.000.000Rp 250.000.000
Jabodetabek, Riau, Kepulauan RiauRp 185.000.000Rp 320.000.000
Papua, Papua Barat, Maluku, KaltaraRp 240.000.000Rp 320.000.000
Baca Juga :  Simulasi KPR BTN Rumah Subsidi FLPP 2026 Terlengkap

Data di atas merupakan estimasi harga maksimal per 2026 berdasarkan kebijakan Kementerian Perumahan yang berlaku. Harga ini bisa saja mengalami penyesuaian, sehingga disarankan untuk selalu konfirmasi ke kantor BTN atau developer resmi sebelum melakukan transaksi.

Cara Beli Rumah Subsidi FLPP Lewat KPR BTN: Langkah demi Langkah

Berikut adalah alur pengajuan KPR BTN FLPP 2026 yang bisa diikuti secara bertahap:

  1. Pilih Rumah dari Developer Resmi
    Cari dan pilih unit rumah dari pengembang yang sudah terdaftar dan bekerja sama dengan BTN. Daftar developer bisa dicek di situs resmi PPDPP atau aplikasi SiKasep.
  2. Daftar via Aplikasi SiKasep
    Unduh aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) di Play Store atau App Store. Daftar akun, isi data diri, dan ajukan permohonan KPR subsidi secara online.
  3. Verifikasi dan Seleksi
    Pemerintah akan memverifikasi data pemohon secara otomatis melalui sistem, termasuk mengecek apakah pemohon pernah mendapat subsidi sebelumnya.
  4. Kunjungi Kantor BTN Terdekat
    Setelah lolos verifikasi awal, bawa seluruh dokumen ke kantor cabang BTN untuk proses analisis kredit dan penilaian kelayakan.
  5. Penandatanganan Akad Kredit
    Jika pengajuan disetujui, lakukan penandatanganan akad kredit di notaris yang ditunjuk BTN. Pada tahap ini, uang muka (DP) juga dibayarkan.
  6. Serah Terima Kunci
    Setelah akad selesai, developer akan menyerahkan kunci unit rumah sesuai jadwal yang disepakati.

Jadi, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan. Yang paling krusial adalah memastikan data di SiKasep valid dan dokumen fisik lengkap saat dibawa ke kantor BTN.

Simulasi Cicilan KPR BTN FLPP 2026

Berikut simulasi cicilan dengan asumsi harga rumah Rp 166.000.000, DP 1% (Rp 1.660.000), bunga tetap 5% per tahun, dan tenor 20 tahun:

Baca Juga :  Take Over KPR ke Bank Lain dengan Bunga Lebih Rendah 2026
KomponenNominal
Harga RumahRp 166.000.000
Uang Muka (DP 1%)Rp 1.660.000
Pokok PinjamanRp 164.340.000
Cicilan Per Bulan (Tenor 20 Tahun)± Rp 1.085.000 – Rp 1.200.000
Bunga KPR Subsidi5% tetap per tahun

Simulasi ini bersifat ilustratif. Cicilan aktual bisa sedikit berbeda tergantung biaya provisi, asuransi jiwa, dan asuransi kebakaran yang ditetapkan oleh BTN. Disarankan untuk meminta simulasi resmi langsung dari petugas BTN saat berkonsultasi.

Tips Agar Pengajuan KPR BTN FLPP Tidak Ditolak

Banyak calon debitur gagal di tahap awal karena hal-hal yang sebetulnya bisa diantisipasi. Berikut beberapa tips penting:

  • Pastikan tidak ada kredit macet (NPL) di SLIK OJK. Riwayat kredit buruk adalah alasan paling umum penolakan.
  • Siapkan rekening tabungan aktif dengan saldo cukup selama 3 bulan terakhir.
  • Hindari gaji yang terpotong besar untuk cicilan lain. Rasio cicilan terhadap penghasilan (Debt Service Ratio/DSR) tidak boleh melebihi 35%.
  • Daftar Tapera sejak dini karena status kepesertaan Tapera menjadi syarat wajib per 2026.
  • Pilih developer yang sudah PKS dengan BTN agar proses lebih cepat dan tidak ada hambatan di tengah jalan.

Kesimpulan

Program KPR BTN FLPP 2026 tetap menjadi solusi terbaik bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin mewujudkan mimpi memiliki rumah pertama. Dengan bunga 5% tetap, DP sangat ringan, dan tenor hingga 20 tahun, cicilan bulanan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengunduh aplikasi SiKasep, melengkapi dokumen, dan memilih unit rumah dari developer resmi yang bermitra dengan BTN. Semakin cepat mengajukan, semakin besar peluang mendapatkan kuota FLPP yang setiap tahunnya selalu habis terserap. Jangan tunda lagi — rumah impian bisa lebih dekat dari yang diperkirakan.