Beranda » Edukasi » Asuransi Kendaraan Listrik: Cara Daftar, Premi & Cover 2026

Asuransi Kendaraan Listrik: Cara Daftar, Premi & Cover 2026

Asuransi kendaraan listrik kini menjadi kebutuhan mendesak bagi jutaan pemilik EV (Electric Vehicle) di Indonesia. Seiring lonjakan penjualan mobil dan motor listrik yang menembus angka signifikan per 2026, banyak pemilik kendaraan belum memahami cara mendaftar, berapa premi yang harus dibayar, serta perlindungan apa saja yang tercakup dalam polisnya.

Faktanya, kendaraan listrik memiliki risiko dan karakteristik yang berbeda dari kendaraan berbahan bakar konvensional. Baterai bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah, sistem kelistrikan berteknologi tinggi, hingga keterbatasan bengkel resmi menjadi tantangan tersendiri yang harus dijawab oleh industri asuransi. Jadi, memilih produk asuransi yang tepat bukan sekadar formalitas — ini soal perlindungan aset bernilai besar.

Mengapa Asuransi Kendaraan Listrik Berbeda dari Kendaraan Konvensional?

Sebelum masuk ke cara pendaftaran, penting dipahami dulu mengapa asuransi kendaraan listrik punya keunikan tersendiri dibanding asuransi mobil atau motor biasa.

Komponen utama EV — yakni baterai (battery pack) — memiliki harga yang sangat tinggi. Untuk mobil listrik segmen menengah, harga baterai bisa mencapai 40–60% dari total harga kendaraan. Ini menjadi variabel risiko paling krusial yang menentukan struktur premi.

Selain itu, beberapa perbedaan mendasar antara asuransi EV dan kendaraan konvensional meliputi:

  • Cakupan baterai — Tidak semua polis otomatis menanggung kerusakan baterai akibat degradasi atau korsleting
  • Risiko pengisian daya (charging) — Insiden saat pengisian, termasuk kebakaran akibat overcharging, perlu klausul khusus
  • Jaringan bengkel rekanan — Bengkel EV bersertifikat masih terbatas, sehingga biaya perbaikan lebih tinggi
  • Nilai depresiasi baterai — Baterai mengalami penurunan kapasitas seiring waktu, memengaruhi perhitungan klaim
  • Risiko kebakaran akibat thermal runaway — Risiko ini lebih spesifik pada baterai lithium-ion
Baca Juga :  Tips Followers Instagram untuk Jualan Organik 2026

Jenis Asuransi Kendaraan Listrik yang Tersedia di Indonesia 2026

Per 2026, produk asuransi kendaraan listrik di Indonesia terbagi dalam beberapa kategori utama yang perlu diketahui sebelum mendaftar.

1. Asuransi All Risk (Comprehensive) EV

Jenis ini memberikan perlindungan menyeluruh untuk hampir semua risiko kerusakan, mulai dari kecelakaan ringan, baret, benturan, hingga kebakaran dan pencurian. Ini pilihan paling direkomendasikan untuk kendaraan listrik baru dengan nilai tinggi.

2. Asuransi Total Loss Only (TLO) EV

Polis TLO hanya menanggung klaim jika kerusakan mencapai minimal 75% dari nilai kendaraan, atau jika kendaraan dicuri dan tidak ditemukan. Premi lebih murah, cocok untuk EV dengan usia pakai di atas 3 tahun.

3. Rider/Add-On Khusus Baterai EV

Beberapa perusahaan asuransi terkemuka seperti Astra Insurance, Adira Insurance, dan Allianz Indonesia per 2026 telah menyediakan rider tambahan khusus yang menanggung kerusakan baterai, mulai dari degradasi kapasitas hingga penggantian total akibat kecelakaan.

Cara Daftar Asuransi Kendaraan Listrik: Langkah demi Langkah

Proses pendaftaran asuransi kendaraan listrik update 2026 semakin mudah berkat digitalisasi layanan keuangan. Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Pilih perusahaan asuransi — Bandingkan produk dari minimal 3 perusahaan. Gunakan platform aggregator seperti Lifepal, Cekpremi, atau Qoala untuk perbandingan cepat.
  2. Siapkan dokumen kendaraan — STNK terbaru, BPKB, faktur pembelian, dan nomor seri baterai (VIN/Battery Serial Number).
  3. Lakukan survei kendaraan — Untuk asuransi all risk, survei fisik biasanya wajib. Per 2026, banyak perusahaan sudah menerima survei via video call atau foto digital terverifikasi.
  4. Pilih paket perlindungan — Tentukan apakah perlu tambahan rider baterai, perlindungan banjir, atau tanggung jawab pihak ketiga (TPL).
  5. Hitung dan bayar premi — Premi dapat dibayar tahunan atau cicilan bulanan via transfer bank, kartu kredit, atau e-wallet.
  6. Terima polis digital — Polis akan dikirim via email dalam 1–3 hari kerja. Simpan dokumen ini dengan baik sebagai bukti perlindungan resmi.
Baca Juga :  VPN Gratis Terbaik untuk Android 2026, Tercepat & Aman

Estimasi Premi Asuransi Kendaraan Listrik Terbaru 2026

Besaran premi asuransi kendaraan listrik terbaru 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor: nilai kendaraan, wilayah penggunaan (zona 1, 2, atau 3), usia kendaraan, serta paket tambahan yang dipilih. Berikut gambaran umum estimasi premi per tahun:

Jenis Kendaraan ListrikHarga KendaraanPremi All Risk / TahunPremi TLO / Tahun
Motor Listrik (entry)Rp 20–30 jutaRp 900 rb – 1,5 jutaRp 300–500 ribu
Motor Listrik (premium)Rp 30–80 jutaRp 1,5–3 jutaRp 500 rb – 1,2 juta
Mobil Listrik (LCGC/City EV)Rp 200–350 jutaRp 4–7 jutaRp 1,5–2,5 juta
Mobil Listrik (mid-range)Rp 350–700 jutaRp 7–14 jutaRp 2,5–4 juta
Mobil Listrik (premium/luxury)Rp 700 juta ke atasRp 14–30 juta+Rp 4–8 juta

Perlu dicatat, angka di atas adalah estimasi dan bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan asuransi serta kondisi pasar per 2026. Selalu minta penawaran resmi sebelum memutuskan.

Apa Saja yang Ditanggung? Memahami Cover Asuransi EV

Ini bagian yang sering luput dari perhatian. Banyak pemilik kendaraan listrik baru menyadari ada klausul pengecualian penting saat hendak mengajukan klaim. Berikut rincian cover standar asuransi kendaraan listrik terbaru 2026:

Perlindungan yang Umumnya Tercakup

  • Kerusakan akibat kecelakaan lalu lintas (tabrakan, terguling, tergelincir)
  • Kebakaran kendaraan, termasuk akibat korsleting sistem kelistrikan
  • Pencurian kendaraan secara keseluruhan
  • Bencana alam (banjir, angin topan, gempa bumi) — jika add-on bencana alam aktif
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga (TPL/TJH)
  • Kerusakan baterai akibat kecelakaan — dengan rider khusus
  • Biaya derek dan bantuan darurat di jalan

Yang Biasanya TIDAK Ditanggung (Pengecualian)

  • Degradasi kapasitas baterai akibat pemakaian normal (wear and tear)
  • Kerusakan akibat penggunaan charger tidak resmi atau tidak sesuai spesifikasi
  • Modifikasi ilegal pada sistem baterai atau kelistrikan
  • Kerusakan akibat kelalaian perawatan rutin
  • Sengaja merusak kendaraan sendiri
Baca Juga :  Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP di cekbansos.kemensos.go.id

Tips Memilih Asuransi Kendaraan Listrik yang Tepat di 2026

Nah, setelah memahami jenis dan cara daftarnya, ada beberapa tips penting yang perlu dipertimbangkan agar tidak salah pilih produk asuransi EV.

  • Cek apakah baterai tercover — Ini non-negotiable untuk EV baru. Pastikan klausul perlindungan baterai tertulis eksplisit di polis, bukan hanya tersirat.
  • Periksa jaringan bengkel rekanan — Pastikan ada bengkel resmi merek EV yang bersangkutan dalam jaringan rekanan asuransi di kota domisili.
  • Perhatikan nilai pertanggungan — Pilih nilai pertanggungan agreed value (nilai disepakati) daripada market value jika ingin kepastian klaim maksimal.
  • Bandingkan ODP (Own Damage Premium) — Jangan hanya fokus pada harga premi, tapi bandingkan juga besaran deductible (biaya risiko sendiri) per klaim.
  • Pilih perusahaan dengan rating keuangan kuat — Cek rating OJK terbaru 2026 untuk memastikan perusahaan asuransi dalam kondisi finansial sehat.

Kesimpulan

Mendaftarkan asuransi kendaraan listrik bukan lagi pilihan, melainkan keharusan — terutama mengingat nilai investasi yang ada di dalamnya. Dengan memahami jenis polis, estimasi premi terbaru 2026, cakupan perlindungan, serta tips memilih produk yang tepat, pemilik EV bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dan terproteksi secara finansial.

Langkah selanjutnya, bandingkan minimal tiga produk asuransi EV dari perusahaan terpercaya, pastikan rider perlindungan baterai aktif, dan simpan polis digital di tempat yang mudah diakses. Proteksi terbaik dimulai dari keputusan yang tepat sejak awal — jangan tunda sampai risiko itu datang duluan.