Asuransi mobil listrik kini menjadi kebutuhan mendesak bagi jutaan pemilik kendaraan EV di Indonesia. Per 2026, populasi mobil listrik di Tanah Air telah menembus angka yang signifikan, dan bersama pertumbuhannya, produk perlindungan kendaraan pun ikut berkembang pesat. Tapi, manakah perusahaan asuransi yang menawarkan proteksi terlengkap dengan premi paling kompetitif?
Memilih asuransi untuk kendaraan berbasis baterai ternyata tidak sesederhana memilih asuransi mobil konvensional. Ada komponen unik seperti baterai lithium-ion, sistem pengisian daya, hingga perangkat lunak kendaraan yang perlu mendapat perlindungan khusus. Nah, artikel ini hadir untuk membantu membandingkan produk dari berbagai perusahaan asuransi terkemuka agar keputusan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Mengapa Asuransi Mobil Listrik Berbeda dari Asuransi Konvensional?
Mobil listrik memiliki arsitektur yang sangat berbeda dari kendaraan bermesin bakar. Komponen utamanya, yakni baterai, motor listrik, dan sistem inverter, memiliki biaya penggantian yang jauh lebih tinggi dibanding suku cadang konvensional.
Itulah mengapa asuransi mobil listrik terbaru 2026 dirancang dengan klausul khusus yang mencakup:
- Perlindungan kerusakan baterai akibat arus pendek atau overheat
- Biaya penggantian charging port dan kabel pengisian
- Proteksi terhadap kerusakan akibat update perangkat lunak yang gagal
- Layanan derek ke stasiun pengisian daya terdekat (EV Roadside Assistance)
- Penggantian kendaraan sementara selama perbaikan berlangsung
Selain itu, nilai pertanggungan untuk mobil listrik cenderung lebih tinggi, sehingga premi yang dikenakan pun berbeda dari kendaraan BBM biasa.
Perbandingan Asuransi Mobil Listrik dari Berbagai Perusahaan 2026
Berikut ini adalah ringkasan perbandingan produk asuransi mobil listrik dari beberapa perusahaan asuransi terkemuka yang beroperasi di Indonesia per 2026. Data di bawah disusun berdasarkan informasi publik dan estimasi premi rata-rata untuk kendaraan listrik senilai Rp 500 juta.
| Perusahaan Asuransi | Jenis Produk | Estimasi Premi/Tahun | Perlindungan Baterai | EV Roadside Assist |
|---|---|---|---|---|
| Astra Insurance (Garda Oto EV) | Komprehensif | Rp 8,5 – 12 juta | ✅ Termasuk | ✅ 24 jam |
| Sinarmas Insurance | Komprehensif + TLO | Rp 7,8 – 11 juta | ✅ Termasuk | ✅ 24 jam |
| Tokio Marine Indonesia | Komprehensif | Rp 9 – 13 juta | ✅ Termasuk | ✅ 24 jam |
| Allianz Indonesia | Komprehensif Premium | Rp 10 – 15 juta | ✅ Extended Coverage | ✅ 24 jam |
| Adira Insurance | Komprehensif | Rp 7,5 – 10,5 juta | ⚠️ Opsional | ✅ 24 jam |
| Zurich Insurance | Komprehensif EV Khusus | Rp 9,5 – 14 juta | ✅ Full Battery Cover | ✅ 24 jam + charging |
Perlu diingat, estimasi premi di atas dapat bervariasi tergantung pada usia kendaraan, domisili pemilik, riwayat klaim, dan nilai pertanggungan yang dipilih. Selalu lakukan perbandingan langsung ke masing-masing perusahaan untuk mendapatkan penawaran resmi terbaru 2026.
Keunggulan dan Kelemahan Tiap Produk Asuransi Mobil Listrik
Garda Oto EV dari Astra Insurance
Garda Oto EV menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari oleh pemilik kendaraan listrik di Indonesia. Jaringan bengkel rekanannya sangat luas, termasuk bengkel resmi yang familiar dengan teknologi EV seperti milik BYD, Hyundai, dan Wuling.
Keunggulannya antara lain:
- Jaringan lebih dari 900 bengkel rekanan di seluruh Indonesia
- Proses klaim digital melalui aplikasi MyGarda
- Perlindungan baterai hingga 80% kapasitas asli
Zurich EV Protection
Zurich menawarkan produk asuransi khusus kendaraan listrik yang paling komprehensif secara teknis di 2026. Salah satu fitur andalannya adalah portable charging reimbursement, yaitu penggantian biaya sewa charger portabel saat kendaraan mengalami masalah di perjalanan.
Namun, preminya memang berada di segmen atas. Produk ini lebih cocok untuk pemilik EV premium seperti BMW iX, Mercedes EQS, atau Porsche Taycan.
Adira Insurance untuk EV
Adira menawarkan premi paling terjangkau di kelasnya. Namun, perlindungan baterai bersifat opsional dan perlu ditambahkan sebagai perluasan jaminan dengan biaya tambahan sekitar Rp 1–2 juta per tahun. Bagi pemilik mobil listrik entry-level seperti Wuling BinguoEV atau Chery Omoda E5, Adira bisa menjadi pilihan ekonomis yang tetap memadai.
Faktor Penting Saat Memilih Asuransi Mobil Listrik Update 2026
Tidak semua produk asuransi cocok untuk semua jenis kendaraan listrik. Ada beberapa hal kritis yang perlu dicermati sebelum memutuskan pilihan:
- Cakupan kerusakan baterai: Pastikan polis mencakup penggantian atau perbaikan baterai, baik akibat kecelakaan maupun degradasi akibat kesalahan pengisian.
- Ketersediaan bengkel EV-certified: Tidak semua bengkel rekanan memiliki teknisi terlatih untuk kendaraan listrik. Verifikasi daftar bengkel sebelum membeli polis.
- Layanan derek ke charging station: Berbeda dari mobil BBM, EV yang kehabisan daya butuh layanan derek ke stasiun pengisian, bukan ke SPBU.
- Nilai pertanggungan yang tepat: Mengingat harga komponen EV yang tinggi, pastikan nilai pertanggungan mencerminkan harga pasar terkini kendaraan di 2026.
- Batas klaim per kejadian: Beberapa polis membatasi klaim perbaikan baterai hanya sekali dalam setahun. Baca ketentuan ini dengan teliti.
Tren Asuransi Mobil Listrik di Indonesia 2026
Industri asuransi kendaraan listrik Indonesia tengah memasuki fase transformasi besar. Per 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mendorong perusahaan asuransi untuk menyesuaikan produk mereka dengan perkembangan teknologi EV, termasuk standarisasi klausul perlindungan baterai dan komponen elektronik.
Selain itu, beberapa tren menarik yang muncul di industri ini antara lain:
- Asuransi berbasis penggunaan (Usage-Based Insurance/UBI): Premi dihitung berdasarkan kilometer tempuh aktual yang dipantau melalui telematics. Semakin jarang berkendara, semakin murah premi yang dibayarkan.
- Bundling dengan garansi baterai pabrikan: Beberapa pabrikan EV mulai berkolaborasi langsung dengan perusahaan asuransi untuk menghadirkan paket proteksi terpadu.
- Perlindungan siber (Cyber Coverage): Kendaraan listrik yang terhubung internet kini rentan terhadap serangan siber. Beberapa produk asuransi mulai memasukkan klausul perlindungan terhadap ancaman ini.
Faktanya, pertumbuhan premi asuransi kendaraan listrik di Indonesia tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan segmen kendaraan konvensional dalam dua tahun terakhir. Ini menunjukkan betapa seriusnya industri memandang potensi pasar EV ke depan.
Tips Mendapatkan Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Murah
Siapa bilang proteksi maksimal harus selalu mahal? Ada beberapa strategi cerdas untuk menekan biaya premi tanpa mengorbankan kualitas perlindungan:
- Pilih deductible (own risk) lebih tinggi untuk menekan premi tahunan
- Manfaatkan diskon no-claim bonus jika tidak pernah mengajukan klaim di tahun sebelumnya
- Bandingkan minimal 3–5 produk melalui platform aggregator asuransi seperti Lifepal atau Qoala
- Pilih jenis TLO (Total Loss Only) jika kendaraan sudah berusia lebih dari 3–4 tahun
- Gabungkan dengan asuransi jiwa atau asuransi rumah dari perusahaan yang sama untuk mendapat diskon bundling
Kesimpulan
Memilih asuransi mobil listrik terbaik di 2026 memerlukan pertimbangan yang lebih matang dibanding asuransi kendaraan konvensional. Dari hasil perbandingan di atas, Garda Oto EV dan Zurich EV Protection unggul dalam hal kelengkapan perlindungan, sementara Adira Insurance menawarkan solusi paling terjangkau untuk segmen entry-level.
Sebelum memutuskan, pastikan untuk membaca polis secara menyeluruh, khususnya klausul terkait perlindungan baterai dan layanan darurat EV. Jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan agen asuransi atau menggunakan platform perbandingan asuransi online untuk mendapatkan penawaran terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.