Punya usaha mikro tapi kesulitan dapat modal dari bank? Jangan khawatir! Pemerintah terus hadir dengan berbagai program bantuan sosial khusus untuk UMKM. Di tahun 2026, skema bantuan UMKM semakin terintegrasi, lho!
Artikel ini akan memandu para pelaku usaha kecil untuk mendaftar dan mendapatkan dukungan modal dari pemerintah. Jadi, simak baik-baik ya, biar usaha makin lancar!
Jenis Bantuan UMKM dari Pemerintah
Pemerintah menyediakan beragam program bantuan untuk membantu para pelaku UMKM. Apa saja sih pilihannya?
1. BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro)
Ini dia program bantuan modal usaha berupa dana hibah yang nggak perlu dikembalikan! Lumayan banget kan?
- Nominal: Rp1.200.000 – Rp2.400.000
- Sasaran: Usaha mikro dengan omzet di bawah Rp300 juta/tahun
- Sifat: Bantuan langsung tunai
2. KUR (Kredit Usaha Rakyat)
Butuh pinjaman modal usaha dengan bunga rendah? KUR jawabannya! Bunganya disubsidi pemerintah lagi.
- Plafon: Rp1 juta – Rp500 juta
- Bunga: 3% – 6% per tahun (2026)
- Sifat: Pinjaman yang harus dikembalikan
3. KUBE (Kelompok Usaha Bersama)
KUBE ini bantuan modal untuk kelompok usaha yang anggotanya dari keluarga miskin. Cocok buat yang ingin usaha bareng!
- Sasaran: Kelompok 5-20 orang dari DTKS
- Bentuk: Modal usaha dan pendampingan
- Sifat: Bantuan kelompok
4. UEP (Usaha Ekonomi Produktif)
UEP ini bantuan khusus buat penyandang disabilitas dan kelompok rentan yang punya usaha. Pemerintah peduli banget!
- Sasaran: Disabilitas, lansia produktif, eks-narapidana
- Bentuk: Modal dan pelatihan keterampilan
5. ProKUS (Program Kewirausahaan Sosial)
ProKUS ini program pendampingan dan modal buat lulusan program PKH. Tujuannya biar mandiri ekonomi setelah nggak dapat bansos lagi.
- Sasaran: Eks-penerima PKH yang digraduasi
- Tujuan: Kemandirian ekonomi pasca-bansos
Syarat Umum Penerima Bansos UMKM
(Informasi mengenai syarat umum penerima bansos UMKM akan ditambahkan oleh pihak berwenang terkait program yang dibuka di tahun 2026).
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum daftar, pastikan semua dokumen lengkap ya! Biar prosesnya lancar jaya.
Dokumen Wajib
- KTP Elektronik asli dan fotokopi
- Kartu Keluarga terbaru
- Buku tabungan aktif atas nama sendiri
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan, atau
- NIB (Nomor Induk Berusaha) dari OSS
Dokumen Pendukung
- Foto usaha (lokasi, produk, aktivitas)
- NPWP (jika ada)
- Surat pernyataan usaha aktif
- Proposal usaha sederhana (untuk beberapa program)
Cara Daftar Bansos UMKM Online
Nggak mau ribet? Daftar online aja! Simak caranya di bawah ini.
Via OSS (Online Single Submission)
Buat yang belum punya NIB, ini langkah-langkah daftarnya:
- Akses website oss.go.id
- Buat akun dengan NIK dan email aktif
- Isi data usaha:
- Nama usaha
- Jenis usaha (pilih KBLI yang sesuai)
- Alamat usaha
- Modal usaha
- Jumlah karyawan
- Unggah dokumen pendukung
- Ajukan penerbitan NIB
- Setelah NIB terbit, usaha Anda resmi terdaftar!
Via Website Bank Penyalur (untuk KUR)
Mau ajukan KUR? Bisa langsung lewat website bank penyalur kok!
- Akses website bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- BRI: eform.bri.co.id/bpum
- BNI: agen46.bni.co.id
- Mandiri: bankmandiri.co.id
- Pilih menu “Pengajuan KUR”
- Isi formulir online dengan data lengkap
- Unggah dokumen yang diminta
- Tunggu proses verifikasi (1-2 minggu)
- Jika disetujui, pencairan ke rekening deh!
Via Dinas Koperasi dan UKM
Buat program BPUM dan bantuan lainnya, bisa daftar lewat Dinas Koperasi dan UKM.
- Cek website Dinas Koperasi dan UKM provinsi/kabupaten
- Lihat pengumuman program bantuan yang sedang dibuka
- Unduh formulir pendaftaran
- Isi dan lengkapi dengan dokumen
- Kirim via email atau unggah ke sistem
Cara Daftar Bansos UMKM Offline
Lebih nyaman daftar langsung? Bisa juga kok! Ini caranya:
Via Dinas Koperasi dan UKM
- Datang ke kantor Dinas Koperasi dan UKM kabupaten/kota
- Bawa semua dokumen asli dan fotokopi
- Ambil nomor antrian dan tunggu panggilan
- Konsultasi dengan petugas tentang program yang sesuai
- Isi formulir pendaftaran
- Serahkan berkas dan minta tanda terima
Via Bank Penyalur
- Datang ke cabang bank yang menyalurkan KUR
- Sampaikan maksud untuk mengajukan KUR UMKM
- Isi formulir aplikasi kredit
- Serahkan dokumen persyaratan
- Tunggu survei usaha oleh petugas bank
- Jika disetujui, tanda tangan akad kredit
Via Kelurahan/Desa (untuk KUBE)
- Kumpulkan anggota kelompok (5-20 orang)
- Datang ke kantor desa/kelurahan
- Ajukan pembentukan KUBE
- Siapkan proposal usaha kelompok
- Tunggu verifikasi dari Dinas Sosial
Perbedaan Program Bantuan UMKM
| Program | Bentuk Bantuan | Sifat |
|---|---|---|
| BPUM | Dana Hibah | Tidak Perlu Dikembalikan |
| KUR | Pinjaman Modal | Harus Dikembalikan (Cicilan + Bunga) |
| KUBE | Modal Usaha + Pendampingan | Bantuan Kelompok (Tidak Perlu Dikembalikan) |
| UEP | Modal + Pelatihan | Tergantung Skema (Umumnya Tidak Perlu Dikembalikan) |
| ProKUS | Pendampingan + Modal | Tergantung Skema (Umumnya Tidak Perlu Dikembalikan) |
Tabel di atas memberikan gambaran jelas tentang perbedaan masing-masing program. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha Anda.
Penting untuk dipahami bahwa setiap program memiliki karakteristik yang berbeda. Jadi, jangan sampai salah pilih ya!
Tips Agar Pengajuan Disetujui
Biar pengajuan bantuan UMKM disetujui, perhatikan tips berikut ini!
- Pastikan usaha sudah berjalan: Bukan baru rencana usaha
- Siapkan dokumentasi lengkap: Foto usaha, nota pembelian, dll
- Pilih program yang sesuai: Sesuaikan dengan skala usaha
- Jujur dalam mengisi data: Jangan melebih-lebihkan omzet
- Manfaatkan pendampingan: Ikuti pelatihan yang ditawarkan
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Masih ada pertanyaan? Cek FAQ di bawah ini!
Apakah BPUM masih ada di tahun 2026? Program BPUM terakhir secara besar-besaran dilakukan 2020-2021. Di 2026, bantuan sejenis masih ada tapi dengan nama dan mekanisme berbeda tergantung kebijakan pemerintah. Pantau informasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Apakah harus punya NIB untuk dapat bantuan UMKM? Untuk beberapa program seperti KUR, NIB atau SKU sangat disarankan. Untuk bantuan lewat Dinas Sosial seperti KUBE, cukup dengan terdaftar di DTKS.
Berapa lama proses pencairan bantuan UMKM? Bervariasi: BPUM 1-2 minggu setelah verifikasi, KUR 1-4 minggu, KUBE 1-3 bulan.
Apakah bisa dapat bantuan UMKM jika sudah terima PKH/BPNT? Tergantung program. KUR tetap bisa diajukan. Untuk KUBE, biasanya diprioritaskan untuk keluarga DTKS termasuk penerima PKH.
Apa bedanya hibah dan pinjaman dalam bantuan UMKM? Hibah adalah bantuan yang tidak perlu dikembalikan (BPUM, KUBE). Pinjaman (KUR) harus dikembalikan dengan cicilan plus bunga rendah.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan program bantuan UMKM dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Sosial yang berlaku. Ketersediaan program, syarat, dan prosedur dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Untuk informasi terkini, hubungi Dinas Koperasi dan UKM atau bank penyalur KUR terdekat.
Penutup
Bantuan UMKM dari pemerintah adalah peluang emas untuk mengembangkan bisnis kecil. Kuncinya adalah memahami jenis program dan memenuhi syaratnya.
Jangan ragu untuk mengajukan bantuan jika usaha memenuhi kriteria. Manfaatkan dana untuk hal produktif yang bisa mengembangkan usaha, bukan konsumtif. Semoga usaha semakin berkembang!