Biaya pasang listrik baru PLN per 2026 menjadi informasi penting bagi siapa pun yang berencana mengajukan sambungan listrik untuk rumah tinggal, ruko, maupun bangunan baru. Berdasarkan data terbaru 2026, tarif penyambungan daya 900 VA ditetapkan sebesar Rp843.000, sementara daya 1.300 VA sebesar Rp1.218.000. Besaran ini berlaku untuk layanan prabayar maupun pascabayar dan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 Pasal 9 ayat (1).
Memahami rincian biaya sejak awal membantu calon pelanggan menyiapkan anggaran secara matang. Selain itu, mengetahui komponen biaya tambahan seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) juga penting agar tidak ada kejutan saat proses pemasangan berlangsung.
Dasar Hukum Biaya Pasang Listrik Baru 2026
Memasuki tahun 2026, tarif pasang listrik baru PLN belum mengalami perubahan. Regulasi yang menjadi acuan masih sama, yaitu Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 tentang biaya penyambungan tenaga listrik.
Hingga saat ini, peraturan tersebut belum direvisi oleh pemerintah. Artinya, besaran biaya penyambungan yang berlaku pada tahun-tahun sebelumnya masih tetap digunakan per 2026.
Faktanya, dua komponen utama menentukan besaran tarif pasang baru PLN. Pertama, kapasitas daya listrik yang diajukan pelanggan. Kedua, jenis layanan yang dipilih — apakah prabayar (token) atau pascabayar.
Rincian Biaya Pasang Listrik Baru PLN untuk Semua Daya 2026
Berikut tabel lengkap biaya pasang listrik baru PLN terbaru 2026 berdasarkan kapasitas daya, berlaku untuk layanan prabayar maupun pascabayar:
| Kapasitas Daya | Biaya Penyambungan (BP) | Keterangan |
|---|---|---|
| 450 VA | Rp421.000 | Rumah tangga kecil / subsidi |
| 900 VA | Rp843.000 | Rumah tangga menengah |
| 1.300 VA | Rp1.218.000 | Rumah tangga menengah ke atas |
| 2.200 VA | Rp2.062.000 | Rumah tangga / usaha kecil |
| 3.500 VA | Rp3.391.500 | Usaha / rumah besar |
Tarif di atas merupakan Biaya Penyambungan (BP) murni dan belum termasuk biaya tambahan lainnya. Baik untuk prabayar maupun pascabayar, nominal BP yang dibayarkan sama.
Fokus: Biaya Pasang Daya 900 VA dan 1.300 VA
Daya 900 VA dan 1.300 VA menjadi pilihan paling populer untuk rumah tangga di Indonesia. Nah, berikut penjelasan lebih detail mengenai kedua opsi ini.
Daya 900 VA — Rp843.000
Kapasitas 900 VA cocok untuk rumah tangga dengan kebutuhan listrik standar. Daya ini mampu menopang penggunaan beberapa peralatan elektronik sehari-hari secara bersamaan.
Peralatan yang bisa dijalankan pada daya 900 VA antara lain:
- Lampu penerangan seluruh ruangan
- Televisi LED
- Kulkas 1 pintu
- Rice cooker
- Pompa air kecil
- Charger laptop dan smartphone
Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan AC, mesin cuci, dan setrika secara bersamaan berpotensi menyebabkan listrik trip atau jeglek pada daya ini.
Daya 1.300 VA — Rp1.218.000
Bagi rumah tangga dengan kebutuhan listrik lebih besar, daya 1.300 VA menjadi pilihan tepat. Selisih biaya dengan 900 VA hanya sekitar Rp375.000, tetapi kapasitasnya jauh lebih leluasa.
Dengan daya 1.300 VA, peralatan yang bisa digunakan secara bersamaan meliputi:
- Semua peralatan pada daya 900 VA
- AC ½ PK (low watt)
- Mesin cuci
- Setrika (bergantian dengan AC)
- Dispenser pemanas air
Jadi, bagi yang merencanakan penggunaan AC di rumah, daya 1.300 VA sangat direkomendasikan agar tidak sering mengalami pemadaman akibat beban berlebih.
Biaya Tambahan yang Perlu Diperhitungkan
Selain Biaya Penyambungan (BP), terdapat beberapa komponen biaya tambahan yang wajib diketahui sebelum mengajukan pemasangan listrik baru. Berikut rinciannya:
1. Sertifikat Laik Operasi (SLO)
SLO merupakan dokumen yang menyatakan bahwa instalasi listrik di suatu bangunan telah memenuhi standar keamanan. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 28 Tahun 2016, SLO hanya bisa diterbitkan oleh lembaga terakreditasi Kementerian ESDM.
Biaya SLO bervariasi tergantung penyedia jasa, namun umumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000 untuk kategori rumah tangga.
2. Token Listrik Perdana (Prabayar)
Pelanggan prabayar perlu menyiapkan dana untuk pembelian token listrik perdana. Nominal token sudah termasuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing.
3. Jaminan Langganan (Pascabayar)
Bagi pelanggan pascabayar, terdapat biaya tambahan berupa jaminan langganan. Besaran jaminan ini disesuaikan dengan kapasitas daya yang dipilih.
Berikut estimasi total biaya yang perlu disiapkan untuk pasang listrik baru 2026:
| Komponen Biaya | 900 VA | 1.300 VA |
|---|---|---|
| Biaya Penyambungan (BP) | Rp843.000 | Rp1.218.000 |
| SLO (estimasi) | Rp150.000 – Rp350.000 | Rp150.000 – Rp350.000 |
| Materai | Rp10.000 | Rp10.000 |
| Estimasi Total | Rp1.003.000 – Rp1.203.000 | Rp1.378.000 – Rp1.578.000 |
Estimasi di atas belum termasuk biaya token listrik perdana (prabayar) atau jaminan langganan (pascabayar) yang besarannya bervariasi.
Syarat dan Dokumen untuk Pasang Listrik Baru PLN 2026
Sebelum mengajukan pemasangan, pastikan seluruh dokumen persyaratan sudah lengkap. Berikut daftar dokumen yang dibutuhkan:
- Fotokopi KTP pemilik bangunan
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi IMB/PBG (Izin Mendirikan Bangunan / Persetujuan Bangunan Gedung)
- Denah lokasi bangunan
- Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari instalatir listrik berlisensi
- Materai Rp10.000
Ternyata, proses pengajuan kini jauh lebih mudah berkat digitalisasi layanan PLN. Semua bisa dilakukan secara online tanpa perlu datang ke kantor PLN.
Cara Pasang Listrik Baru Lewat PLN Mobile 2026
PLN Mobile menjadi cara paling praktis untuk mengajukan sambungan listrik baru. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi PLN Mobile melalui Google Play Store atau Apple App Store
- Buat akun atau login menggunakan nomor telepon yang terdaftar
- Pilih menu “Penyambungan Baru” pada halaman utama
- Isi formulir pengajuan — mulai dari data diri, alamat lokasi, hingga kapasitas daya yang diinginkan
- Unggah dokumen persyaratan dalam format digital (foto atau scan)
- Gunakan fitur Simulasi Biaya untuk melihat estimasi total biaya pemasangan
- Lakukan pembayaran melalui metode yang tersedia (transfer bank, e-wallet, atau minimarket)
- Tunggu jadwal survei dan pemasangan dari petugas PLN
Selain melalui PLN Mobile, pengajuan juga bisa dilakukan melalui website resmi PLN di pln.co.id atau dengan mengunjungi kantor PLN terdekat secara langsung.
Tips Memilih Daya Listrik yang Tepat
Memilih antara 900 VA dan 1.300 VA memerlukan pertimbangan matang. Bahkan, kesalahan dalam memilih daya bisa berdampak pada kenyamanan penggunaan listrik sehari-hari. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan panduan:
- Hitung total watt seluruh peralatan elektronik yang akan digunakan secara bersamaan
- Tambahkan buffer 20-30% dari total kebutuhan watt agar listrik tidak mudah trip
- Pertimbangkan rencana penambahan peralatan di masa depan, seperti AC atau mesin cuci
- Jika ragu, pilih daya 1.300 VA — selisih biaya pasang hanya Rp375.000, tetapi kapasitasnya jauh lebih fleksibel
- Hindari memilih daya terlalu rendah karena biaya tambah daya di kemudian hari juga memerlukan biaya tersendiri
Selain itu, perhatikan juga tarif listrik per kWh yang berlaku. Daya 900 VA non-subsidi memiliki tarif per kWh yang berbeda dengan daya 1.300 VA. Informasi lengkap mengenai tarif listrik per kWh terbaru 2026 bisa menjadi bahan pertimbangan tambahan.
Kesimpulan
Biaya pasang listrik baru PLN terbaru 2026 untuk daya 900 VA adalah Rp843.000 dan daya 1.300 VA sebesar Rp1.218.000. Tarif ini berlaku untuk layanan prabayar maupun pascabayar, dengan acuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 yang masih berlaku hingga saat ini.
Jangan lupa memperhitungkan biaya tambahan seperti SLO, materai, dan token perdana agar anggaran lebih akurat. Untuk kemudahan pengajuan, manfaatkan aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan seluruh proses — dari pendaftaran hingga pembayaran — dilakukan secara online. Pastikan semua dokumen persyaratan sudah lengkap agar proses penyambungan berjalan lancar tanpa hambatan.