Now I have enough data to write a comprehensive, SEO-optimized article. Let me compile the key facts:
– SIM A PNBP (baru): Rp120.000 (PP No. 76/2020, masih berlaku 2026)
– Perpanjangan SIM A: Rp80.000
– Tes kesehatan: Rp25.000–Rp50.000
– Tes psikologi: Rp57.500 (online e-PPsi) – Rp100.000 (offline)
– Total estimasi Satpas: Rp200.000–Rp300.000
– Sekolah mengemudi (kursus + SIM): Rp1.400.000–Rp2.500.000
– Focus keyphrase: “Biaya Pembuatan SIM A”
TITLE: Biaya Pembuatan SIM A Baru 2026: Rincian Lewat Satpas & Kursus
—
Biaya pembuatan SIM A baru per 2026 melalui Satpas Polri resmi ditetapkan sebesar Rp120.000 untuk PNBP, belum termasuk tes kesehatan dan psikologi. Sementara itu, jalur sekolah mengemudi menawarkan paket lengkap mulai Rp1,4 juta hingga Rp2,5 juta, sudah termasuk kursus stir dan pengurusan SIM A. Informasi ini penting diketahui agar calon pemohon bisa menyiapkan anggaran yang tepat dan terhindar dari praktik percaloan.
Surat Izin Mengemudi golongan A tetap menjadi dokumen wajib bagi pengendara kendaraan roda empat di Indonesia. Memasuki 2026, Korlantas Polri terus mengembangkan layanan berbasis digital melalui aplikasi Digital Korlantas, sehingga proses pengurusan semakin efisien. Namun, banyak calon pemohon masih bingung soal rincian biaya resmi dan perbedaan tarif antara jalur Satpas dengan sekolah mengemudi.
Biaya Pembuatan SIM A Baru 2026 di Satpas Polri
Tarif resmi pembuatan SIM di Indonesia masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Polri. Regulasi ini berlaku secara nasional dan belum mengalami perubahan signifikan hingga 2026.
Berikut rincian biaya PNBP pembuatan SIM baru berdasarkan golongan:
| Golongan SIM | Biaya PNBP (Baru) | Biaya Perpanjangan |
|---|---|---|
| SIM A | Rp120.000 | Rp80.000 |
| SIM B I | Rp120.000 | Rp80.000 |
| SIM B II | Rp120.000 | Rp80.000 |
| SIM C | Rp100.000 | Rp75.000 |
| SIM D (Disabilitas) | Rp50.000 | Rp30.000 |
Perlu diingat, tarif di atas merupakan biaya PNBP murni yang disetorkan langsung ke kas negara. Polri menegaskan tidak ada pungutan tambahan di luar ketentuan resmi tersebut.
Rincian Biaya Tambahan di Luar PNBP
Selain PNBP, pemohon SIM A baru wajib mengeluarkan biaya untuk beberapa tes yang menjadi syarat penerbitan. Komponen tambahan ini sering kali tidak diketahui calon pemohon, sehingga total anggaran melebihi perkiraan awal.
Berikut rincian biaya tambahan yang perlu disiapkan:
- Tes kesehatan jasmani: Rp25.000 – Rp50.000, tergantung fasilitas kesehatan yang ditunjuk Satpas setempat.
- Tes psikologi (e-PPsi online): Rp57.500 per pemohon.
- Tes psikologi (offline di Satpas): Rp60.000 – Rp100.000, bervariasi antar daerah.
- Asuransi kecelakaan diri (opsional): Rp30.000 – Rp50.000 di beberapa lokasi Satpas.
Jadi, total estimasi biaya pembuatan SIM A baru melalui Satpas pada 2026 berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000. Angka ini sudah mencakup PNBP, tes kesehatan, dan tes psikologi.
| Komponen Biaya | Kisaran Tarif |
|---|---|
| PNBP SIM A Baru | Rp120.000 |
| Tes Kesehatan Jasmani | Rp25.000 – Rp50.000 |
| Tes Psikologi | Rp57.500 – Rp100.000 |
| Total Estimasi | Rp200.000 – Rp300.000 |
Angka tersebut tergolong sangat terjangkau dibandingkan jalur sekolah mengemudi. Namun, jalur Satpas mengharuskan pemohon sudah mahir berkendara sebelum mengikuti ujian praktik.
Biaya SIM A Lewat Sekolah Mengemudi 2026
Bagi yang belum bisa mengemudi sama sekali, sekolah mengemudi menjadi solusi praktis. Banyak lembaga kursus menawarkan paket lengkap yang sudah mencakup pelatihan stir mobil sekaligus pengurusan SIM A.
Faktanya, biaya kursus mengemudi plus SIM A cukup bervariasi tergantung jenis transmisi mobil, jumlah sesi latihan, dan lokasi lembaga. Berikut kisaran harga terbaru 2026:
| Jenis Paket | Kisaran Biaya |
|---|---|
| Kursus manual tanpa SIM (5–10 sesi) | Rp500.000 – Rp1.500.000 |
| Kursus matic tanpa SIM (5–10 sesi) | Rp530.000 – Rp1.300.000 |
| Paket manual + SIM A | Rp1.400.000 – Rp2.000.000 |
| Paket matic + SIM A | Rp1.600.000 – Rp2.500.000 |
| Tambahan biaya weekend | +Rp100.000 – Rp200.000 |
Harga paket di atas umumnya sudah termasuk biaya instruktur, bahan bakar mobil latihan, serta pendampingan saat ujian di Satpas. Namun, sebaiknya konfirmasi ulang kepada pihak sekolah mengemudi terkait rincian yang masuk dalam paket.
Keuntungan Memilih Jalur Sekolah Mengemudi
Meskipun biayanya jauh lebih mahal dibandingkan jalur mandiri di Satpas, sekolah mengemudi menawarkan beberapa keuntungan signifikan:
- Mendapatkan pelatihan mengemudi dari instruktur bersertifikat yang berpengalaman.
- Mobil latihan sudah dilengkapi fitur keselamatan tambahan seperti rem dan kopling ganda.
- Materi kursus disesuaikan dengan soal ujian teori dan praktik SIM di Satpas.
- Proses pengurusan SIM didampingi pihak sekolah, sehingga lebih efisien.
- Tersedia pilihan jadwal fleksibel, termasuk sesi di akhir pekan.
Selain itu, tingkat kelulusan ujian praktik biasanya lebih tinggi bagi peserta yang mengikuti kursus resmi. Hal ini karena materi latihan sudah dirancang sesuai standar uji kompetensi Polri.
Syarat dan Prosedur Pembuatan SIM A Baru 2026
Baik melalui Satpas maupun sekolah mengemudi, syarat dokumen yang harus dipenuhi tetap sama. Berikut persyaratan lengkap pembuatan SIM A baru per 2026:
- KTP elektronik (e-KTP) yang masih berlaku.
- Usia minimal 17 tahun pada saat pengajuan.
- Surat keterangan sehat jasmani dari dokter atau klinik yang bekerja sama dengan Polri.
- Hasil tes psikologi yang menyatakan layak mengemudi.
- Kepesertaan aktif BPJS Kesehatan (wajib ditunjukkan saat pendaftaran).
- Lulus ujian teori tentang aturan lalu lintas dan etika berkendara.
- Lulus ujian praktik mengemudi sesuai standar keselamatan.
Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Satpas terdekat atau secara daring melalui aplikasi Digital Korlantas Polri. Layanan digital ini memungkinkan pemohon mendaftar, memantau proses, hingga melakukan pembayaran PNBP tanpa harus antre panjang.
Langkah-Langkah Pendaftaran Online via Digital Korlantas
- Unduh dan instal aplikasi Digital Korlantas dari Play Store atau App Store.
- Daftar akun menggunakan NIK dan data pribadi sesuai e-KTP.
- Pilih menu “SIM” lalu klik pendaftaran SIM baru.
- Unggah dokumen persyaratan, termasuk surat keterangan sehat dan hasil tes psikologi.
- Lakukan pembayaran PNBP melalui metode pembayaran yang tersedia.
- Pilih jadwal ujian teori dan praktik di Satpas yang diinginkan.
- Datang ke Satpas pada jadwal yang dipilih untuk mengikuti ujian.
Proses digital ini secara signifikan memangkas waktu antre. Bahkan, Korlantas Polri terus mengoptimalkan sistem agar penerbitan SIM semakin cepat dan transparan.
Perbandingan Jalur Satpas vs Sekolah Mengemudi
Memilih antara mengurus SIM A sendiri di Satpas atau melalui sekolah mengemudi bergantung pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Berikut perbandingan keduanya agar lebih mudah mengambil keputusan:
| Aspek | Satpas (Mandiri) | Sekolah Mengemudi |
|---|---|---|
| Total Biaya | Rp200.000 – Rp300.000 | Rp1.400.000 – Rp2.500.000 |
| Pelatihan Mengemudi | Tidak termasuk | Termasuk (5–20 sesi) |
| Pendampingan Ujian | Mandiri | Didampingi instruktur |
| Cocok Untuk | Sudah mahir mengemudi | Pemula / belum bisa stir |
| Tingkat Kelulusan | Tergantung kemampuan | Umumnya lebih tinggi |
Jalur Satpas jelas lebih hemat dari segi biaya. Namun, jalur sekolah mengemudi memberikan nilai tambah berupa keterampilan berkendara yang terstruktur dan pendampingan profesional.
Tips Menghemat Biaya Pembuatan SIM A
Terlepas dari jalur yang dipilih, ada beberapa cara cerdas untuk menekan pengeluaran saat mengurus SIM A baru pada 2026:
- Hindari jasa calo. Biaya pembuatan SIM A melalui calo bisa membengkak hingga dua kali lipat dari tarif resmi. Selalu urus melalui jalur resmi di Satpas.
- Manfaatkan pendaftaran online. Aplikasi Digital Korlantas memangkas waktu dan menghindari biaya transportasi bolak-balik ke Satpas.
- Pilih tes psikologi online (e-PPsi). Tarif tes psikologi secara daring hanya Rp57.500, lebih murah dibandingkan tes offline yang bisa mencapai Rp100.000.
- Bandingkan harga sekolah mengemudi. Setiap lembaga kursus memiliki tarif berbeda. Bandingkan minimal tiga tempat sebelum memutuskan.
- Pilih paket kursus sesuai kebutuhan. Jika sudah sedikit bisa mengemudi, paket 5 sesi mungkin sudah cukup tanpa harus mengambil paket 20 sesi.
- Persiapkan ujian teori dengan baik. Gagal ujian berarti harus mendaftar ulang dan membayar lagi. Pelajari materi ujian dari sumber resmi Korlantas.
Dengan persiapan yang matang, proses pembuatan SIM A bisa berjalan lancar tanpa pengeluaran berlebihan.
Kesimpulan
Biaya pembuatan SIM A baru pada 2026 melalui Satpas Polri berkisar Rp200.000 – Rp300.000, mencakup PNBP Rp120.000 ditambah tes kesehatan dan psikologi. Sementara melalui sekolah mengemudi, total biaya berkisar Rp1,4 juta – Rp2,5 juta dengan bonus pelatihan mengemudi profesional.
Jalur mana pun yang dipilih, pastikan selalu mengurus melalui prosedur resmi dan menghindari jasa perantara ilegal. Manfaatkan layanan Digital Korlantas Polri untuk pendaftaran yang lebih praktis dan transparan. Persiapkan dokumen persyaratan sejak awal agar proses pengurusan berjalan cepat dan tanpa hambatan.