Beranda » Edukasi » Buka Rekening Sekuritas: Panduan Lengkap Investasi 2026

Buka Rekening Sekuritas: Panduan Lengkap Investasi 2026

Buka rekening sekuritas kini bisa dilakukan hanya dengan modal Rp100.000 dan smartphone. Di tahun 2026, investasi saham bukan lagi privilege orang kaya. Siapa pun bisa memulai, kapan pun, dari mana pun — asalkan tahu langkah yang benar sejak awal.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 2026, jumlah investor ritel domestik telah menembus angka 14 juta lebih. Pertumbuhan ini didorong oleh kemudahan akses digital dan edukasi investasi yang makin masif. Nah, jika belum masuk daftar itu, panduan ini adalah titik mulai yang tepat.

Apa Itu Rekening Sekuritas dan Mengapa Wajib Punya?

Rekening sekuritas adalah rekening yang digunakan untuk membeli dan menjual efek di pasar modal, termasuk saham, reksa dana, dan obligasi. Berbeda dari rekening tabungan biasa, rekening ini terhubung langsung ke sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia.

Tanpa rekening sekuritas, transaksi saham tidak bisa dilakukan. Sesederhana itu. Jadi, ini adalah langkah pertama yang tidak bisa dilewati oleh siapa pun yang ingin mulai berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Dua Rekening yang Perlu Disiapkan

  • Rekening Dana Nasabah (RDN): Rekening bank khusus untuk menyimpan dana yang akan digunakan bertransaksi saham.
  • Rekening Efek: Rekening tempat menyimpan portofolio saham yang sudah dibeli.
Baca Juga :  Cara Trading Saham Amerika 2026: Panduan Broker Legal & Aman

Keduanya dibuat sekaligus saat mendaftar ke perusahaan sekuritas. Prosesnya satu paket, tidak perlu repot mengurus terpisah.

Syarat Buka Rekening Sekuritas Terbaru 2026

Persyaratan pembukaan rekening sekuritas per 2026 sudah sangat ringan dan bisa diselesaikan secara online penuh. Berikut dokumen yang wajib disiapkan:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang masih berlaku
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) — bisa menyusul, namun beberapa sekuritas tetap mewajibkannya
  • Buku tabungan (halaman depan yang memuat nama dan nomor rekening)
  • Foto selfie untuk verifikasi identitas
  • Tanda tangan digital atau fisik

Faktanya, bagi yang belum punya NPWP, beberapa perusahaan sekuritas kini mengizinkan pendaftaran menggunakan NIK sebagai pengganti sementara, sesuai kebijakan DJP terbaru 2026.

Langkah-Langkah Buka Rekening Sekuritas Online

Proses pendaftaran rekening sekuritas secara online umumnya selesai dalam 1–3 hari kerja. Berikut tahapannya secara berurutan:

  1. Pilih perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK. Pastikan memiliki aplikasi mobile yang intuitif.
  2. Unduh aplikasi atau kunjungi website resmi perusahaan sekuritas yang dipilih.
  3. Isi formulir pendaftaran secara digital, termasuk data pribadi, profil risiko, dan informasi keuangan dasar.
  4. Upload dokumen yang dibutuhkan: KTP, NPWP, buku tabungan, dan foto selfie.
  5. Lakukan video call verifikasi (e-KYC) bersama petugas sekuritas sesuai jadwal yang tersedia.
  6. Tunggu persetujuan dari tim sekuritas, biasanya 1–3 hari kerja.
  7. Terima notifikasi aktivasi rekening beserta nomor SID (Single Investor Identification) dari KSEI.
  8. Deposit dana awal ke rekening RDN, lalu mulai bertransaksi.

Selain itu, beberapa sekuritas sudah mendukung proses full digital tanpa perlu video call, cukup dengan verifikasi biometrik lewat aplikasi. Ini membuat proses jadi jauh lebih cepat.

Perbandingan Sekuritas Populer di Indonesia 2026

Memilih sekuritas yang tepat sangat berpengaruh pada kenyamanan berinvestasi jangka panjang. Berikut perbandingan beberapa pilihan populer berdasarkan fitur dan biaya transaksi terbaru 2026:

Baca Juga :  Izin Praktik Dokter SIP 2026: Panduan Lengkap Terbaru
SekuritasMin. Setoran AwalFee BeliFee JualKeunggulan
AjaibRp100.0000,15%0,25%Antarmuka ramah pemula
StockbitRp100.0000,10%0,20%Komunitas & analisis sosial
BCA SekuritasRp1.000.0000,17%0,27%Integrasi BCA mobile banking
Mirae AssetRp100.0000,10%0,20%Fee kompetitif + fitur lengkap
Mandiri SekuritasRp500.0000,18%0,28%Riset fundamental mendalam

Data di atas merupakan gambaran umum per 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek langsung ke website resmi masing-masing sekuritas sebelum membuat keputusan.

Tips Memilih Sekuritas yang Tepat untuk Pemula

Tidak semua sekuritas cocok untuk semua tipe investor. Ada beberapa faktor krusial yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih:

1. Cek Legalitas OJK

Pastikan perusahaan sekuritas terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menjadi anggota Bursa Efek Indonesia. Data ini bisa dicek langsung di situs resmi OJK atau BEI.

2. Perhatikan Fee Transaksi

Fee beli dan jual saham langsung memotong keuntungan. Semakin sering bertransaksi, semakin besar dampaknya. Pilih sekuritas dengan fee kompetitif, terutama jika berencana aktif trading.

3. Kualitas Aplikasi

Aplikasi yang lambat atau sering error bisa merugikan, terutama saat pasar bergerak cepat. Coba versi demo atau baca ulasan pengguna sebelum daftar.

4. Fitur Edukasi dan Riset

Bagi pemula, sekuritas yang menyediakan konten edukasi, laporan riset saham, dan komunitas investor sangat berharga. Ini bisa mempercepat kurva belajar secara signifikan.

Cara Mulai Beli Saham Pertama di 2026

Setelah rekening sekuritas aktif dan dana sudah masuk ke RDN, saatnya membeli saham pertama. Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan.

  • Tentukan saham yang dituju — mulai dari saham bluechip atau saham indeks LQ45 yang lebih stabil.
  • Cek harga pasar — lihat harga bid (penawaran beli) dan ask (penawaran jual) di aplikasi.
  • Masukkan order beli — tentukan jumlah lot (1 lot = 100 lembar saham) dan harga yang diinginkan.
  • Konfirmasi transaksi — setelah order match, saham akan masuk ke portofolio dalam sistem T+2 (dua hari bursa).
Baca Juga :  pintar.bi.go.id Tidak Bisa Diakses? Ini Cara Mengatasinya

Nah, untuk pemula, strategi dollar-cost averaging (membeli rutin dengan nominal tetap setiap bulan) terbukti lebih aman daripada mencoba menebak waktu terbaik masuk pasar.

Kesimpulan

Proses buka rekening sekuritas di tahun 2026 sudah sangat mudah, cepat, dan terjangkau. Dengan modal mulai Rp100.000, siapa pun bisa memiliki portofolio saham pertamanya. Yang terpenting adalah mulai lebih awal, belajar secara konsisten, dan tidak terburu-buru mengharapkan keuntungan instan.

Investasi saham adalah maraton, bukan sprint. Pilih sekuritas yang tepat, pahami profil risiko, dan bangun kebiasaan investasi rutin. Langkah pertama selalu yang paling menentukan — dan langkah itu dimulai dari membuka rekening sekuritas hari ini.