Beranda » Edukasi » ETF Terbaik di BEI 2026: Panduan Lengkap untuk Pemula

ETF Terbaik di BEI 2026: Panduan Lengkap untuk Pemula

ETF terbaik di BEI kini menjadi pilihan investasi yang semakin populer di kalangan investor muda Indonesia. Pada tahun 2026, Bursa Efek Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan dalam jumlah produk Exchange Traded Fund (ETF) yang tersedia, seiring meningkatnya literasi keuangan masyarakat. Bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan modal terjangkau dan risiko terukur, ETF bisa menjadi pintu masuk yang ideal.

Namun, dengan begitu banyaknya pilihan yang tersedia, tidak sedikit investor baru yang bingung harus mulai dari mana. Nah, artikel ini hadir sebagai panduan lengkap yang akan membahas apa itu ETF, cara memilihnya, hingga daftar ETF terbaik yang bisa dipertimbangkan per 2026.

Apa Itu ETF dan Mengapa Populer di 2026?

ETF atau Exchange Traded Fund adalah reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham layaknya saham biasa. Artinya, investor bisa membeli dan menjual unit ETF kapan saja selama jam perdagangan berlangsung.

Tidak seperti reksa dana konvensional, ETF menawarkan kombinasi keunggulan saham dan reksa dana sekaligus. Selain itu, biaya pengelolaan (expense ratio) ETF umumnya jauh lebih rendah dibanding reksa dana aktif.

Faktanya, per 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lebih dari 60 produk ETF aktif di BEI, meningkat drastis dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap instrumen investasi yang satu ini.

Baca Juga :  Cara Klaim Asuransi Rawat Inap 2026: Panduan Anti Ribet

Keunggulan ETF Terbaik di BEI Dibanding Instrumen Lain

Sebelum masuk ke daftar ETF terbaik, penting untuk memahami mengapa ETF layak dipertimbangkan sebagai instrumen investasi utama, terutama bagi pemula.

  • Diversifikasi otomatis: Satu unit ETF sudah mewakili banyak saham sekaligus, sehingga risiko tersebar lebih merata.
  • Modal awal terjangkau: Beberapa ETF di BEI bisa dibeli mulai dari puluhan ribu rupiah per lot.
  • Transparan: Komposisi portofolio ETF dipublikasikan setiap hari, sehingga investor tahu persis aset yang dimiliki.
  • Likuid: ETF diperdagangkan secara real-time di bursa, berbeda dengan reksa dana konvensional yang pencairannya bisa memakan waktu beberapa hari.
  • Biaya rendah: Expense ratio ETF di Indonesia umumnya berkisar antara 0,1% hingga 0,8% per tahun.

Jadi, bagi siapa pun yang ingin memulai investasi jangka panjang dengan cara yang efisien, ETF adalah pilihan yang sulit diabaikan.

Daftar ETF Terbaik di BEI untuk Pemula 2026

Berikut adalah daftar ETF terbaik di Bursa Efek Indonesia yang patut dipertimbangkan oleh investor pemula berdasarkan kinerja historis, likuiditas, dan efisiensi biaya. Data ini merupakan ringkasan update 2026 berdasarkan informasi publik yang tersedia.

Kode ETFNama ETFIndeks AcuanCocok Untuk
XISIDMandiri ETF IDX30IDX30Pemula, jangka panjang
XIITMirae Asset ETF IDX-ITIDX-IT (Teknologi)Investor growth-oriented
XBLUEBahana ETF LQ45LQ45Pemula, likuiditas tinggi
XISIMandiri ETF Syariah IDX30IDX SyariahInvestor berbasis syariah
XINFRAETF IDX InfrastrukturIDX InfrastrukturInvestasi tematik jangka panjang

Tabel di atas hanya sebagai gambaran umum. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan agen penjual efek terdaftar sebelum membuat keputusan investasi.

Cara Memilih ETF Terbaik di Bursa Efek Indonesia

Tidak semua ETF cocok untuk semua orang. Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli unit ETF tertentu.

Baca Juga :  Penetration Testing Keuangan: Panduan Lengkap Layanan 2026

1. Perhatikan Indeks Acuan

ETF mengikuti pergerakan indeks tertentu. Jika tujuannya adalah pertumbuhan jangka panjang, ETF berbasis LQ45 atau IDX30 bisa menjadi pilihan solid karena mengandung saham-saham bluechip terbaik Indonesia.

2. Cek Expense Ratio

Semakin rendah expense ratio, semakin besar keuntungan bersih yang diterima investor. Idealnya, pilih ETF dengan expense ratio di bawah 0,5% per tahun.

3. Periksa Likuiditas

ETF dengan volume perdagangan harian yang tinggi lebih mudah dibeli dan dijual tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Ini krusial, terutama bagi pemula yang mungkin suatu saat ingin mencairkan investasi dengan cepat.

4. Sesuaikan dengan Profil Risiko

ETF berbasis saham memiliki risiko lebih tinggi dibanding ETF obligasi, namun potensi returnnya juga lebih besar. Pahami toleransi risiko sebelum memilih.

Langkah Memulai Investasi ETF di BEI 2026

Bagi pemula yang belum pernah berinvestasi sama sekali, berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mulai berinvestasi di ETF terbaik di BEI:

  1. Buka rekening efek di broker atau sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK.
  2. Verifikasi identitas melalui proses KYC (Know Your Customer) secara online atau offline.
  3. Deposit dana awal ke rekening dana nasabah (RDN) yang diberikan sekuritas.
  4. Cari kode ETF yang ingin dibeli melalui aplikasi trading atau platform sekuritas.
  5. Masukkan order beli dengan menentukan jumlah lot dan harga yang diinginkan.
  6. Pantau secara berkala dan lakukan evaluasi portofolio minimal setiap 3 bulan sekali.

Selain itu, manfaatkan fitur dollar-cost averaging (DCA) yaitu membeli dalam jumlah tetap secara rutin, terlepas dari kondisi pasar. Strategi ini terbukti efektif untuk memitigasi risiko volatilitas jangka pendek.

Risiko yang Perlu Diketahui Sebelum Berinvestasi ETF

Seperti instrumen investasi lainnya, ETF pun tidak bebas risiko. Berikut beberapa risiko yang perlu dipahami:

  • Risiko pasar: Nilai ETF bisa turun mengikuti penurunan indeks acuannya.
  • Risiko likuiditas: Beberapa ETF memiliki volume perdagangan rendah sehingga sulit dijual di harga yang diinginkan.
  • Risiko tracking error: Kinerja ETF mungkin tidak selalu 100% mencerminkan kinerja indeks acuannya karena biaya dan faktor teknis lainnya.
  • Risiko mata uang: Khusus untuk ETF global atau yang berinvestasi di aset luar negeri.
Baca Juga :  Cek Penerima PIP Lewat HP 2026 Tanpa NISN, Ini Caranya

Namun, risiko-risiko ini bisa diminimalkan dengan strategi investasi yang tepat, diversifikasi portofolio, dan investasi jangka panjang yang konsisten.

Kesimpulan

Memilih ETF terbaik di BEI tidak harus rumit. Dengan memahami indeks acuan, expense ratio, dan profil risiko, siapa pun bisa membangun portofolio investasi yang solid bahkan dengan modal awal yang terjangkau. Per 2026, semakin banyak pilihan ETF berkualitas tersedia di Bursa Efek Indonesia, memberikan fleksibilitas lebih bagi investor dari berbagai latar belakang.

Mulailah dengan riset mendalam, pilih ETF yang sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang, dan investasikan secara rutin. Ingat, investasi terbaik adalah yang dimulai hari ini. Untuk panduan lebih lanjut seputar investasi saham, reksa dana, dan instrumen keuangan lainnya, terus ikuti artikel terbaru kami yang selalu diperbarui sesuai kondisi pasar 2026.