Gaji data scientist dan data analyst di Indonesia per 2026 menunjukkan tren kenaikan signifikan. Seiring pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) dan big data di berbagai sektor industri, profesi di bidang data science menjadi salah satu karier paling dicari. Berdasarkan data terbaru dari Glassdoor, Indeed, dan Jobstreet per Januari 2026, kisaran kompensasi untuk kedua profesi ini bervariasi mulai dari Rp4,5 juta hingga Rp30 juta per bulan, tergantung level pengalaman dan lokasi kerja.
Faktanya, Indonesia masih mengalami kesenjangan besar antara permintaan dan ketersediaan talenta data. Laporan PwC Global AI Jobs Barometer mencatat bahwa pekerjaan terkait AI mendorong peningkatan gaji hingga 56% secara global. Kondisi ini menjadikan profesi data scientist dan data analyst sebagai pilihan karier yang sangat menjanjikan di tahun 2026.
Gaji Data Scientist di Indonesia Terbaru 2026
Data scientist merupakan profesional yang bertanggung jawab mengolah data kompleks menggunakan algoritma machine learning dan teknik statistik lanjutan. Posisi ini menuntut keahlian teknis yang lebih mendalam dibandingkan data analyst.
Berikut kisaran gaji data scientist di Indonesia berdasarkan level pengalaman per 2026:
| Level Pengalaman | Gaji per Bulan (Rp) | Sumber |
|---|---|---|
| Junior (0–2 tahun) | Rp6.250.000 – Rp10.000.000 | NodeFlair, Jobstreet |
| Mid-Level (2–5 tahun) | Rp10.000.000 – Rp19.000.000 | Glassdoor, Indeed |
| Senior (5+ tahun) | Rp16.700.000 – Rp30.000.000 | Glassdoor |
| Lead / Principal | Rp25.000.000 – Rp50.000.000+ | Estimasi industri |
Menurut Indeed, rata-rata gaji data scientist secara nasional berada di angka Rp13,1 juta per bulan. Namun, di Jakarta angka ini naik menjadi sekitar Rp14,6 juta per bulan berdasarkan data yang diperbarui Januari 2026.
Selain itu, data dari Glassdoor menunjukkan bahwa 75% data scientist di Jakarta menerima kompensasi di atas Rp19 juta per bulan jika dihitung termasuk bonus dan tunjangan.
Kisaran Gaji Data Analyst per 2026
Berbeda dengan data scientist, profesi data analyst lebih berfokus pada pengolahan dan visualisasi data untuk kebutuhan pelaporan bisnis. Posisi ini umumnya menjadi stepping stone sebelum berkarier sebagai data scientist.
Berikut rincian gaji data analyst di Indonesia update 2026:
| Level Pengalaman | Gaji per Bulan (Rp) | Sumber |
|---|---|---|
| Junior / Entry Level | Rp4.500.000 – Rp7.500.000 | Jobstreet |
| Mid-Level (2–4 tahun) | Rp8.000.000 – Rp15.000.000 | Dealls |
| Senior (5+ tahun) | Rp18.000.000 – Rp35.000.000 | Creativism |
Data dari Indeed per Desember 2025 mencatat rata-rata gaji data analyst secara nasional sebesar Rp5,8 juta per bulan. Namun angka ini mencerminkan median seluruh level, termasuk posisi intern dan kontrak.
Ternyata, perbedaan lokasi kerja juga sangat memengaruhi besaran kompensasi. Data analyst di Jakarta, Surabaya, dan Bandung cenderung menerima gaji 20–40% lebih tinggi dibandingkan kota-kota tier 2 dan 3.
Perbedaan Gaji Data Scientist vs Data Analyst
Banyak yang bertanya, sebenarnya apa perbedaan utama antara kedua profesi ini dari sisi kompensasi? Jawabannya terletak pada kompleksitas tanggung jawab dan kedalaman skill teknis yang dibutuhkan.
| Aspek | Data Scientist | Data Analyst |
|---|---|---|
| Gaji rata-rata 2026 | Rp10 juta – Rp19 juta | Rp5,8 juta – Rp15 juta |
| Fokus utama | Prediksi & modeling | Pelaporan & visualisasi |
| Tools utama | Python, R, TensorFlow | SQL, Excel, Tableau |
| Keahlian inti | Machine learning, statistik lanjutan | Business intelligence, query data |
| Potensi gaji senior | Hingga Rp50 juta+ | Hingga Rp35 juta |
Jadi, secara umum gaji data scientist memang lebih tinggi 30–50% dibandingkan data analyst pada level pengalaman yang sama. Namun, data analyst memiliki barrier to entry yang lebih rendah sehingga lebih mudah dijadikan titik awal karier di bidang data.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji
Tidak semua profesional data menerima kompensasi yang sama. Beberapa faktor berikut sangat menentukan besaran gaji yang diterima:
- Lokasi kerja – Jakarta dan kota besar lainnya menawarkan gaji lebih tinggi karena biaya hidup dan kompetisi talent yang ketat.
- Jenis perusahaan – Startup unicorn seperti GoTo, Traveloka, dan Shopee dikenal memberikan kompensasi premium. Di startup teknologi besar, gaji data scientist bahkan bisa mencapai Rp25 juta per bulan untuk level mid-senior.
- Industri – Sektor fintech, e-commerce, dan perbankan digital umumnya menawarkan paket remunerasi tertinggi untuk profesi data.
- Sertifikasi dan portofolio – Profesional dengan sertifikasi Google Data Analytics, AWS Machine Learning, atau IBM Data Science mendapatkan premium gaji 10–20%.
- Kemampuan AI generatif – Di tahun 2026, keahlian prompt engineering dan integrasi large language model (LLM) menjadi pembeda yang signifikan.
Bahkan, untuk posisi remote di perusahaan multinasional, kompensasi bisa jauh melampaui standar lokal. Beberapa perusahaan asing menawarkan gaji dalam mata uang asing yang jika dikonversi setara Rp40–80 juta per bulan.
Skill yang Harus Dikuasai untuk Meningkatkan Gaji
Bagaimana cara memaksimalkan potensi penghasilan di bidang data? Penguasaan skill yang tepat menjadi kunci utama. Berikut daftar kemampuan yang paling dicari oleh perusahaan di 2026:
Skill Teknis (Hard Skills)
- Python – Bahasa pemrograman paling dominan di dunia data science. Hampir semua lowongan data scientist mensyaratkan penguasaan Python.
- SQL – Fondasi wajib untuk semua profesi data, mulai dari analyst hingga scientist.
- Machine Learning & Deep Learning – Penguasaan framework seperti TensorFlow, PyTorch, dan scikit-learn membuka akses ke posisi bergaji tinggi.
- Cloud Platform – Kemampuan menggunakan AWS, Google Cloud, atau Azure untuk deployment model menjadi nilai tambah besar.
- Generative AI & LLM – Skill terbaru 2026 yang sangat diminati, termasuk fine-tuning model dan RAG (Retrieval-Augmented Generation).
Skill Non-Teknis (Soft Skills)
- Data storytelling – Kemampuan mengomunikasikan insight data kepada stakeholder non-teknis.
- Problem solving – Berpikir kritis untuk menerjemahkan masalah bisnis ke dalam analisis data.
- Business acumen – Memahami konteks bisnis di balik angka-angka.
Nah, kombinasi hard skills dan soft skills inilah yang membedakan profesional bergaji Rp8 juta dari mereka yang menerima Rp25 juta ke atas.
Prospek Karier Data Science di Indonesia 2026
Tren permintaan talenta data di Indonesia terus menunjukkan grafik naik. Berdasarkan data Glassdoor per awal 2026, terdapat hampir 500 lowongan aktif untuk posisi data scientist hanya di Jakarta saja.
Selain itu, beberapa faktor berikut mendorong pertumbuhan karier di bidang ini:
- Adopsi AI masif – Laporan Mobitekno mencatat bahwa investasi infrastruktur AI di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, melonjak signifikan di 2026 didorong oleh percepatan transformasi digital.
- Kesenjangan talenta – Permintaan data scientist dan analyst jauh lebih besar dibanding ketersediaan tenaga kerja terampil. Kondisi ini menciptakan posisi tawar yang kuat bagi profesional data.
- Regulasi data pemerintah – Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi (PDP) membuka kebutuhan baru akan profesional yang memahami tata kelola data.
- Pertumbuhan ekonomi digital – Ekosistem startup dan perusahaan teknologi Indonesia terus berkembang, menciptakan ribuan posisi baru di bidang data setiap tahunnya.
Jenjang karier di bidang data juga sangat fleksibel. Seorang junior data analyst bisa berkembang menjadi senior analyst, lalu beralih ke posisi data scientist, hingga akhirnya mencapai level head of data atau chief data officer (CDO) dengan kompensasi puluhan hingga ratusan juta per bulan.
Tips Mendapatkan Gaji Data Scientist Tertinggi
Berikut beberapa strategi yang terbukti efektif untuk memaksimalkan kompensasi di bidang data:
- Bangun portofolio proyek – Publikasikan project machine learning di GitHub dan Kaggle. Perusahaan lebih menghargai bukti kemampuan nyata dibanding sekadar ijazah.
- Ambil sertifikasi yang diakui industri – Sertifikasi dari Google, AWS, atau Microsoft Azure memberikan kredibilitas tambahan dan meningkatkan daya tawar gaji.
- Kuasai domain spesifik – Data scientist yang menguasai satu domain industri (fintech, healthtech, atau e-commerce) memiliki nilai jual lebih tinggi.
- Pelajari AI generatif – Kemampuan bekerja dengan LLM dan generative AI menjadi game changer di pasar kerja 2026.
- Pertimbangkan kerja remote – Banyak perusahaan global menawarkan posisi remote dengan kompensasi di atas standar Indonesia.
Selain kelima poin di atas, aktif di komunitas data science seperti meetup lokal, webinar, dan konferensi juga membuka peluang networking yang berujung pada tawaran karier dengan gaji lebih kompetitif.
Kesimpulan
Gaji data scientist dan data analyst di Indonesia terbaru 2026 menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan. Dengan rata-rata kompensasi Rp10–19 juta per bulan untuk data scientist dan Rp5,8–15 juta untuk data analyst, kedua profesi ini termasuk yang paling kompetitif di pasar kerja Indonesia saat ini.
Kunci untuk memaksimalkan penghasilan terletak pada penguasaan skill teknis seperti Python, SQL, dan machine learning, ditambah dengan pemahaman bisnis yang kuat. Bagi siapa pun yang tertarik membangun karier di bidang data, tahun 2026 adalah momentum yang tepat — permintaan tinggi, gaji kompetitif, dan peluang pertumbuhan karier yang sangat luas.