Pernah bertanya-tanya berapa gaji pramugari sebenarnya? Banyak yang mengira penghasilan kru kabin ini fantastis, tapi benarkah demikian? Artikel ini akan membongkar mitos dan fakta seputar gaji pramugari di Indonesia, lengkap dengan breakdown per maskapai dan bocoran tunjangan yang bikin dompet tebal!
Jadi, berapa sih gaji pramugari di tahun 2026? Apakah benar bisa mencapai Rp30 juta per bulan? Simak ulasan lengkapnya yang akan membahas gaji pokok, tunjangan, hingga fasilitas yang diterima seorang pramugari. Siapa tahu, informasi ini bisa jadi pertimbangan kamu untuk berkarir di dunia penerbangan!
Gaji Pramugari: Mitos vs Realita
Banyak yang beranggapan gaji pramugari itu besar, apalagi jika melihat gaya hidup mereka yang sering bepergian. Faktanya, gaji pramugari senior di maskapai BUMN memang bisa menembus Rp30 juta per bulan.
Tapi, perlu diingat, angka tersebut bukan hanya gaji pokok semata. Sebagian besar penghasilan pramugari berasal dari tunjangan terbang, uang makan, dan berbagai bonus lainnya. Semakin tinggi jam terbang, semakin besar pula *take home pay* yang diterima.
Bagaimana dengan pramugari junior atau *fresh graduate*? Penghasilan mereka memang belum setinggi itu. Kisarannya sekitar Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan, tergantung kebijakan maskapai tempat mereka bekerja. Jadi, angka Rp30 juta itu nyata, tapi tidak berlaku untuk semua pramugari di semua maskapai.
Komponen Gaji Pramugari: Apa Saja?
Penghasilan pramugari tidak hanya terdiri dari satu komponen saja. Berikut adalah struktur gaji yang umumnya diterima:
- Gaji Pokok: Ini adalah komponen dasar yang diterima setiap bulan. Besarannya bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp8 juta, tergantung maskapai dan level pengalaman.
- Uang Terbang (Flight Allowance): Tunjangan yang dihitung berdasarkan jam terbang per bulan. Rate-nya berkisar Rp40.000 hingga Rp75.000 per jam. Rata-rata pramugari terbang 80–100 jam per bulan. Artinya, dari komponen ini saja bisa dapat Rp3 juta hingga Rp7,5 juta tambahan.
- Uang Makan dan Uang Saku: Diberikan setiap kali bertugas, terutama saat *layover* di luar kota atau luar negeri. Besarannya sekitar Rp15.000 hingga Rp45.000 per hari.
- Tunjangan Lembur: Diberikan jika jam kerja melebihi standar yang ditetapkan.
- Bonus dan Insentif: Beberapa maskapai memberikan bonus berdasarkan penilaian kinerja. Ada juga bonus tahunan dan komisi dari penjualan produk di pesawat.
- THR (Tunjangan Hari Raya): Diberikan setahun sekali menjelang hari raya keagamaan.
Estimasi Gaji Pramugari per Maskapai (2026)
Berikut adalah estimasi gaji pramugari di berbagai maskapai penerbangan Indonesia pada tahun 2026. Perlu diingat, angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu.
| Maskapai | Estimasi Total Penghasilan |
|---|---|
| Garuda Indonesia | Rp15.000.000 – Rp30.000.000 |
| Lion Air Group (Lion Air, Batik Air, Wings Air) | Rp8.000.000 – Rp20.000.000 |
| Citilink | Rp7.000.000 – Rp15.000.000 |
| AirAsia | Rp6.000.000 – Rp14.000.000 |
| Super Air Jet | Rp5.000.000 – Rp12.000.000 |
| Pelita Air | Rp8.000.000 – Rp18.000.000 |
Catatan: Total penghasilan adalah estimasi yang sudah termasuk gaji pokok, uang terbang, tunjangan makan, dan bonus dengan asumsi jam terbang normal (80–100 jam/bulan). Angka dapat berbeda tergantung kebijakan maskapai dan kinerja individu.
Garuda Indonesia memberikan kompensasi tertinggi karena statusnya sebagai maskapai BUMN *full service*. Sementara itu, Lion Air Group menawarkan gaji kompetitif dengan frekuensi penerbangan tinggi. Maskapai LCC seperti Citilink, AirAsia, dan Super Air Jet memberikan gaji lebih rendah, tapi peluang rekrutmen lebih banyak. Pelita Air sebagai maskapai milik Pertamina menawarkan stabilitas karir dengan benefit BUMN.
Deretan Tunjangan yang Bikin Dompet Pramugari Tebal
Gaji pokok pramugari sebenarnya tidak terlalu besar. Yang membuat penghasilan bisa puluhan juta adalah berbagai tunjangan yang mereka terima. Apa saja?
- Tunjangan Terbang (Flight Allowance): Komponen terbesar di luar gaji pokok. Dihitung berdasarkan jumlah jam terbang dalam sebulan. Rate per jam bervariasi antar maskapai.
- Tunjangan Landing (Khusus AirAsia): Diberikan berdasarkan jumlah sektor atau frekuensi landing dalam sehari. Besarannya sekitar Rp70.000 per sektor. Satu sektor dihitung dari satu rute penerbangan.
- Tunjangan RON (Remain Over Night): Diberikan saat pramugari harus menginap di luar base karena jadwal penerbangan. Besarannya tergantung lokasi: dalam negeri atau luar negeri.
- FATA (Flight Allowance and Travel Allowance): Tunjangan perjalanan yang mencakup uang makan dan transportasi selama bertugas. Beberapa maskapai menggabungkan ini dalam satu paket.
- Tunjangan Kerajinan: Bonus untuk pramugari yang tidak pernah absen atau terlambat dalam periode tertentu.
- Bonus Penjualan: Komisi dari penjualan makanan, minuman, dan merchandise di dalam pesawat. Beberapa maskapai memberikan persentase dari total penjualan.
Fasilitas Tambahan untuk Pramugari
Selain gaji dan tunjangan, pramugari juga menerima berbagai fasilitas menarik yang membuat profesi ini semakin diminati. Apa saja fasilitasnya?
- Tiket Pesawat Gratis atau Diskon: Pramugari dan keluarga inti mendapat jatah tiket gratis atau diskon besar untuk penerbangan. Ini salah satu privilege yang paling diincar.
- Akomodasi Hotel: Saat *layover* atau menginap di luar *base*, maskapai menanggung biaya hotel. Biasanya hotel bintang 3–4 tergantung kebijakan maskapai.
- BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan: Ditanggung penuh oleh maskapai.
- Asuransi Tambahan: Asuransi jiwa dan kecelakaan khusus awak kabin. Coverage-nya lebih tinggi dibanding karyawan biasa karena risiko pekerjaan.
- Seragam dan Perlengkapan: Maskapai menyediakan seragam lengkap, sepatu, tas, hingga aksesoris. Pramugari tidak perlu mengeluarkan biaya untuk ini.
- Fasilitas Kesehatan: Beberapa maskapai memberikan akses ke klinik atau rumah sakit rekanan dengan biaya ditanggung perusahaan.
- Jenjang Karir: Pramugari bisa naik ke posisi senior, *purser* (kepala kabin), hingga instruktur. Setiap kenaikan jabatan diikuti kenaikan gaji dan tunjangan.
Faktor Penentu Besaran Gaji Pramugari
Tidak semua pramugari mendapat gaji yang sama. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran penghasilan mereka, di antaranya:
- Jam Terbang: Semakin banyak jam terbang, semakin besar tunjangan yang diterima. Pramugari dengan jam terbang tinggi bisa mendapat penghasilan 2–3 kali lipat dari yang jam terbangnya rendah.
- Level Pengalaman: Pramugari junior (0–2 tahun) mendapat gaji pokok lebih rendah. Setelah menjadi senior (3 tahun ke atas), gaji pokok naik signifikan.
- Jenis Maskapai: Maskapai BUMN (Garuda Indonesia) menawarkan gaji dan benefit tertinggi, tapi rekrutmen sangat ketat. Maskapai swasta *full service* memberikan kompensasi menengah ke atas, sementara maskapai LCC memberikan gaji lebih rendah, tapi frekuensi terbang tinggi sehingga tunjangan bisa besar.
- Rute Penerbangan: Penerbangan internasional biasanya membayar lebih tinggi dari domestik. Uang saku untuk *layover* di luar negeri juga lebih besar.
- Kinerja Individu: Penilaian kinerja mempengaruhi bonus tahunan. Pramugari dengan performa baik bisa mendapat insentif tambahan.
- Posisi atau Jabatan: *Purser* (kepala kabin) mendapat gaji dan tunjangan lebih tinggi dari pramugari biasa. Instruktur pramugari juga memiliki kompensasi khusus.
Cara Menjadi Pramugari: Syarat dan Tahapan Seleksi
Tertarik dengan profesi pramugari? Berikut syarat dan langkah yang perlu kamu ketahui untuk mewujudkan impianmu:
Persyaratan Umum
- Usia: Minimal 18 tahun, maksimal bervariasi (biasanya 25–27 tahun untuk *fresh graduate*)
- Tinggi badan: Minimal 160 cm untuk wanita, 170 cm untuk pria
- Pendidikan: Minimal SMA/SMK/sederajat
- Kesehatan: Prima, tidak berkacamata atau bersedia memakai lensa kontak
- Kemampuan: Bisa berenang minimal 25 meter
- Bahasa: Mampu berbahasa Inggris aktif (lisan dan tulisan)
- Penampilan: Menarik, proporsional, tidak bertato atau bertindik berlebihan
Tahapan Seleksi
- Pendaftaran Online: Melalui website resmi maskapai
- Seleksi Administrasi: Pengecekan kelengkapan dokumen
- *Walk-in Interview*: Wawancara awal dan pengecekan penampilan
- Tes Tertulis: Bahasa Inggris, pengetahuan umum, psikotes
- Wawancara User: Dengan tim HRD dan manajemen
- Tes Kesehatan (*Medical Check-Up*): Pemeriksaan fisik menyeluruh
- Training: Pelatihan keselamatan, pelayanan, dan prosedur penerbangan (biasanya 2–3 bulan)
Tips Lolos Seleksi
Jaga penampilan dan berat badan ideal jauh sebelum melamar. Tingkatkan kemampuan bahasa Inggris, terutama *conversation*. Pantau lowongan di website resmi maskapai secara rutin. Siapkan mental untuk jadwal kerja yang tidak menentu, termasuk hari libur.
Kesimpulan
Gaji pramugari Rp30 juta per bulan bukan isapan jempol belaka. Tapi, angka itu biasanya berlaku untuk pramugari senior di maskapai besar dengan jam terbang tinggi. Untuk pemula, penghasilan biasanya berkisar Rp5–15 juta per bulan.
Yang membuat profesi ini menarik bukan hanya gaji, tapi juga tunjangan, fasilitas, dan kesempatan menjelajahi berbagai kota dan negara. Jadi, bagi yang berminat, persiapkan diri dengan menjaga kesehatan, melatih bahasa Inggris, dan memantau lowongan dari maskapai yang kamu impikan. Profesi pramugari memang kompetitif, tapi imbalannya sepadan dengan usaha yang dikeluarkan!