Beranda » Ekonomi » Gaji TNI Terbaru 2026 Setelah Kenaikan AD AL AU

Gaji TNI Terbaru 2026 Setelah Kenaikan AD AL AU

Gaji TNI terbaru 2026 resmi mengalami kenaikan signifikan setelah pemerintah menetapkan penyesuaian penghasilan bagi seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia, mencakup TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kebijakan ini berlaku per 2026 dan menjadi kabar menggembirakan bagi ratusan ribu prajurit aktif di seluruh penjuru Indonesia.

Kenaikan gaji TNI bukan hanya soal nominal gaji pokok semata. Faktanya, total penghasilan prajurit terdiri dari berbagai komponen tunjangan yang jika dijumlahkan bisa jauh melampaui angka gaji pokoknya. Nah, artikel ini merangkum secara lengkap semua komponen tersebut agar mudah dipahami.

Gaji TNI Terbaru 2026 Berdasarkan Pangkat

Besaran gaji TNI 2026 diatur berdasarkan golongan kepangkatan, mulai dari Tamtama hingga Perwira Tinggi. Setiap kenaikan pangkat otomatis membawa kenaikan gaji pokok yang cukup berarti.

Berikut ini rincian gaji pokok TNI per 2026 berdasarkan golongan pangkat:

GolonganPangkatGaji Pokok (Rp)
Tamtama IPrajurit Dua (Prada)Rp 1.775.000 – Rp 2.737.000
Tamtama IIKopral – Kopral KepalaRp 1.819.000 – Rp 2.915.000
Bintara ISersan Dua – Sersan MayorRp 2.103.700 – Rp 3.457.100
Bintara IIPembantu Letnan – Pembantu Letnan SatuRp 2.454.000 – Rp 4.032.600
Perwira PertamaLetnan Dua – KaptenRp 2.735.300 – Rp 4.733.400
Perwira MenengahMayor – KolonelRp 3.073.100 – Rp 5.243.400
Perwira TinggiBrigadir Jenderal – JenderalRp 3.290.500 – Rp 5.930.800
Baca Juga :  Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar Tanpa Modal 2026

Perlu dicatat bahwa angka di atas merupakan gaji pokok saja. Total penghasilan yang diterima setiap bulan jauh lebih besar karena adanya berbagai tunjangan tambahan.

Rincian Tunjangan TNI AD AL AU Update 2026

Selain gaji pokok, setiap prajurit berhak menerima sejumlah tunjangan. Inilah yang membuat total penghasilan TNI update 2026 tergolong kompetitif dibandingkan banyak profesi lain.

Tunjangan Wajib yang Diterima Semua Prajurit

  • Tunjangan Suami/Istri: 10% dari gaji pokok
  • Tunjangan Anak: 2% per anak, maksimal 2 anak
  • Tunjangan Pangan: Setara 10 kg beras per jiwa dalam keluarga
  • Tunjangan Jabatan Struktural: Bervariasi sesuai posisi yang diemban
  • Tunjangan Khusus Militer (Tunsus Militer): Tunjangan tetap bagi seluruh prajurit aktif

Tunjangan Khusus Berdasarkan Penugasan

  • Tunjangan Daerah Terpencil: Diberikan untuk prajurit yang bertugas di perbatasan dan daerah terluar
  • Tunjangan Operasi: Aktif selama masa penugasan operasi militer
  • Tunjangan Risiko Bahaya: Untuk satuan tempur, penjinak bom, penyelam, dan penerbang
  • Tunjangan Profesi: Khusus untuk jabatan-jabatan teknis tertentu
  • Tunjangan Kinerja (Tukin): Disesuaikan dengan capaian dan kinerja satuan

Selain itu, prajurit TNI AU yang bertugas sebagai penerbang militer mendapatkan tunjangan penerbang yang nominalnya cukup besar, bahkan bisa melampaui gaji pokok mereka.

Perbandingan Gaji TNI AD, AL, dan AU 2026

Banyak yang bertanya, apakah gaji TNI AD, AL, dan AU berbeda? Secara gaji pokok, ketiganya mengikuti aturan yang sama berdasarkan pangkat. Namun, perbedaan muncul pada tunjangan khusus yang melekat pada masing-masing matra.

MatraTunjangan KhasEstimasi Tambahan per Bulan
TNI ADTunjangan tempur, tunjangan daerah, tunjangan jabatan teritorialRp 500.000 – Rp 3.000.000
TNI ALTunjangan berlayar, tunjangan selam, tunjangan penugasan lautRp 750.000 – Rp 4.500.000
TNI AUTunjangan terbang, tunjangan risiko penerbang, tunjangan radarRp 1.000.000 – Rp 8.000.000
Baca Juga :  Newsletter Berbayar: Ubah Keahlian Jadi Langganan Bulanan 2026

Ternyata, TNI AU memiliki potensi tunjangan tertinggi terutama bagi prajurit dengan kualifikasi penerbang. Namun, semua matra memiliki keunggulannya masing-masing tergantung penugasan.

Fasilitas dan Benefit Non-Tunai TNI 2026

Penghasilan TNI tidak berhenti pada gaji dan tunjangan tunai. Ada sejumlah fasilitas dan benefit non-tunai yang nilainya tidak kecil jika dihitung secara keseluruhan.

  • Perumahan Dinas: Prajurit berhak mendapatkan rumah dinas atau tunjangan sewa rumah
  • Layanan Kesehatan: Gratis melalui fasilitas kesehatan TNI dan BPJS Kesehatan yang ditanggung negara
  • Pendidikan Anak: Fasilitas sekolah di lingkungan TNI dengan biaya terjangkau
  • Koperasi TNI: Akses kredit barang dengan bunga rendah
  • Pensiun: Jaminan pensiun seumur hidup setelah masa dinas selesai
  • Asuransi Jiwa Dinas: Perlindungan jiwa selama masa aktif bertugas

Jadi, ketika menghitung total nilai ekonomi menjadi prajurit TNI, angkanya jauh lebih besar dari sekadar slip gaji bulanan.

Dasar Hukum Kenaikan Gaji TNI 2026

Kenaikan gaji TNI 2026 mengacu pada beberapa regulasi penting yang menjadi landasan hukumnya:

  1. Peraturan Pemerintah tentang Gaji Anggota TNI — mengatur besaran gaji pokok tiap golongan pangkat
  2. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI — mengatur hak prajurit termasuk hak penghasilan yang layak
  3. Peraturan Presiden tentang Tunjangan Kinerja TNI — mengatur besaran Tukin per grade jabatan
  4. Kebijakan APBN 2026 — mengalokasikan anggaran kenaikan penghasilan aparatur negara termasuk TNI

Pemerintah secara konsisten melakukan evaluasi besaran penghasilan prajurit agar tetap kompetitif dan mampu menjaga kesejahteraan seluruh anggota TNI beserta keluarganya.

Cara Menghitung Total Penghasilan Prajurit TNI

Banyak yang bingung soal bagaimana cara menghitung penghasilan riil seorang prajurit. Nah, berikut ini formula sederhananya:

Total Penghasilan = Gaji Pokok + Tunjangan Suami/Istri + Tunjangan Anak + Tunjangan Pangan + Tunjangan Jabatan + Tunjangan Khusus + Tunjangan Kinerja

Baca Juga :  Cara Pinjam Uang di Bank Bunga Rendah & Aman 2026

Sebagai contoh, seorang Sersan Satu TNI AD yang sudah menikah dan memiliki 2 anak, bertugas di satuan tempur, dapat memperoleh total penghasilan sekitar Rp 6.000.000 hingga Rp 9.000.000 per bulan tergantung jabatan dan lokasi penugasan.

Sementara itu, seorang Mayor TNI AU dengan kualifikasi penerbang bisa menerima total penghasilan di atas Rp 20.000.000 per bulan jika menggabungkan semua komponen tunjangan yang melekat.

Kesimpulan

Gaji TNI terbaru 2026 mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit yang mengabdikan diri menjaga kedaulatan negara. Dengan mempertimbangkan gaji pokok, berbagai tunjangan, dan fasilitas non-tunai, profesi prajurit TNI menawarkan paket kompensasi yang cukup komprehensif dan kompetitif.

Bagi yang sedang mempertimbangkan karier di TNI, memahami struktur penghasilan ini penting sebelum mengambil keputusan. Selain itu, bagi keluarga prajurit aktif, informasi ini berguna untuk perencanaan keuangan keluarga yang lebih baik. Pantau terus informasi resmi dari Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI untuk update terbaru mengenai kebijakan penghasilan prajurit per 2026.