Beranda » Ekonomi » Harga Emas Melonjak – Rekor Tertinggi Dunia, Antam Ikut Naik

Harga Emas Melonjak – Rekor Tertinggi Dunia, Antam Ikut Naik

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa pada pertengahan 2026, dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global dan ekspektasi penurunan suku bunga. Kenaikan harga emas dunia ini berdampak langsung pada harga emas Antam dan Pegadaian di Indonesia, yang juga mengalami lonjakan signifikan. Apa penyebabnya? Bagaimana dampaknya bagi investor dan masyarakat umum?

Kenaikan harga emas ini menjadi perhatian utama bagi para pelaku pasar dan investor. Emas dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakstabilan ekonomi, sehingga permintaannya meningkat secara signifikan. Lonjakan harga ini juga memengaruhi daya beli masyarakat dan strategi investasi di Indonesia per 2026.

Faktor Pendorong Harga Emas Melonjak Terbaru 2026

Beberapa faktor utama mendorong harga emas melonjak ke level tertinggi per 2026:

  • Ketidakpastian Geopolitik: Konflik yang berkepanjangan di berbagai belahan dunia, termasuk ketegangan di Eropa Timur dan Timur Tengah, meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven.
  • Ekspektasi Penurunan Suku Bunga: Bank sentral utama dunia diperkirakan akan menurunkan suku bunga pada akhir 2026, membuat emas menjadi investasi yang lebih menarik dibandingkan obligasi.
  • Inflasi yang Tinggi: Meskipun inflasi global menunjukkan tanda-tanda melambat, tingkat inflasi masih relatif tinggi, mendorong investor untuk mencari perlindungan nilai melalui emas. Data terbaru menunjukkan inflasi di Amerika Serikat stabil di angka 3.5% pada kuartal kedua 2026.
  • Permintaan dari Bank Sentral: Bank sentral beberapa negara, terutama di Asia, terus meningkatkan cadangan emas mereka, semakin menekan pasokan dan mendorong harga naik.
Baca Juga :  Biaya Haji 2026 Turun? Simak Tips Nabung & Cara Daftar Tabungan Haji!

Dampak Lonjakan Harga Emas Dunia pada Harga Emas Antam

Kenaikan harga emas dunia memiliki dampak langsung pada harga emas Antam di Indonesia. Perusahaan Aneka Tambang Tbk (Antam) menyesuaikan harga jual dan buyback emas batangan mereka secara harian, mengikuti pergerakan harga emas global. Per 10 Juli 2026, harga emas batangan Antam mencapai rekor tertinggi, menembus angka Rp 3.168.000 per gram. Berikut rinciannya dalam tabel:

Berat Emas (Gram)Harga Jual (Rp)Harga Buyback (Rp)
0,5 gram1.639.0001.365.000
1 gram3.168.0002.730.000
2 gram6.270.0005.461.000
3 gram9.378.0008.192.000
5 gram15.593.00013.654.000
10 gram31.125.00027.308.000
25 gram77.674.00067.936.000
50 gram155.260.000135.873.000
100 gram310.434.000271.747.000

Data di atas menunjukkan perbandingan harga jual dan buyback emas Antam per 10 Juli 2026. Kenaikan harga ini tentu menjadi kabar baik bagi investor yang telah memiliki emas sebelumnya, namun juga menimbulkan tantangan bagi mereka yang ingin membeli emas saat ini.

Kenaikan Harga Emas di Pegadaian per Update 2026

Selain Antam, Pegadaian juga mengalami kenaikan harga emas. Pegadaian menawarkan berbagai produk emas, termasuk emas batangan, perhiasan, dan tabungan emas. Kenaikan harga emas melonjak berdampak pada semua produk tersebut. Harga tabungan emas Pegadaian, misalnya, juga mengalami peningkatan yang signifikan. Update 2026 menunjukkan bahwa harga emas di Pegadaian cenderung mengikuti tren harga emas Antam, dengan sedikit perbedaan karena biaya operasional dan margin keuntungan Pegadaian.

Strategi Investasi Emas di Tengah Harga yang Tinggi

Di tengah harga emas melonjak tinggi, investor perlu berhati-hati dan mempertimbangkan beberapa strategi investasi. Berikut beberapa tips yang bisa dipertimbangkan:

  1. Diversifikasi Portofolio: Jangan hanya berinvestasi pada emas. Sebarkan investasi Anda ke berbagai aset lain seperti saham, obligasi, atau properti untuk mengurangi risiko.
  2. Beli Secara Bertahap (Dollar-Cost Averaging): Alih-alih membeli seluruh investasi emas Anda sekaligus, belilah secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Strategi ini membantu mengurangi risiko membeli saat harga sedang tinggi-tingginya.
  3. Pertimbangkan Emas Digital: Emas digital adalah representasi digital dari emas fisik yang disimpan di brankas. Investasi pada emas digital bisa menjadi alternatif yang lebih mudah dan terjangkau.
  4. Pantau Kondisi Pasar: Selalu pantau perkembangan pasar emas dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Informasi ini akan membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih tepat.
Baca Juga :  Gaji Bank 2026: Bocoran Lowongan & Trik Negosiasi BCA, BRI, Mandiri, BNI

Prediksi Harga Emas di Masa Depan (2026 dan Selanjutnya)

Memprediksi harga emas di masa depan adalah tantangan tersendiri. Namun, beberapa analis memperkirakan bahwa harga emas dunia akan tetap tinggi hingga akhir 2026, bahkan berpotensi naik lebih lanjut jika ketidakpastian geopolitik dan inflasi tetap tinggi. Faktor-faktor seperti kebijakan moneter bank sentral dan pertumbuhan ekonomi global juga akan memengaruhi pergerakan harga emas. Pemerintah Indonesia sendiri, per 2026, masih terus berupaya menstabilkan perekonomian agar tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harga emas global.

Kesimpulan

Kenaikan harga emas melonjak ke rekor tertinggi menjadi fenomena menarik di tahun 2026. Faktor-faktor seperti ketidakpastian geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga, dan inflasi yang tinggi menjadi pendorong utama. Dampaknya terasa langsung pada harga emas Antam dan Pegadaian di Indonesia. Bagi investor, penting untuk berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi yang tepat. Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi emas di tengah kondisi pasar saat ini? Pelajari lebih lanjut dan konsultasikan dengan penasihat keuangan Anda untuk membuat keputusan yang tepat.