Kartu Lansia Jakarta 2026 kembali disalurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk bantuan sosial bagi warga lanjut usia. Program yang dikenal dengan singkatan KLJ ini memberikan uang tunai sebesar Rp300.000 per bulan langsung ke rekening Bank DKI penerima. Lantas, bagaimana cara daftar Kartu Lansia Jakarta terbaru 2026 agar bisa menerima bantuan setiap bulan?
Program Kartu Lansia Jakarta merupakan bagian dari skema Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) yang dikelola Dinas Sosial DKI Jakarta. Bantuan ini ditujukan khusus untuk warga berusia 60 tahun ke atas yang masuk kategori rentan secara sosial dan ekonomi. Faktanya, jumlah penerima KLJ terus meningkat setiap tahun — pada periode sebelumnya tercatat lebih dari 170 ribu lansia menerima manfaat program ini.
Selain itu, pencairan dana KLJ 2026 dilakukan secara non-tunai melalui rekening Bank DKI atas nama penerima. Skema ini menjamin transparansi dan meminimalkan risiko pemotongan dana oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Apa Itu Kartu Lansia Jakarta (KLJ)?
Kartu Lansia Jakarta adalah program bantuan sosial tunai dari Pemprov DKI Jakarta yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Program ini berbeda dengan PKH (Program Keluarga Harapan) yang merupakan program nasional dari Pemerintah Pusat.
Jadi, KLJ secara spesifik menargetkan warga lansia DKI Jakarta yang tidak lagi produktif secara ekonomi. Dana bantuan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan pokok seperti beras, lauk-pauk, obat-obatan, dan keperluan harian lainnya.
Berikut ringkasan informasi penting tentang KLJ 2026:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Program | Kartu Lansia Jakarta (KLJ) |
| Penyelenggara | Dinas Sosial DKI Jakarta |
| Usia Penerima | Minimal 60 tahun |
| Nominal Bantuan | Rp300.000 per bulan |
| Pencairan per Tahap | Rp900.000 (akumulasi 3 bulan) |
| Total per Tahun | Rp3.600.000 |
| Metode Pencairan | Non-tunai via rekening Bank DKI |
Perlu dicatat, pencairan di awal tahun biasanya dilakukan sekaligus untuk tiga bulan pertama (Januari–Maret), sehingga total yang masuk ke rekening mencapai Rp900.000 per tahap. Selanjutnya, penyaluran kembali dilakukan secara bulanan.
Manfaat Kartu Lansia Jakarta 2026
Mengapa program KLJ ini begitu penting bagi warga lanjut usia di Jakarta? Ternyata, bantuan ini tidak sekadar memberikan uang tunai. Berikut beberapa manfaat utama yang bisa dirasakan:
- Bantuan tunai rutin setiap bulan — Dana Rp300.000 bisa digunakan untuk kebutuhan pokok seperti beras, lauk-pauk, dan kebutuhan dapur harian.
- Membantu biaya kesehatan — Banyak lansia menggunakan dana KLJ untuk membeli obat rutin, vitamin, atau kebutuhan medis ringan yang tidak selalu di-cover layanan kesehatan gratis.
- Mengurangi ketergantungan finansial — Secara psikologis, bantuan ini membantu menjaga rasa mandiri dan harga diri para lansia.
- Akses bantuan yang transparan — Karena disalurkan melalui rekening bank atas nama penerima, risiko pemotongan atau penyalahgunaan dana sangat minim.
Bahkan, dana yang tidak ditarik dalam satu bulan tidak akan hangus. Namun, tetap disarankan untuk menggunakan bantuan tersebut sesuai kebutuhan agar manfaatnya optimal.
Syarat Daftar Kartu Lansia Jakarta 2026
Tidak semua lansia otomatis menerima bantuan KLJ. Ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2022 yang masih menjadi acuan per 2026. Berikut syarat lengkapnya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP DKI Jakarta yang masih aktif
- Berdomisili di wilayah DKI Jakarta
- Berusia minimal 60 tahun
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Tidak memiliki penghasilan tetap
- Termasuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin
- Tidak sedang menerima bantuan sosial lain dari APBN
- Tidak memiliki kendaraan roda empat atau aset bernilai tinggi
Nah, jika satu saja syarat di atas tidak terpenuhi, pengajuan bisa tertolak saat proses verifikasi. Oleh karena itu, pastikan seluruh dokumen dan data kependudukan sudah lengkap dan sesuai sebelum mengajukan pendaftaran.
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2026 Secara Online
Perlu dipahami bahwa tidak ada pendaftaran khusus untuk KLJ. Penentuan penerima dilakukan secara top-down berdasarkan data DTKS yang sudah diverifikasi. Jadi, pintu masuk utama agar lansia berpeluang menerima KLJ 2026 adalah melalui pendaftaran DTKS.
Berikut langkah-langkah pendaftaran online melalui aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.
- Pastikan koneksi internet stabil sebelum memulai proses pendaftaran.
- Siapkan NIK KTP dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
- Buka aplikasi, lalu pilih menu Registrasi.
- Isi seluruh data diri sesuai dokumen kependudukan.
- Setelah berhasil login, masuk ke menu Daftar Usulan.
- Ajukan pendaftaran ke DTKS dengan mengisi formulir indikator kemiskinan.
- Kirim formulir dan simpan bukti pendaftaran.
- Tunggu proses verifikasi dan validasi oleh petugas kelurahan serta Dinas Sosial.
Selain melalui aplikasi, pendaftaran juga bisa dilakukan lewat situs resmi dtks.jakarta.go.id saat periode pendaftaran dibuka. Proses verifikasi memerlukan waktu beberapa minggu, tergantung antrean dan kelengkapan data.
Pendaftaran Offline di Kantor Kelurahan
Bagi lansia yang tidak memiliki akses internet atau HP Android, pendaftaran bisa dilakukan secara langsung. Berikut caranya:
- Siapkan fotokopi KTP dan KK serta surat pengantar dari RT/RW.
- Datang ke kantor kelurahan sesuai domisili.
- Petugas kelurahan akan menginput berkas ke sistem SIKS-NG.
- Dokumen akan melalui tahap verifikasi awal.
- Simpan tanda terima pendaftaran sebagai bukti.
Pendaftaran offline sangat membantu, terutama bagi lansia yang memerlukan bantuan dari anggota keluarga atau perangkat RT/RW setempat.
Cara Cek Status Penerima KLJ 2026
Setelah mendaftar, tentu perlu mengecek apakah pengajuan sudah disetujui atau belum. Berikut beberapa cara untuk mengecek status penerima Kartu Lansia Jakarta 2026:
1. Melalui Situs Siladu Jakarta
- Buka browser, lalu kunjungi siladu.jakarta.go.id.
- Masukkan NIK KTP lansia pada kolom pencarian.
- Pilih jenis bantuan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
- Klik tombol Cari.
- Sistem akan menampilkan status kepesertaan secara lengkap.
2. Melalui Aplikasi JAKI
Pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) pada menu Bantuan Sosial. Cukup masukkan NIK dan sistem akan menampilkan informasi terkait status kepesertaan.
3. Datang ke Bank DKI
Selain secara online, informasi pencairan juga bisa diperoleh dengan mendatangi kantor Bank DKI terdekat. Petugas bank akan membantu mengecek saldo dan status rekening bantuan.
Alasan Lansia Tidak Menerima Bantuan KLJ
Tidak sedikit warga yang merasa sudah memenuhi syarat, namun ternyata tidak masuk daftar penerima. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut antara lain:
- Data kependudukan tidak sinkron dengan Dukcapil
- Belum terdaftar di DTKS atau data belum diperbarui
- Penerima sudah pindah domisili ke luar DKI Jakarta
- Sedang menerima bantuan sosial lain dari APBN
- Memiliki aset atau kondisi ekonomi di atas ketentuan
- Penerima tinggal di panti sosial
- Penerima tercatat telah meninggal dunia
Nah, jika merasa berhak namun belum menerima bantuan, segera laporkan ke kantor kelurahan atau hubungi Dinas Sosial DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi @dinsosdkijakarta untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Cara Menggunakan Dana KLJ Setelah Cair
Setelah resmi terdaftar sebagai penerima, lansia akan memiliki rekening Bank DKI. Dana bantuan KLJ bisa digunakan dengan beberapa cara:
- Penarikan tunai melalui ATM Bank DKI
- Transaksi non-tunai di merchant yang bekerja sama dengan Bank DKI
- Pembelian kebutuhan pokok tanpa kewajiban pelaporan penggunaan dana
Perlu diketahui, jadwal pencairan KLJ biasanya dilakukan mulai pertengahan hingga akhir bulan. Penerima disarankan untuk rutin memantau saldo rekening agar tidak ketinggalan informasi pencairan.
Kesimpulan
Kartu Lansia Jakarta 2026 merupakan program bantuan sosial yang sangat bermanfaat bagi warga lanjut usia di DKI Jakarta. Dengan nominal Rp300.000 per bulan, bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan dasar para lansia yang sudah tidak lagi produktif secara ekonomi.
Proses pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos maupun offline di kantor kelurahan. Pastikan seluruh data kependudukan lengkap dan terdaftar di DTKS agar peluang menerima bantuan tetap terbuka. Segera cek status kepesertaan melalui siladu.jakarta.go.id atau aplikasi JAKI untuk mengetahui informasi terbaru pencairan KLJ 2026.