Beranda » Ekonomi » KPR Rumah Second: Syarat dan Cara Pengajuan 2026

KPR Rumah Second: Syarat dan Cara Pengajuan 2026

KPR rumah second menjadi pilihan cerdas bagi banyak orang yang ingin memiliki hunian dengan harga lebih terjangkau. Di tahun 2026, proses pengajuan KPR untuk rumah bekas semakin diminati karena harga properti baru terus melonjak. Namun, ada sejumlah syarat penting dan hal krusial yang wajib dicek sebelum mengajukan pembiayaan ini ke bank.

Berbeda dengan KPR rumah baru, pengajuan KPR untuk rumah second memiliki tahapan dan risiko tersendiri. Tidak sedikit calon pembeli yang gagal di tengah proses hanya karena kurang memahami prosedurnya. Nah, panduan lengkap ini hadir untuk membantu memahami setiap langkahnya secara detail.

Apa Itu KPR Rumah Second dan Kenapa Diminati?

KPR rumah second adalah fasilitas kredit pemilikan rumah yang digunakan untuk membeli properti bekas atau yang sudah pernah dihuni sebelumnya. Bank menyediakan fasilitas ini dengan tenor dan bunga yang kompetitif, bahkan beberapa bank menawarkan bunga flat di tahun-tahun awal cicilan.

Alasan utama mengapa KPR rumah second diminati pada 2026 antara lain:

  • Harga lebih terjangkau dibanding rumah baru di lokasi yang sama
  • Lokasi strategis karena umumnya berada di kawasan yang sudah berkembang
  • Infrastruktur lingkungan sudah tersedia (jalan, listrik, air bersih)
  • Bisa langsung ditempati tanpa menunggu proses pembangunan
  • Nilai investasi cenderung stabil di area matang
Baca Juga :  KPR Gaji Kecil: Tips Ampuh Dapat Approval Bank 2026

Selain itu, program subsidi pemerintah untuk KPR 2026 juga mencakup rumah second dalam kategori tertentu, sehingga peluang mendapatkan bunga rendah semakin terbuka lebar.

Syarat Pengajuan KPR Rumah Second Terbaru 2026

Sebelum mengajukan KPR rumah second, ada dua kelompok syarat yang perlu dipenuhi: syarat dari sisi pemohon dan syarat dari sisi properti yang akan dibeli.

Syarat dari Sisi Pemohon

Bank umumnya menetapkan kriteria berikut untuk calon debitur per 2026:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usia maksimal saat kredit lunas: 55 tahun (karyawan) atau 65 tahun (wiraswasta/profesional)
  • Memiliki penghasilan tetap atau penghasilan yang dapat dibuktikan
  • Rasio cicilan terhadap penghasilan (DTI) tidak melebihi 35-40%
  • Rekam jejak kredit (BI Checking/SLIK OJK) berstatus lancar atau kolektibilitas 1

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Berikut dokumen lengkap yang umumnya diminta bank untuk pengajuan KPR rumah second update 2026:

Jenis DokumenKaryawanWiraswasta / Profesional
Identitas DiriKTP, KK, Akta Nikah/CeraiKTP, KK, Akta Nikah/Cerai
Bukti PenghasilanSlip gaji 3 bulan terakhir, Surat Keterangan KerjaLaporan keuangan, SIUP, TDP, NPWP
Rekening BankRekening koran 3 bulan terakhirRekening koran 6 bulan terakhir
Dokumen PropertiSHM/SHGB, IMB, PBB terakhir, AJB, Sertifikat asli

Pastikan semua dokumen dalam kondisi lengkap dan tidak kadaluarsa sebelum menyerahkannya ke bank. Dokumen yang tidak lengkap akan memperlambat proses verifikasi secara signifikan.

Hal Penting yang Harus Dicek Sebelum Beli Rumah Second dengan KPR

Inilah bagian yang sering diabaikan calon pembeli. Sebelum menandatangani apapun, ada beberapa aspek kritis yang wajib diperiksa agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Cek Legalitas dan Kelengkapan Sertifikat

Legalitas adalah hal pertama dan terpenting dalam transaksi KPR rumah second. Pastikan sertifikat yang dimiliki penjual adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) atau minimal SHGB yang masih berlaku. Cek keaslian sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk menghindari risiko pemalsuan dokumen.

Baca Juga :  Insurtech OJK 2026: Daftar Lengkap & Tips Anti Asuransi Bodong!

2. Periksa Status Sengketa Properti

Tanyakan langsung kepada penjual dan tetangga sekitar apakah properti tersebut pernah atau sedang dalam sengketa. Bank pun akan melakukan pengecekan ini, namun lebih baik mengetahuinya lebih awal agar tidak membuang waktu dan biaya.

3. Cek Kondisi Fisik Bangunan Secara Menyeluruh

Jangan hanya menilai tampilan luar rumah. Beberapa poin fisik yang wajib dicek meliputi:

  • Kondisi atap, plafon, dan tembok (retak atau rembes?)
  • Instalasi listrik (daya terpasang dan kondisi kabel)
  • Saluran air bersih dan drainase
  • Kondisi pondasi dan lantai
  • Apakah ada tanda-tanda kebocoran atau rayap

4. Pastikan IMB dan PBB Beres

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau yang kini dikenal sebagai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) wajib ada. Selain itu, pastikan tunggakan PBB sudah dilunasi oleh penjual sebelum proses akad kredit dilakukan.

5. Estimasi Nilai Appraisal Bank

Bank tidak akan mencairkan KPR sesuai harga yang disepakati antara pembeli dan penjual. Bank akan menghitung berdasarkan nilai appraisal dari tim penilai internal. Jika nilai appraisal lebih rendah dari harga jual, calon pembeli harus menyiapkan dana tambahan untuk menutupi selisihnya.

Cara Pengajuan KPR Rumah Second Langkah demi Langkah

Proses pengajuan KPR rumah second di bank pada dasarnya mengikuti alur berikut:

  1. Pilih bank dan simulasikan cicilan — Bandingkan suku bunga, biaya provisi, dan tenor dari beberapa bank terlebih dahulu menggunakan kalkulator KPR online.
  2. Siapkan semua dokumen — Lengkapi berkas dari sisi pribadi maupun dokumen properti yang akan dibeli.
  3. Ajukan permohonan ke bank — Kunjungi cabang atau ajukan secara online melalui portal resmi bank yang dipilih.
  4. Proses verifikasi dan appraisal — Bank akan memverifikasi dokumen, mengecek riwayat kredit (SLIK OJK), dan melakukan penilaian properti. Proses ini biasanya memakan waktu 7–14 hari kerja.
  5. Terima Surat Penegasan Persetujuan Kredit (SP3K) — Jika disetujui, bank akan mengeluarkan SP3K yang berisi detail plafon, tenor, dan bunga.
  6. Proses akad kredit dan penandatanganan — Dilakukan di hadapan notaris bersama penjual, pembeli, dan pihak bank.
  7. Pencairan dana — Bank mencairkan dana langsung ke rekening penjual setelah akad selesai.
Baca Juga :  Rekomendasi Asuransi Jiwa 2026: Pilihan Terbaik Kepala Keluarga

Biaya-Biaya yang Perlu Diperhitungkan dalam KPR Rumah Second

Banyak calon pembeli hanya mempersiapkan uang muka, padahal ada sejumlah biaya lain yang menyertai proses KPR. Berikut rinciannya:

Jenis BiayaEstimasi BesaranKeterangan
Uang Muka (DP)Minimal 10–20%Tergantung kebijakan LTV bank 2026
Biaya Provisi0.5–1% dari plafonDibayar sekali saat akad
Biaya Notaris & PPAT1–2% dari harga propertiAJB, BPHTB, balik nama sertifikat
BPHTB5% dari NJOP setelah dikurangi NJOPTKPDitanggung pembeli
Biaya AppraisalRp 300.000–Rp 1.000.000Dilakukan oleh tim penilai bank
Asuransi Jiwa & KebakaranWajib, bervariasi per tahunSyarat wajib dari bank

Secara total, siapkan dana tambahan sekitar 5–10% dari harga properti di luar uang muka untuk menutup seluruh biaya-biaya di atas.

Tips Agar Pengajuan KPR Rumah Second Cepat Disetujui

Berikut beberapa strategi yang bisa meningkatkan peluang persetujuan KPR secara signifikan:

  • Jaga skor kredit — Lunasi semua cicilan berjalan sebelum mengajukan KPR dan pastikan SLIK OJK bersih.
  • Ajukan sesuai kemampuan bayar — Pastikan total cicilan per bulan tidak melebihi 35% dari penghasilan bersih.
  • Pilih properti dengan legalitas lengkap — Bank lebih mudah menyetujui properti dengan dokumen yang clean and clear.
  • Siapkan DP lebih besar — Semakin besar DP, semakin kecil risiko bank sehingga peluang disetujui lebih tinggi.
  • Pilih bank yang sudah dikenal rekam jejaknya — Gunakan bank yang sudah memiliki portofolio KPR rumah second yang banyak.

Kesimpulan

Pengajuan KPR rumah second di tahun 2026 bukan hal yang rumit, asalkan semua persiapan dilakukan dengan matang. Mulai dari melengkapi dokumen, memeriksa legalitas properti, memahami biaya-biaya yang muncul, hingga menjaga rekam jejak kredit — semuanya adalah kunci keberhasilan proses ini.

Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Lakukan riset mendalam, bandingkan penawaran dari beberapa bank, dan pastikan kondisi fisik serta legal properti sudah benar-benar teverifikasi. Dengan langkah yang tepat, impian memiliki rumah sendiri melalui KPR rumah second bisa terwujud lebih cepat dari yang dibayangkan.