Beranda » Ekonomi » Kredit Motor Listrik 2026: Cicilan Murah Mulai Rp250 Ribuan

Kredit Motor Listrik 2026: Cicilan Murah Mulai Rp250 Ribuan

Kredit motor listrik 2026 kini semakin diminati seiring dengan berbagai program cicilan murah dan subsidi yang masih tersedia. Di tengah tren kendaraan ramah lingkungan yang terus meningkat, pemerintah Indonesia dan sejumlah pabrikan menawarkan skema pembiayaan ringan untuk motor listrik roda dua. Bahkan, beberapa model populer seperti Polytron Fox-R, Volta 401, hingga Smoot Zuzu bisa dicicil dengan angsuran mulai dari Rp250 ribuan per bulan. Lantas, bagaimana cara mendapatkan kredit motor listrik termurah di tahun 2026?

Pertanyaan tersebut menjadi sangat relevan mengingat dinamika kebijakan subsidi yang berubah cukup signifikan pada 2026. Subsidi pembelian motor listrik baru senilai Rp7 juta dari Kementerian Perindustrian resmi dihentikan. Namun, program konversi motor BBM ke motor listrik dari Kementerian ESDM senilai Rp10 juta per unit masih berpotensi berlanjut. Selain itu, beberapa pabrikan memberikan subsidi mandiri yang membuat cicilan tetap terjangkau.

Kredit Motor Listrik 2026: Skema Cicilan Terbaru yang Perlu Diketahui

Membeli motor listrik secara kredit pada 2026 menjadi pilihan paling populer bagi masyarakat. Berbagai lembaga pembiayaan seperti Adira Finance, Mandiri Utama Finance (MUF), dan WOM Finance telah bekerja sama dengan produsen motor listrik lokal.

Secara umum, skema kredit motor listrik menawarkan fleksibilitas yang cukup luas. Tenor pembiayaan berkisar antara 12 hingga 36 bulan, dengan uang muka (DP) mulai dari 10% hingga 30% dari harga kendaraan setelah subsidi.

Faktanya, cicilan motor listrik saat ini bisa lebih murah dibandingkan cicilan motor bensin konvensional. Hal ini terjadi karena harga motor listrik entry-level setelah subsidi jauh lebih rendah, sehingga pokok pinjaman yang dicicil pun lebih kecil.

Baca Juga :  Pinjaman Online Bunga Rendah 2026: Resmi OJK & Cepat Cair

Simulasi Cicilan Motor Listrik Populer per 2026

Berikut simulasi cicilan beberapa model motor listrik terlaris berdasarkan skema pembiayaan terbaru 2026. Data ini menggunakan asumsi harga setelah subsidi pabrikan dan tenor standar dari lembaga pembiayaan.

Model MotorHarga Setelah SubsidiDPTenorCicilan/Bulan
Selis E-Max SLA±Rp5,3 jutaRp1,5 juta18 bulan±Rp250 ribu
Volta 401±Rp9,9 jutaRp3 juta36 bulan±Rp250 ribu
Smoot Zuzu±Rp12,9 jutaRp5,5 juta36 bulan±Rp266 ribu
Polytron Fox-R±Rp13,5 jutaRp5,1 juta36 bulan±Rp350 ribu
Gesits Raya G±Rp17 jutaRp5 juta36 bulan±Rp420 ribu
Polytron Fox 500±Rp31 jutaRp6,1 juta36 bulan±Rp481 ribu

Catatan: Simulasi di atas bersifat estimasi berdasarkan data dari berbagai dealer dan lembaga pembiayaan per Februari 2026. Angka cicilan aktual dapat berbeda tergantung kebijakan leasing, lokasi dealer, dan profil kredit pembeli.

Nasib Subsidi Motor Listrik di Tahun 2026

Salah satu faktor penentu murahnya cicilan motor listrik adalah ketersediaan subsidi. Namun, kebijakan subsidi pada 2026 mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Subsidi Kemenperin Rp7 Juta: Resmi Dihentikan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara resmi mengumumkan penghentian subsidi pembelian motor listrik baru pada 2026. Sebelumnya, program ini memberikan potongan langsung sebesar Rp7 juta per unit untuk motor listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional. Ternyata, pemerintah memilih mengalokasikan anggaran untuk sektor lain yang dianggap memberikan dampak ekonomi lebih besar.

Subsidi Konversi ESDM Rp10 Juta: Masih Berpotensi Berlanjut

Kabar baiknya, program konversi motor BBM ke motor listrik dari Kementerian ESDM masih membuka peluang. Program ini dikelola Direktorat Jenderal EBTKE dan telah berhasil mengonversi 2.250 unit kendaraan sejak 2023.

Nilai subsidi konversi mencapai Rp10 juta per unit, lebih besar dibandingkan subsidi pembelian unit baru. Biaya pengerjaan konversi di bengkel resmi ditetapkan maksimal Rp17 juta, sehingga penerima hanya membayar selisihnya.

Subsidi Mandiri dari Pabrikan

Selain itu, beberapa pabrikan seperti Polytron memberikan subsidi mandiri hingga Rp7 juta tanpa syarat ribet. Program ini tidak bergantung pada kebijakan pemerintah dan bisa langsung dimanfaatkan saat pembelian di dealer resmi.

Baca Juga :  Asuransi Mobil All Risk vs TLO: Panduan Lengkap 2026

Syarat Pengajuan Kredit Motor Listrik Terbaru 2026

Mengajukan kredit motor listrik tidak jauh berbeda dengan kredit motor konvensional. Berikut persyaratan umum yang biasanya diminta oleh lembaga pembiayaan:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP aktif
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun
  • Memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan
  • Fotokopi KTP pemohon (dan pasangan jika sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan
  • Rekening koran 3 bulan terakhir (untuk wiraswasta)
  • Bukti tempat tinggal seperti rekening listrik atau PBB

Proses pengajuan biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja. Beberapa lembaga pembiayaan bahkan menawarkan approval dalam hitungan jam melalui aplikasi digital.

Perbandingan Biaya Operasional: Motor Listrik vs Motor Bensin

Selain cicilan yang murah, biaya operasional motor listrik jauh lebih hemat dibandingkan motor bensin. Perbandingan ini penting untuk memahami total pengeluaran jangka panjang.

Komponen BiayaMotor ListrikMotor Bensin 110cc
Biaya energi/bulan±Rp30.000 (listrik)±Rp150.000 (bensin)
Servis rutin/tahun±Rp200.000±Rp800.000
Pajak tahunanBebas/sangat rendah±Rp200.000–Rp350.000
Total penghematan/tahun±Rp2 juta–Rp3 juta lebih hemat dengan motor listrik

Jadi, meskipun harga beli motor listrik mungkin sedikit lebih tinggi, penghematan biaya operasional dalam 2–3 tahun sudah bisa menutup selisih harga tersebut.

Tips Mendapatkan Cicilan Motor Listrik Termurah di 2026

Mendapatkan cicilan paling ringan membutuhkan strategi yang tepat. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Manfaatkan subsidi pabrikan. Meskipun subsidi pemerintah dihentikan, beberapa merek seperti Polytron masih memberikan potongan langsung hingga Rp7 juta.
  2. Pilih tenor panjang (36 bulan). Tenor lebih panjang membuat angsuran bulanan lebih ringan, meskipun total bunga yang dibayar sedikit lebih besar.
  3. Siapkan DP lebih besar. Semakin besar uang muka, semakin kecil pokok pinjaman dan cicilan bulanan.
  4. Bandingkan penawaran dari beberapa leasing. Setiap lembaga pembiayaan menawarkan bunga dan syarat berbeda. Jangan langsung mengambil penawaran pertama.
  5. Cek promo pameran otomotif. Event seperti IIMS dan GIIAS biasanya menawarkan paket kredit spesial dengan DP ringan dan bunga rendah.
  6. Pertimbangkan program konversi ESDM. Jika sudah memiliki motor BBM, konversi ke motor listrik dengan subsidi Rp10 juta bisa jadi opsi lebih hemat daripada membeli unit baru.
Baca Juga :  UMK 2026 Bikin Pusing? Ini Cara Ajukan Penangguhan yang Disetujui!

Daftar Motor Listrik dengan Cicilan di Bawah Rp500 Ribu per Bulan

Bagi yang mencari opsi paling ekonomis, berikut daftar motor listrik yang bisa dicicil di bawah Rp500 ribu per bulan pada 2026:

  • Selis E-Max SLA — cicilan mulai Rp250 ribu/bulan, cocok untuk mobilitas harian jarak dekat
  • Volta 401 — cicilan mulai Rp250 ribu/bulan, jarak tempuh hingga 60 km per charge
  • Smoot Zuzu — cicilan mulai Rp266 ribu/bulan, fitur swap baterai tanpa perlu charging lama
  • Greentech Unity — harga setelah subsidi mulai Rp5,3 juta, termasuk yang paling terjangkau
  • Polytron Fox-R — cicilan mulai Rp350 ribu/bulan, performa dan desain modern
  • Viar New Q1 — cicilan mulai Rp300 ribu/bulan, sudah terbukti populer di pasar Indonesia
  • Gesits Raya G — cicilan mulai Rp420 ribu/bulan, jarak tempuh paling jauh di kelasnya

Semua model di atas memiliki TKDN di atas 40% dan tersedia di dealer resmi di berbagai kota besar Indonesia.

Langkah-Langkah Mengajukan Kredit Motor Listrik Secara Online

Proses pengajuan kredit motor listrik di 2026 sudah semakin mudah berkat digitalisasi. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

  1. Pilih model motor listrik yang diinginkan melalui situs resmi dealer atau marketplace otomotif.
  2. Gunakan fitur simulasi kredit untuk menghitung estimasi DP dan cicilan bulanan.
  3. Pilih lembaga pembiayaan yang menawarkan bunga dan tenor paling sesuai.
  4. Isi formulir pengajuan kredit secara online dan unggah dokumen persyaratan.
  5. Tunggu proses verifikasi dan approval, biasanya 1–3 hari kerja.
  6. Setelah disetujui, lakukan pembayaran DP dan tanda tangan kontrak.
  7. Motor listrik siap diantar ke rumah atau diambil di dealer.

Bahkan, beberapa platform seperti Adira MetaLink dan MUF Online Auto Show menawarkan pengajuan kredit motor listrik yang bisa diselesaikan hanya dari smartphone.

Kesimpulan

Kredit motor listrik 2026 tetap menjadi pilihan menarik meskipun subsidi pemerintah mengalami perubahan kebijakan. Dengan cicilan mulai dari Rp250 ribuan per bulan, biaya operasional yang jauh lebih hemat, serta berbagai pilihan model dari pabrikan lokal, memiliki motor listrik bukan lagi hal yang memberatkan kantong.

Kunci utamanya adalah membandingkan penawaran dari berbagai lembaga pembiayaan, memanfaatkan subsidi atau promo yang masih tersedia, dan memilih model sesuai kebutuhan harian. Jangan lupa untuk mengecek langsung ke dealer resmi terdekat atau menggunakan fitur simulasi kredit online sebelum memutuskan. Tahun 2026 bisa jadi momentum terbaik untuk beralih ke motor listrik — lebih hemat, lebih bersih, dan lebih cerdas secara finansial.