Beranda » Nasional » Penerima Bansos Beras 10 Kg 2026, Cek Nama di Kantor Desa

Penerima Bansos Beras 10 Kg 2026, Cek Nama di Kantor Desa

Penerima bansos beras 2026 kini bisa dicek langsung di kantor desa masing-masing. Pemerintah melalui Kementerian Sosial resmi menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kg per bulan kepada jutaan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya negara menekan beban ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga pangan sepanjang tahun 2026.

Nah, bagi masyarakat yang merasa berhak mendapatkan bantuan ini, langkah pertama adalah mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum. Proses pengecekan bisa dilakukan secara offline di kantor desa maupun online melalui situs resmi Kemensos. Berikut penjelasan lengkap mengenai daftar penerima, syarat, cara cek, hingga jadwal penyalurannya.

Apa Itu Program Bansos Beras 10 Kg 2026?

Program bansos beras 10 kg merupakan kebijakan lanjutan dari pemerintah untuk membantu keluarga prasejahtera. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras medium berkualitas setiap bulan tanpa dipungut biaya.

Pada tahun 2026, program ini mengalami beberapa perubahan signifikan. Salah satunya adalah pemutakhiran data penerima yang lebih ketat. Kementerian Sosial bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) serta pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Selain itu, penyaluran beras tahun 2026 dilakukan melalui Perum Bulog sebagai mitra distribusi utama. Mekanisme ini dinilai lebih efisien dibandingkan skema sebelumnya karena mengurangi potensi penyimpangan di lapangan.

Daftar Penerima Bansos Beras 2026 Berdasarkan Kriteria Terbaru

Tidak semua warga otomatis menerima bantuan ini. Pemerintah menetapkan kriteria spesifik berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terbaru 2026. Berikut kelompok masyarakat yang berhak menjadi penerima bansos beras 2026:

  • Keluarga yang terdaftar dalam DTKS Kemensos per Januari 2026
  • Keluarga dengan status desil 1 dan desil 2 (kelompok paling rentan)
  • Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif
  • Rumah tangga dengan penghasilan di bawah garis kemiskinan per daerah
  • Lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan ibu hamil dari keluarga kurang mampu
  • Keluarga yang tidak menerima bantuan pangan sejenis dari program lain
Baca Juga :  Bansos Presiden 2026: Cara Cek Status & Program yang Cair November Ini!

Faktanya, banyak warga yang sebenarnya memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar. Oleh karena itu, pemerintah membuka periode pemutakhiran data di awal tahun 2026 agar masyarakat bisa mengajukan diri melalui musyawarah desa.

Cara Cek Nama Penerima Bansos Beras di Kantor Desa

Cara paling mudah dan cepat untuk mengetahui status penerima adalah dengan datang langsung ke kantor desa atau kelurahan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Datang ke kantor desa atau kelurahan setempat pada jam kerja (Senin–Jumat, pukul 08.00–15.00)
  2. Bawa dokumen pendukung berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli
  3. Temui petugas bagian kesejahteraan sosial atau operator DTKS desa
  4. Minta petugas untuk mengecek nama di daftar penerima bansos beras 2026
  5. Petugas akan mencocokkan data NIK dengan database DTKS terbaru
  6. Jika terdaftar, catat jadwal dan lokasi pengambilan beras
  7. Jika belum terdaftar, ajukan permohonan melalui musyawarah desa terdekat

Jadi, tidak perlu khawatir soal prosedur yang rumit. Cukup bawa identitas diri dan datang ke kantor desa untuk mendapatkan informasi lengkap.

Cara Cek Penerima Bansos Beras 2026 Secara Online

Selain datang ke kantor desa, pengecekan juga bisa dilakukan secara online. Namun, metode ini memerlukan akses internet dan data NIK yang valid. Berikut caranya:

Melalui Website Cek Bansos Kemensos

  1. Buka browser dan akses situs cekbansos.kemensos.go.id
  2. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  4. Klik tombol “Cari Data”
  5. Sistem akan menampilkan status apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima

Melalui Aplikasi Cek Bansos di Smartphone

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store
  2. Registrasi menggunakan nomor KTP dan nomor handphone aktif
  3. Login dan pilih menu “Cek Penerima Bansos”
  4. Masukkan data yang diminta
  5. Hasil pengecekan akan muncul di layar
Baca Juga :  Cara Cek Bansos BPNT Lewat HP: Panduan Resmi Lengkap 2026

Ternyata, banyak warga yang belum mengetahui bahwa pengecekan online ini tersedia gratis. Dengan memanfaatkan teknologi, proses verifikasi menjadi jauh lebih praktis tanpa harus antre di kantor desa.

Jadwal Penyaluran Bansos Beras 10 Kg Tahun 2026

Penyaluran bansos beras 2026 dilaksanakan secara bertahap setiap bulan. Berikut tabel jadwal penyaluran per semester berdasarkan rencana distribusi Perum Bulog dan Kemensos:

PeriodeBulan PenyaluranVolume per KPMStatus
Tahap 1Januari – Maret 202610 kg/bulanDisalurkan
Tahap 2April – Juni 202610 kg/bulanTerjadwal
Tahap 3Juli – September 202610 kg/bulanTerjadwal
Tahap 4Oktober – Desember 202610 kg/bulanMenunggu evaluasi

Jadwal penyaluran di setiap daerah bisa berbeda tergantung kesiapan logistik Bulog setempat. Untuk memastikan tanggal pasti pengambilan, penerima disarankan menghubungi kantor desa atau RT/RW masing-masing.

Dokumen yang Harus Disiapkan Saat Pengambilan Beras

Agar proses pengambilan berjalan lancar, setiap penerima bansos beras 2026 wajib menyiapkan dokumen berikut saat datang ke titik distribusi:

  • KTP asli sesuai nama yang terdaftar di DTKS
  • Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti domisili
  • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) jika memiliki
  • Surat keterangan dari RT/RW setempat (beberapa daerah mensyaratkan)
  • Buku catatan penerimaan bansos (jika sudah pernah menerima sebelumnya)

Bahkan, di beberapa wilayah, petugas Bulog juga melakukan verifikasi biometrik menggunakan sidik jari. Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dan memastikan beras diterima oleh orang yang benar-benar berhak.

Apa yang Dilakukan Jika Nama Tidak Terdaftar?

Bagaimana jika setelah dicek ternyata nama belum masuk daftar penerima? Tenang, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh:

  1. Laporkan ke RT/RW — sampaikan kondisi ekonomi keluarga agar diusulkan dalam musyawarah desa
  2. Ajukan melalui musdes — desa memiliki kuota untuk mengusulkan warga baru ke DTKS melalui musyawarah desa/kelurahan
  3. Daftar di Aplikasi SIKS-NG — petugas desa bisa memasukkan data warga baru ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation
  4. Hubungi Dinas Sosial — jika merasa memenuhi kriteria, pengaduan bisa disampaikan ke Dinas Sosial kabupaten/kota
  5. Lapor melalui SP4N LAPOR — gunakan kanal pengaduan nasional di lapor.go.id untuk menyampaikan aspirasi
Baca Juga :  Cek Bansos 2026: NIK Terdaftar? Cara Mudah Pantau Status!

Proses pemutakhiran data biasanya membutuhkan waktu 1–3 bulan. Namun, semakin cepat melapor, semakin besar peluang untuk masuk dalam daftar penyaluran periode berikutnya.

Syarat Kelayakan Penerima Bansos Beras Update 2026

Pemerintah memperketat syarat kelayakan penerima bansos beras per 2026. Berikut ringkasan kriteria terbaru yang menjadi acuan Kemensos:

KriteriaKeterangan
Status ekonomiDesil 1–2 (kelompok 20% termiskin)
PenghasilanDi bawah garis kemiskinan daerah masing-masing
Kepemilikan asetTidak memiliki aset produktif bernilai tinggi
Tempat tinggalLuas lantai <8 m² per kapita atau kondisi tidak layak huni
PendidikanKepala keluarga berpendidikan maksimal SD/sederajat
Terdaftar di DTKSWajib tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial 2026

Perlu dicatat bahwa warga yang sudah menerima Program Keluarga Harapan (PKH) tetap berhak menerima bansos beras. Kedua program ini bisa berjalan bersamaan karena memiliki skema berbeda.

Tips Agar Proses Pengambilan Bansos Beras Berjalan Lancar

Supaya tidak terjadi kendala saat penyaluran, berikut beberapa tips praktis yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan data NIK dan KK masih aktif serta sesuai dengan database Dukcapil
  • Datang ke titik distribusi sesuai jadwal yang diinformasikan petugas desa
  • Bawa tas atau wadah sendiri untuk membawa beras agar lebih praktis
  • Jika berhalangan hadir, buat surat kuasa kepada anggota keluarga yang terdaftar dalam KK
  • Simpan bukti penerimaan sebagai dokumentasi jika diperlukan di kemudian hari
  • Laporkan segera jika menemukan indikasi pungutan liar saat penyaluran

Selain itu, sangat disarankan untuk rutin mengecek informasi terbaru melalui website resmi Kemensos atau media sosial pemerintah daerah. Kebijakan penyaluran bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi anggaran dan evaluasi program.

Kesimpulan

Program penerima bansos beras 2026 merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat kurang mampu. Dengan penyaluran 10 kg beras per bulan, diharapkan beban pengeluaran pangan keluarga prasejahtera bisa berkurang secara signifikan.

Langkah paling penting adalah segera mengecek nama di kantor desa atau melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Jika nama belum terdaftar padahal merasa memenuhi syarat, segera laporkan ke RT/RW atau Dinas Sosial setempat agar bisa diusulkan dalam pemutakhiran DTKS berikutnya. Jangan sampai bantuan yang seharusnya diterima justru terlewatkan hanya karena data belum terverifikasi.