Punya rekening PKH di BRI tapi pengen pindah ke BNI atau Mandiri biar lebih gampang akses ATM? Pertanyaan ini sering banget muncul di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Wajar sih, kadang kita pengen yang lebih praktis dan sesuai kebutuhan. Tapi, bisakah rekening bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dipindah-pindah bank seenaknya? Nah, ini dia yang perlu diluruskan.
Kemensos & Bank Penyalur PKH: Siapa Pilih Siapa?
Kementerian Sosial (Kemensos) punya aturan sendiri soal bank penyalur PKH. Jadi, bukan KPM yang milih, tapi Kemensos yang menunjuk bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), yaitu BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI, serta PT Pos Indonesia untuk wilayah yang sulit dijangkau bank.
Kenapa begitu? Karena penunjukan bank ini berdasarkan wilayah kerja. Tiap daerah udah “jatahnya” bank penyalur masing-masing. Misalnya, daerah pedesaan di Jawa Tengah dan Jawa Timur banyak yang pakai BRI, sementara kota besar seperti Jabodetabek bisa BNI atau Mandiri.
Data rekening PKH ini terikat langsung dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Semua data tersimpan rapi di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation) yang dikelola pendamping sosial. Jadi, setiap perubahan data rekening harus melalui proses resmi.
Penyaluran PKH tahun 2026 ini makin canggih karena terintegrasi dengan data perbankan dan data kependudukan dari Dukcapil. Integrasi NIK dengan data perbankan udah hampir 100 persen! Tujuannya? Biar bantuan tepat sasaran dan gak ada yang salah alamat.
Pindah Bank PKH Sesuka Hati? Ini Jawabannya!
Singkatnya, jawabannya adalah tidak bisa. KPM gak bisa pindah rekening PKH dari satu bank ke bank lain atas kemauan sendiri. Ingat, yang berwenang menunjuk bank penyalur itu Kemensos, bukan KPM.
Banyak yang mikir bisa bebas pindahin rekening PKH dari BRI ke Mandiri, atau sebaliknya. Faktanya, kecuali ada kebijakan migrasi massal dari pusat, KPM gak bisa request pindah bank secara individual. Pindah bank cuma bisa terjadi dalam kondisi tertentu, yang akan dibahas selanjutnya.
Yang bisa KPM lakukan adalah mengganti kartu atau nomor rekening di bank yang sama. Misal, kartu KKS hilang atau rusak, KPM bisa urus penggantian kartu baru di bank penerbit yang sama. Nomor rekening bisa tetap sama atau berubah, tergantung kasusnya.
Kenapa kebijakannya begini? Soalnya, sistem penyaluran bantuan sosial ini udah terintegrasi dengan database nasional. Kalau KPM bebas pindah bank, bisa kacau balau datanya dan malah berpotensi terjadi kesalahan penyaluran atau penyalahgunaan.
Kondisi Khusus: Kapan Boleh Pindah Bank PKH?
Meski gak bisa pindah bank sembarangan, ada beberapa kondisi khusus yang memungkinkan perpindahan bank penyalur PKH.
Pindah Domisili Antar Wilayah
Kalau KPM pindah tempat tinggal ke wilayah yang bank penyalurnya beda, maka akan dibuatkan rekening baru di bank penyalur wilayah tujuan. Misalnya, pindah dari Jakarta (BNI) ke desa di Jawa Tengah (BRI). Proses ini dilakukan secara kolektif oleh Dinas Sosial setempat melalui mekanisme Buka Rekening Kolektif (Burekol).
Kebijakan Migrasi Massal dari Kemensos
Pemerintah kadang melakukan rotasi atau migrasi penyalur bantuan. Contohnya, migrasi dari PT Pos Indonesia ke bank Himbara beberapa tahun lalu. Kalau ada kebijakan seperti ini, KPM akan diarahkan membuat rekening baru sesuai arahan pendamping sosial.
Rekening Dibekukan atau Ditutup
Jika bantuan gak diambil dalam jangka waktu tertentu (biasanya 3 tahap berturut-turut), rekening bisa dibekukan bank atau dikembalikan ke kas negara. Untuk aktifkan lagi, KPM mungkin perlu proses buka blokir atau buat rekening baru jika rekening lama udah ditutup permanen.
Perubahan Kebijakan Wilayah
Kadang terjadi perubahan penunjukan bank penyalur untuk wilayah tertentu berdasarkan keputusan Kemensos. Jika ini terjadi, KPM di wilayah tersebut akan dibuatkan rekening baru secara kolektif.
Prosedur Ganti Rekening (Bukan Pindah Bank!)
Prosedur ini berlaku kalau kartu KKS hilang, rusak, patah, atau ketelan mesin ATM. Ingat, penggantian ini masih dalam lingkup bank yang sama, bukan pindah ke bank lain, ya.
Langkah 1: Siapkan Dokumen
Siapkan dokumen lengkap sebelum ke bank. Dokumen wajib: KTP asli & fotokopi, Kartu Keluarga asli & fotokopi, serta surat pengantar dari RT/RW atau kelurahan. Kalau kartu hilang, bawa juga surat keterangan kehilangan dari kepolisian.
Langkah 2: Datang ke Kantor Bank Penerbit
Kunjungi kantor cabang bank Himbara yang menerbitkan kartu KKS sebelumnya. Bisa BRI, BNI, Mandiri, BTN, atau BSI, sesuai kartu yang kamu punya. Tanya satpam soal jadwal pelayanan bansos karena beberapa bank punya jadwal khusus atau antrean online untuk layanan ini.
Langkah 3: Verifikasi Data
Customer service akan verifikasi biometrik atau mencocokkan data kependudukan. Ini buat mastiin yang ngajuin penggantian itu beneran pemilik data di DTKS. Pastikan data di KTP sesuai dengan data yang tercatat di bank.
Langkah 4: Cetak Kartu Baru
Jika verifikasi berhasil, bank akan cetak kartu ATM (KKS) baru. Proses ini biasanya selesai dalam satu hari kerja kalau syarat lengkap. Kartu baru akan langsung terhubung ke rekening yang udah ada.
Langkah 5: Lapor ke Pendamping Sosial
Ini penting banget dan sering kelupaan! Setelah dapat kartu atau nomor rekening baru, langsung lapor ke pendamping sosial PKH di wilayahmu. Pendamping akan input data rekening baru ke dalam aplikasi SIKS-NG.
Kalau langkah ini kelewat, dana bansos bisa gagal salur (retur) karena data di sistem gak update. Bantuan tahap berikutnya bisa masuk ke rekening lama yang udah gak aktif.
Biaya Penggantian Kartu
Biaya penggantian kartu bervariasi, tergantung kebijakan bank. Kisaran biayanya sekitar Rp10.000 hingga Rp25.000. Beberapa bank menggratiskan biaya untuk penggantian kartu bansos tertentu. Tanya langsung ke customer service saat ngurus.
Pindah Domisili: Apa yang Harus Dilakukan?
Pindah domisili adalah salah satu kondisi yang paling berpengaruh terhadap penyaluran PKH. Kalau gak diurus dengan bener, bantuan bisa berhenti total!
Pindah Dalam Satu Wilayah Bank yang Sama
Kalau pindah ke wilayah yang masih pakai bank penyalur yang sama, prosesnya relatif mudah. KPM cukup lapor ke pendamping sosial di tempat tinggal baru dan memperbarui data alamat di DTKS. Rekening dan kartu KKS masih bisa dipakai.
Pindah ke Wilayah Bank Berbeda
Kalau bank penyalur di daerah baru beda dengan daerah asal, KPM akan dibuatkan rekening baru secara kolektif oleh Dinas Sosial setempat. Misal, pindah dari wilayah BNI ke wilayah BRI, maka akan dibuatkan rekening BRI baru.
Proses ini makan waktu lumayan, bisa 3 sampai 6 bulan. Selama masa transisi, bantuan PKH mungkin tertunda. Data DTKS harus dimigrasikan dari wilayah asal ke wilayah tujuan dulu.
Langkah yang Harus Dilakukan
Segera lapor ke perangkat desa atau kelurahan di tempat tinggal baru. Bilang kalau kamu adalah KPM PKH yang baru pindah domisili. Bawa dokumen pendukung seperti KTP, KK, dan surat pindah. Perangkat desa akan mengarahkan ke pendamping sosial untuk proses selanjutnya.
Pastikan juga data kependudukan di Dukcapil udah diperbarui. Ketidaksesuaian data antara KTP dan DTKS bisa bikin bantuan gak tersalurkan. Data yang sering bermasalah adalah perbedaan ejaan nama atau tanggal lahir.
Buka Rekening Kolektif (Burekol): Gimana Caranya?
Buka Rekening Kolektif atau Burekol adalah mekanisme pembukaan rekening secara massal untuk KPM yang butuh rekening baru. Proses ini gak bisa dilakukan sendiri oleh KPM, tapi harus lewat Dinas Sosial.
Kapan Burekol Dilakukan?
Burekol dilakukan dalam beberapa kondisi. Pertama, waktu ada KPM baru yang terdaftar di DTKS dan belum punya rekening. Kedua, waktu ada KPM yang pindah domisili ke wilayah dengan bank penyalur yang beda. Ketiga, waktu ada kebijakan migrasi penyalur dari Kemensos.
Alur Proses Burekol
Dinas Sosial mengumpulkan data KPM yang butuh rekening baru. Data ini kemudian dikirim ke bank penyalur yang ditunjuk untuk wilayah tersebut. Bank memproses pembukaan rekening secara kolektif berdasarkan data dari Dinas Sosial. Setelah rekening aktif, kartu KKS dan buku tabungan didistribusikan ke KPM melalui pendamping sosial.
Yang Perlu Disiapkan KPM
KPM gak perlu datang ke bank untuk proses Burekol. Cukup pastikan data kependudukan (KTP dan KK) udah valid dan sesuai dengan data di DTKS. Kalau diminta, siapkan fotokopi dokumen untuk diserahkan ke pendamping sosial.
Estimasi Waktu
Proses Burekol makan waktu bervariasi, tergantung jumlah KPM dan kesiapan administrasi. Rata-rata bisa 1 sampai 3 bulan dari pengajuan hingga kartu diterima KPM.
Syarat Dokumen Penggantian Rekening PKH
Berikut daftar dokumen yang perlu disiapkan untuk berbagai keperluan penggantian rekening PKH.
Catatan: Selalu bawa dokumen asli beserta fotokopinya. Persyaratan bisa berbeda antar bank, jadi konfirmasi dulu sebelum datang, ya!
| Keperluan | Dokumen yang Dibutuhkan |
|---|---|
| Penggantian Kartu KKS Hilang | KTP asli & fotokopi, KK asli & fotokopi, Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian, Surat Pengantar dari RT/RW/Kelurahan |
| Penggantian Kartu KKS Rusak/Patah | KTP asli & fotokopi, KK asli & fotokopi, Kartu KKS yang rusak/patah, Surat Pengantar dari RT/RW/Kelurahan |
| Buka Rekening Baru (Burekol) | KTP asli & fotokopi, KK asli & fotokopi (Biasanya dikoordinir oleh Dinas Sosial) |
Tabel di atas merangkum dokumen yang biasanya dibutuhkan. Pastikan kamu mempersiapkan semuanya sebelum datang ke bank.
Perlu diingat bahwa persyaratan dokumen bisa saja berbeda tergantung kebijakan masing-masing bank, jadi ada baiknya menghubungi call center bank terkait atau mengunjungi kantor cabang terdekat untuk mendapatkan informasi yang paling akurat.
Tips Biar Bantuan PKH Tetap Lancar Jaya!
Berikut beberapa tips praktis agar penyaluran bantuan PKH tetap lancar dan gak ada kendala.
Jaga Kartu KKS dengan Baik
Kartu KKS itu akses utama ke rekening bantuan. Simpan di tempat aman, gak panas, dan gak ketekuk. Panas dan tekanan fisik bisa merusak chip atau pita magnetik, jadi kartunya gak kebaca mesin ATM.
Rahasiakan PIN!
Jangan pernah kasih tau PIN ke siapa pun, termasuk yang ngaku petugas atau pendamping. Kalau sering lupa, tulis PIN di tempat terpisah dan jangan ditempel di belakang kartu. Ganti PIN secara berkala kalau merasa ada orang lain yang tau.
Aktifkan Mobile Banking
Di tahun 2026, semua bank Himbara punya aplikasi mobile banking yang bisa diakses KPM. BRImo untuk nasabah BRI, Livin’ by Mandiri untuk nasabah Mandiri, dan aplikasi sejenis untuk bank lainnya. Aktifin layanan ini biar bisa cek saldo tanpa ke ATM dan dapat notifikasi waktu dana masuk.
Cek Saldo Berkala
Biasain ngecek saldo secara berkala, terutama waktu udah masuk jadwal pencairan. Jangan nunggu sampe butuh uang baru ngecek. Kalau ada masalah, bisa segera ditangani sebelum telat.
Fotokopi Dokumen Penting
Simpen fotokopi atau foto digital kartu KKS dan halaman depan buku tabungan di HP. Ini berguna kalau sewaktu-waktu kartu ilang dan butuh data buat ngurus penggantian.
Ambil Bantuan Tepat Waktu
Jangan tunda pengambilan bantuan kelamaan. Kalau gak diambil dalam 3 tahap berturut-turut, rekening bisa dibekukan dan dana dikembalikan ke kas negara. Proses pengaktifan lagi cukup ribet.
Update Data Kalau Ada Perubahan
Segera lapor ke pendamping sosial kalau ada perubahan data, seperti pindah alamat, perubahan anggota keluarga, atau perubahan nomor telepon. Data yang gak update bisa bikin bantuan berhenti.
Koordinasi dengan Pendamping Sosial
Pendamping PKH itu penghubung antara KPM dan sistem penyaluran bantuan. Jangan ragu bertanya kalau ada kendala atau butuh informasi. Simpen nomor kontak pendamping biar gampang dihubungin.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul Soal Pindah Bank PKH
Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar perpindahan bank penyalur PKH:
Bisakah pindah bank penyalur PKH dari BRI ke BNI secara mandiri?
Tidak bisa. Penunjukan bank penyalur adalah kewenangan Kemensos berdasarkan wilayah. KPM tidak bisa request pindah bank secara individual. Perpindahan bank hanya terjadi jika ada kebijakan migrasi dari pusat atau KPM pindah domisili ke wilayah dengan bank penyalur berbeda.
Berapa lama proses penggantian kartu KKS yang hilang atau rusak?
Proses pencetakan kartu baru di bank biasanya selesai dalam satu hari kerja jika syarat lengkap. Namun sinkronisasi data ke pendamping dan update di SIKS-NG bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.
Apakah saldo di kartu lama akan hangus jika ganti kartu baru?
Tidak. Saldo bantuan tercatat di sistem perbankan, bukan di fisik kartu plastik. Saat kartu diganti, saldo otomatis terhubung ke kartu baru selama nomor rekening masih sama atau tertaut. Jangan panik jika kartu rusak atau ketelan mesin.
Apa yang harus dilakukan jika pindah domisili ke provinsi lain?
Segera lapor ke perangkat desa di tempat tinggal baru dan update data kependudukan di Dukcapil. Jika bank penyalur di daerah baru berbeda, Dinas Sosial akan membuatkan rekening baru melalui proses Burekol. Proses ini bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan.
Berapa biaya penggantian kartu KKS di bank?
Biaya bervariasi sekitar Rp10.000 hingga Rp25.000 tergantung kebijakan masing-masing bank. Beberapa bank menggratiskan biaya untuk penggantian kartu bansos. Tanyakan langsung ke customer service saat mengurus.
Kenapa bantuan PKH tidak masuk padahal sudah ganti kartu baru?
Kemungkinan besar data rekening baru belum ter-update di SIKS-NG. Segera hubungi pendamping sosial untuk memastikan data sudah di-input ke sistem. Tanpa update di SIKS-NG, bantuan bisa retur karena masuk ke rekening lama.
Apa itu Burekol dan bagaimana prosesnya?
Burekol adalah Buka Rekening Kolektif, yaitu pembukaan rekening secara massal untuk KPM melalui Dinas Sosial. KPM tidak perlu ke bank, cukup pastikan data kependudukan valid. Proses Burekol memakan waktu 1 hingga 3 bulan.
Apakah bisa mengambil bantuan PKH di ATM bank lain?
Bisa, karena kartu KKS terintegrasi dengan jaringan ATM Bersama atau Prima. Namun ada biaya admin untuk penarikan di ATM bank lain. Disarankan mengambil di ATM bank penerbit untuk menghindari potongan biaya.
Kesimpulan: Pahami Aturannya, Bantuan Lancar!
Pindah bank penyalur PKH secara mandiri itu gak boleh karena penunjukan bank adalah kewenangan Kemensos berdasarkan wilayah. Yang bisa KPM lakuin adalah ganti kartu atau rekening di bank yang sama kalau kartu hilang, rusak, atau ada masalah lainnya.
Perpindahan bank cuma bisa terjadi dalam kondisi khusus, kayak pindah domisili ke wilayah dengan bank penyalur yang beda atau ada kebijakan migrasi dari pusat. Prosesnya dilakukan secara kolektif lewat Dinas Sosial, bukan inisiatif sendiri.
Yang paling penting, jaga kartu KKS baik-baik, rahasiain PIN, dan langsung lapor ke pendamping sosial kalau ada perubahan data atau kendala. Dengan administrasi yang rapi, penyaluran bantuan PKH dijamin lancar!