Rental perlengkapan bayi kini menjadi salah satu peluang usaha paling menjanjikan di Indonesia per 2026. Bayangkan: stroller mahal yang sudah tidak terpakai, boks bayi berdebu di gudang, atau kursi makan bayi yang hanya digunakan beberapa bulan — semua bisa diubah menjadi sumber penghasilan tambahan yang menggiurkan.
Faktanya, perlengkapan bayi termasuk barang dengan siklus pakai paling pendek. Seorang bayi hanya membutuhkan boks tidur selama 6-18 bulan, stroller sekitar 2-3 tahun, dan kursi makan hanya 1-2 tahun. Nah, daripada barang-barang itu menumpuk percuma, bisnis rental perlengkapan bayi hadir sebagai solusi cerdas — menguntungkan pemilik sekaligus membantu orang tua baru berhemat.
Mengapa Rental Perlengkapan Bayi Makin Diminati di 2026?
Tren sharing economy terus berkembang pesat di Indonesia. Per 2026, semakin banyak orang tua muda yang sadar bahwa membeli perlengkapan bayi seharga jutaan rupiah untuk dipakai hanya beberapa bulan adalah pemborosan nyata.
Selain itu, biaya hidup yang terus meningkat membuat keluarga muda lebih selektif dalam pengeluaran. Dengan menyewa stroller premium seharga Rp150.000–Rp300.000 per minggu, mereka bisa menggunakan produk berkualitas tanpa harus merogoh kocek Rp3-5 juta sekaligus.
Berikut beberapa faktor yang mendorong permintaan rental perlengkapan bayi tumbuh signifikan:
- Tingginya harga perlengkapan bayi branded di pasaran 2026
- Kesadaran orang tua muda terhadap sustainable living dan pengurangan sampah
- Meningkatnya jumlah keluarga urban dengan tempat tinggal terbatas
- Kebutuhan sementara untuk tamu atau keluarga yang berkunjung bersama bayi
- Wisatawan domestik yang bepergian bersama bayi tanpa membawa perlengkapan lengkap
Jenis Perlengkapan Bayi yang Paling Laku Disewakan
Tidak semua perlengkapan bayi cocok untuk dijadikan aset rental. Beberapa item memiliki permintaan jauh lebih tinggi dibanding yang lain. Berikut daftar produk terlaris dalam bisnis rental perlengkapan bayi terbaru 2026:
| Jenis Perlengkapan | Estimasi Harga Sewa/Minggu | Tingkat Permintaan |
|---|---|---|
| Stroller / Kereta Bayi | Rp150.000 – Rp350.000 | ⭐⭐⭐⭐⭐ Sangat Tinggi |
| Car Seat / Kursi Mobil Bayi | Rp100.000 – Rp250.000 | ⭐⭐⭐⭐⭐ Sangat Tinggi |
| Boks Bayi / Crib | Rp200.000 – Rp400.000 | ⭐⭐⭐⭐ Tinggi |
| Bouncer / Rocker Bayi | Rp75.000 – Rp150.000 | ⭐⭐⭐⭐ Tinggi |
| Breast Pump Elektrik | Rp100.000 – Rp200.000 | ⭐⭐⭐⭐⭐ Paling Dicari |
| Kursi Makan Bayi (High Chair) | Rp80.000 – Rp175.000 | ⭐⭐⭐ Sedang |
| Baby Walker | Rp60.000 – Rp120.000 | ⭐⭐⭐ Sedang |
Data di atas merupakan estimasi harga sewa update 2026 berdasarkan tren pasar rental bayi di kota-kota besar Indonesia. Harga bisa lebih tinggi di kota metropolitan seperti Jakarta, Surabaya, atau Bali.
Cara Memulai Bisnis Rental Perlengkapan Bayi dari Nol
Kabar baiknya, bisnis ini bisa dimulai dengan modal sangat minim — bahkan nol rupiah jika sudah punya stok barang bekas pakai di rumah. Berikut langkah-langkah memulai bisnis rental perlengkapan bayi terbaru 2026:
- Inventarisasi barang yang dimiliki. Cek kondisi semua perlengkapan bayi di rumah. Pastikan masih layak pakai, aman, dan berfungsi dengan baik.
- Bersihkan dan sterilkan semua item. Kebersihan adalah faktor kepercayaan nomor satu dalam bisnis ini. Gunakan cairan sterilisasi khusus bayi.
- Foto produk dengan kualitas bagus. Ambil foto dari berbagai sudut dengan pencahayaan natural. Tampilkan kondisi asli barang secara jujur.
- Tentukan harga sewa yang kompetitif. Riset harga di marketplace dan grup Facebook ibu-ibu lokal sebelum menentukan tarif.
- Pilih platform penjualan. Tokopedia, Shopee, Instagram, TikTok Shop, atau bergabung dengan platform khusus rental bayi yang kini sudah banyak beredar di Indonesia per 2026.
- Buat SOP jelas untuk penyewa. Tentukan syarat sewa, deposit, prosedur pengiriman/pengambilan, dan ketentuan jika barang rusak.
- Mulai terima pesanan dan bangun reputasi. Ulasan positif adalah aset terbesar bisnis rental perlengkapan bayi.
Keuntungan Bisnis Rental Perlengkapan Bayi yang Jarang Dibahas
Di luar penghasilan tambahan yang nyata, ada beberapa keuntungan tersembunyi dari bisnis rental perlengkapan bayi yang sering luput dari perhatian.
Modal Bisa Sangat Kecil atau Bahkan Nol
Berbeda dengan bisnis kuliner atau fashion yang butuh modal produksi, rental perlengkapan bayi bisa dimulai dengan barang yang sudah ada. Stroller bekas pakai anak sendiri bisa langsung jadi aset penghasil uang.
Barang Kembali Utuh Setelah Disewa
Ini keunggulan utama bisnis rental dibanding jualan: barangnya kembali. Satu stroller bisa disewakan berulang kali selama bertahun-tahun, menghasilkan pendapatan jauh melampaui harga beli aslinya.
Pasar yang Terus Terbarukan
Setiap tahun, selalu ada pasangan yang baru memiliki bayi pertama. Pasar rental perlengkapan bayi tidak pernah benar-benar sepi karena permintaannya bersifat regeneratif dan berkelanjutan.
Tantangan dan Cara Mengatasinya
Tentu, bisnis rental perlengkapan bayi bukan tanpa tantangan. Beberapa risiko yang perlu diantisipasi antara lain:
- Barang rusak oleh penyewa: Atasi dengan deposit yang proporsional dan dokumentasi kondisi sebelum-sesudah penyewaan.
- Keterlambatan pengembalian: Buat kontrak sewa yang jelas dengan denda harian jika terlambat dikembalikan.
- Higienitas yang dipertanyakan: Selalu sterilkan barang sebelum diserahkan dan lampirkan bukti foto proses sterilisasi kepada penyewa.
- Persaingan harga: Fokus pada kualitas pelayanan, kecepatan respons, dan reputasi untuk menghindari perang harga.
Namun, dengan manajemen yang baik, tantangan-tantangan ini sangat bisa diatasi bahkan oleh pemula sekalipun.
Potensi Penghasilan dari Rental Perlengkapan Bayi 2026
Seberapa besar sebenarnya potensi cuan dari bisnis ini? Mari hitung secara realistis. Misalnya, seseorang memiliki 5 unit stroller, 3 car seat, dan 4 bouncer untuk disewakan.
Dengan asumsi rata-rata 60% tingkat pemakaian per bulan, total pendapatan kotor bisa mencapai Rp3-7 juta per bulan hanya dari 12 item tersebut. Jika terus mengembangkan koleksi dengan membeli barang bekas berkualitas dari marketplace, angka ini bisa berlipat ganda dalam 6-12 bulan.
Bahkan, beberapa pelaku bisnis rental perlengkapan bayi terbaru 2026 melaporkan omzet di atas Rp15 juta per bulan setelah mengelola 30-50 unit barang dengan sistem yang terorganisir.
Kesimpulan
Bisnis rental perlengkapan bayi adalah peluang emas yang sering terabaikan di depan mata. Dengan modal minimal, risiko rendah, dan pasar yang terus tumbuh, ini adalah salah satu ide usaha paling masuk akal untuk dijalankan siapa saja — terutama orang tua yang memiliki gudang penuh perlengkapan bayi tak terpakai.
Mulai dari satu atau dua item, bangun reputasi dengan pelayanan terbaik, dan kembangkan koleksi secara bertahap. Di era sharing economy yang terus berkembang per 2026 ini, mengubah barang tak terpakai menjadi sumber penghasilan bukan lagi sekadar ide — melainkan langkah cerdas yang sudah terbukti menghasilkan.