Sertifikasi CPA (Certified Public Accountant) adalah kunci utama bagi siapa pun yang ingin berkarier sebagai akuntan publik profesional di Indonesia. Per 2026, persaingan di dunia akuntansi semakin ketat, sehingga memiliki gelar CPA bukan lagi sekadar nilai tambah — melainkan sebuah keharusan untuk bisa berkompetisi di level nasional maupun internasional.
Nah, banyak yang bertanya-tanya: seberapa sulit proses mendapatkan sertifikasi ini? Apa saja syaratnya? Berapa biayanya? Artikel ini akan memandu langkah demi langkah, mulai dari persyaratan dasar hingga tips lolos ujian, semuanya berdasarkan informasi terbaru 2026.
Apa Itu Sertifikasi CPA dan Mengapa Penting?
Sertifikasi CPA adalah sertifikasi profesi akuntansi yang diakui secara nasional dan internasional. Di Indonesia, sertifikasi ini dikeluarkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan menjadi syarat wajib bagi siapa pun yang ingin membuka Kantor Akuntan Publik (KAP) atau menjadi partner di KAP yang sudah berdiri.
Faktanya, tanpa CPA Indonesia, seseorang tidak bisa menandatangani laporan audit atas laporan keuangan perusahaan publik, bank, maupun lembaga keuangan lainnya. Ini menjadikan sertifikasi CPA sebagai lisensi tertinggi di profesi akuntan publik Indonesia.
Selain itu, per update 2026, permintaan akuntan publik bersertifikat terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang wajib diaudit secara independen berdasarkan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Syarat dan Persyaratan Mendaftar Sertifikasi CPA Terbaru 2026
Sebelum mendaftar ujian CPA, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi. IAPI telah memperbarui ketentuan pendaftaran, dan berikut adalah syarat lengkap terbaru 2026:
- Memiliki gelar sarjana (S1) atau lebih tinggi dari program studi Akuntansi atau program studi lain yang relevan
- Terdaftar sebagai anggota IAPI (Institut Akuntan Publik Indonesia)
- Memiliki pengalaman kerja di bidang audit atau akuntansi minimal 3 tahun (untuk jalur reguler)
- Lulus seluruh mata ujian CPA yang ditetapkan oleh IAPI
- Mematuhi kode etik profesi akuntan publik
Jadi, persiapan matang sejak dini sangat dianjurkan. Makin cepat memulai, makin cepat pula mencapai gelar bergengsi ini.
Mata Ujian dalam Proses Sertifikasi CPA Indonesia
Ujian sertifikasi CPA Indonesia terdiri dari beberapa mata ujian yang menguji kompetensi teknis dan etika profesi. Berikut ini adalah rincian mata ujian yang harus ditempuh berdasarkan kurikulum terbaru 2026:
| Mata Ujian | Kode | Durasi Ujian | Nilai Lulus Minimum |
|---|---|---|---|
| Auditing & Assurance | AU | 4 Jam | 75 |
| Akuntansi Keuangan & Pelaporan | AKP | 4 Jam | 75 |
| Lingkungan Bisnis & Konsep Akuntansi | LBK | 3 Jam | 75 |
| Etika Profesi & Tata Kelola | EPT | 2 Jam | 80 (syarat kelulusan lebih ketat) |
Perhatikan bahwa mata ujian Etika Profesi memiliki standar kelulusan yang lebih tinggi. Ini mencerminkan betapa pentingnya integritas dalam profesi akuntan publik.
Langkah-Langkah Mendapatkan Sertifikasi CPA secara Lengkap
Bagi yang baru memulai perjalanan menuju gelar CPA, berikut adalah tahapan yang harus dilalui secara berurutan:
- Daftar sebagai anggota IAPI — Kunjungi situs resmi IAPI dan lengkapi formulir keanggotaan beserta dokumen pendukung seperti ijazah S1 dan transkrip nilai.
- Ikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) — Program ini wajib bagi lulusan non-akuntansi dan sangat direkomendasikan untuk memperkuat fondasi ilmu.
- Daftar ujian CPA — Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi IAPI. Pastikan memilih jadwal ujian yang tersedia pada periode terbaru 2026.
- Ikuti bimbingan belajar (opsional tapi direkomendasikan) — Berbagai lembaga pelatihan menyediakan review course khusus persiapan CPA.
- Ikuti dan lulus semua mata ujian — Ujian dapat diambil secara bertahap, tidak harus sekaligus dalam satu periode.
- Penuhi syarat pengalaman kerja — Lampirkan bukti pengalaman kerja di bidang audit minimal 3 tahun.
- Ajukan permohonan izin sebagai Akuntan Publik — Setelah lulus semua ujian dan memenuhi syarat, ajukan permohonan ke Kementerian Keuangan RI.
Selain itu, penting untuk diingat bahwa setiap mata ujian memiliki batas waktu kelulusan. Apabila nilai gagal, ujian dapat diulang pada periode berikutnya tanpa harus mengulang mata ujian yang sudah lulus.
Biaya Sertifikasi CPA Update 2026
Salah satu pertimbangan praktis yang sering ditanyakan adalah soal biaya. Berikut estimasi biaya terbaru 2026 yang perlu disiapkan:
- Biaya keanggotaan IAPI: Sekitar Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per tahun
- Biaya pendaftaran ujian per mata ujian: Sekitar Rp 750.000 – Rp 1.500.000
- Biaya review course / bimbingan belajar: Mulai dari Rp 3.000.000 – Rp 10.000.000 tergantung lembaga
- Biaya pengurusan izin Akuntan Publik: Sesuai ketentuan Kementerian Keuangan terbaru 2026
Namun, biaya-biaya ini sebenarnya merupakan investasi jangka panjang. Seorang akuntan publik bersertifikat di Indonesia per 2026 bisa memperoleh penghasilan mulai dari Rp 15.000.000 hingga di atas Rp 50.000.000 per bulan, tergantung pada posisi dan klien yang ditangani.
Tips Lulus Ujian Sertifikasi CPA dengan Cepat
Tingkat kelulusan ujian CPA memang tidak selalu tinggi. Namun, dengan strategi belajar yang tepat, peluang lulus dalam ujian pertama sangat terbuka. Berikut beberapa tips yang terbukti efektif:
- Mulai belajar minimal 3-6 bulan sebelum ujian — Jangan mengandalkan sistem kebut semalam.
- Gunakan bahan resmi dari IAPI — Modul resmi adalah referensi utama yang paling relevan dengan soal ujian.
- Latihan soal sebanyak mungkin — Soal-soal tahun sebelumnya sangat membantu memahami pola pertanyaan.
- Bergabung dengan komunitas calon CPA — Belajar bersama bisa meningkatkan motivasi dan mempercepat pemahaman materi.
- Prioritaskan pemahaman konsep — Ujian CPA menguji kemampuan analitis, bukan sekadar hafalan.
Ternyata, banyak kandidat yang gagal bukan karena kurang pintar, melainkan karena kurang terstruktur dalam persiapan. Manajemen waktu belajar adalah kunci utama.
Perbedaan CPA Indonesia dan CPA Internasional
Satu hal yang sering membingungkan adalah perbedaan antara CPA Indonesia (dari IAPI) dan CPA Amerika Serikat (dari AICPA). Keduanya berbeda dalam lingkup pengakuan dan regulasinya.
CPA Indonesia diakui dan berlaku secara hukum di Indonesia, cocok bagi yang ingin berkarier atau membuka KAP di dalam negeri. Sementara CPA Amerika lebih diakui secara internasional dan sering dibutuhkan oleh multinasional atau firma Big Four yang beroperasi lintas negara.
Namun, untuk keperluan karier di Indonesia, sertifikasi CPA dari IAPI adalah yang paling relevan dan memiliki kekuatan hukum penuh di bawah regulasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia terbaru 2026.
Kesimpulan
Mendapatkan sertifikasi CPA membutuhkan komitmen, waktu, dan investasi yang tidak sedikit. Namun, manfaat jangka panjangnya jauh melampaui semua pengorbanan tersebut. Dengan gelar CPA di tangan, pintu karier sebagai akuntan publik profesional terbuka lebar — mulai dari bergabung dengan KAP ternama, menjadi auditor independen, hingga mendirikan kantor akuntan sendiri.
Segera mulai perjalanan menuju sertifikasi CPA terbaru 2026 dengan mendaftar ke IAPI, menyiapkan dokumen persyaratan, dan memulai program persiapan ujian. Semakin cepat memulai, semakin cepat pula meraih status sebagai akuntan publik profesional yang diakui secara resmi di Indonesia.