Beranda » Edukasi » SIUP Online 2026: Cara Mengurus Lewat OSS RBA, Gratis!

SIUP Online 2026: Cara Mengurus Lewat OSS RBA, Gratis!

SIUP online 2026 kini bisa diurus secara gratis melalui sistem OSS RBA tanpa perlu antre di kantor pemerintahan. Sejak berlakunya PP 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, proses pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan telah bertransformasi total menjadi sistem digital terintegrasi. Seluruh pelaku usaha — mulai dari UMKM perorangan hingga PT besar — wajib memahami alur terbaru ini agar legalitas bisnis tetap valid per 2026.

Faktanya, banyak pelaku usaha masih bingung dengan perubahan ini. Istilah “SIUP” memang masih sering digunakan, tetapi secara teknis dokumen tersebut telah berevolusi menjadi kombinasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Perdagangan yang diterbitkan melalui portal OSS. Memahami transformasi ini sangat penting agar bisnis tidak beroperasi secara ilegal tanpa disadari.

Apa Itu SIUP Online di Era OSS RBA 2026?

Sebelum membahas langkah-langkah teknis, penting untuk memahami posisi SIUP dalam sistem perizinan terbaru. Perubahan ini bukan sekadar ganti nama, melainkan reformasi fundamental dalam tata kelola perizinan usaha di Indonesia.

Transformasi SIUP ke Sistem Digital

Di era sebelum OSS, SIUP adalah dokumen fisik yang diterbitkan oleh Dinas Perdagangan di tingkat kabupaten/kota. Prosesnya terdesentralisasi, memakan waktu berminggu-minggu, dan sering berbeda antar daerah.

Nah, sejak sistem OSS RBA diberlakukan, fungsi SIUP kini terintegrasi ke dalam dua elemen utama:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB) — menggantikan fungsi identitas usaha yang dulu diemban SIUP dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan). NIB berlaku seumur hidup selama usaha masih aktif.
  • Izin Usaha Perdagangan — “jantung” dari SIUP yang sesungguhnya. Izin ini terbit otomatis berdasarkan kode KBLI bidang perdagangan yang dipilih saat pendaftaran di OSS.

Jadi, ketika seseorang mencari cara mengurus SIUP online 2026, yang sebenarnya dibutuhkan adalah pengurusan NIB beserta Izin Usaha untuk KBLI Perdagangan melalui sistem OSS RBA.

Baca Juga :  Perbedaan SIUP NIB dan OSS: Panduan Izin Usaha 2026

Dasar Hukum Terbaru 2026

Beberapa regulasi yang menjadi landasan pengurusan SIUP online per 2026 meliputi:

  • UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (Perppu 2/2022 yang disahkan menjadi UU)
  • PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (menggantikan PP 5/2021)
  • Peraturan Menteri Investasi Nomor 5 Tahun 2025 tentang petunjuk teknis OSS
  • KBLI 2025 sebagai fondasi klasifikasi bidang usaha terbaru

PP 28/2025 membawa beberapa pembaruan signifikan, termasuk perluasan klasifikasi KBLI menjadi 1.417 bidang di Lampiran I dan 357 bidang di Lampiran II, serta penyempurnaan metode analisis risiko usaha.

Syarat Dokumen untuk Mengurus SIUP Online 2026

Sebelum memulai proses pendaftaran di portal OSS, pastikan seluruh dokumen dan data berikut sudah tersedia. Persyaratan berbeda tergantung jenis badan usaha.

Berikut tabel perbandingan syarat dokumen berdasarkan jenis pelaku usaha:

DokumenUMKM PeroranganPT / CV / Firma
KTP Elektronik (e-KTP)✅ Wajib✅ Wajib (Direktur)
NPWP Pribadi✅ Disarankan✅ Wajib
NPWP Badan Usaha❌ Tidak perlu✅ Wajib
Akta Pendirian & SK Kemenkumham❌ Tidak perlu✅ Wajib
Alamat Usaha Lengkap✅ Wajib✅ Wajib
Email Aktif & No. HP✅ Wajib (untuk OTP)✅ Wajib (untuk OTP)

Pastikan NIK pada e-KTP sudah aktif dan terverifikasi di Dukcapil. Selain itu, siapkan juga data detail seperti modal usaha, jumlah tenaga kerja, dan rencana kegiatan usaha sesuai kode KBLI yang akan dipilih.

Langkah-Langkah Mengurus SIUP Online 2026 via OSS RBA

Berikut panduan lengkap proses pengurusan SIUP online dari awal hingga izin terbit. Seluruh proses dilakukan melalui portal resmi di oss.go.id dan tidak dipungut biaya alias 100% gratis.

Langkah 1: Buat Akun OSS

  1. Buka situs resmi oss.go.id melalui browser terbaru (Chrome, Firefox, atau Edge).
  2. Klik tombol “Daftar” pada halaman utama.
  3. Pilih jenis pelaku usaha: Perorangan atau Badan Usaha (PT/CV).
  4. Masukkan NIK dan data diri sesuai e-KTP. Sistem akan melakukan verifikasi otomatis ke database Dukcapil.
  5. Verifikasi email dan nomor HP melalui kode OTP yang dikirimkan.
  6. Buat username dan password untuk akun OSS.

Ternyata, proses registrasi akun ini biasanya hanya memakan waktu 10–15 menit asalkan koneksi internet stabil dan data NIK sudah valid.

Langkah 2: Login dan Lengkapi Profil

  1. Login ke akun OSS yang sudah dibuat.
  2. Lengkapi data profil pelaku usaha secara detail.
  3. Untuk badan usaha, masukkan data legalitas perusahaan (nomor akta, SK Kemenkumham, NPWP badan).
  4. Pastikan semua data sesuai dengan dokumen resmi — ketidaksesuaian akan menyebabkan penolakan.
Baca Juga :  Daftar UMKM Online 2026: Cara Mudah Dapat Bantuan Modal

Langkah 3: Pilih KBLI yang Tepat

Ini adalah langkah paling krusial dalam seluruh proses. KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah kode 5 digit yang menentukan jenis kegiatan usaha, tingkat risiko, dan jenis izin yang akan diterbitkan.

Beberapa contoh KBLI bidang perdagangan yang umum dipilih:

  • 46100 — Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa (Fee) atau Kontrak
  • 46410 — Perdagangan Besar Tekstil, Pakaian, dan Alas Kaki
  • 47111 — Perdagangan Eceran Berbagai Macam Barang (Minimarket)
  • 47192 — Perdagangan Eceran Melalui Media untuk Komoditas Makanan, Minuman, Tembakau (Online Shop)
  • 47791 — Perdagangan Eceran Melalui Internet (E-Commerce Umum)

Bahkan dalam satu NIB, pelaku usaha diperbolehkan memiliki lebih dari satu kode KBLI. Namun, pastikan setiap kode yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan usaha di lapangan.

Langkah 4: Ajukan Perizinan Berusaha

  1. Setelah KBLI dipilih, sistem OSS akan otomatis menentukan tingkat risiko kegiatan usaha.
  2. Isi data detail usaha: alamat lokasi, modal, jumlah tenaga kerja, dan parameter lain yang diminta.
  3. Untuk PP 28/2025, satu dokumen lingkungan terpadu bisa digunakan untuk multi-KBLI.
  4. Periksa kembali semua data sebelum submit — koreksi setelah pengajuan bisa memakan waktu lebih lama.
  5. Klik “Submit Permohonan” untuk mengirimkan pengajuan.

Langkah 5: Terbitnya NIB dan Izin Usaha

Setelah pengajuan di-submit, proses selanjutnya bergantung pada klasifikasi risiko usaha. Berikut tabel penjelasannya:

Tingkat RisikoPerizinan yang DiterbitkanProses
RendahNIB sajaTerbit otomatis, langsung berlaku
Menengah RendahNIB + Sertifikat StandarSelf-declare (pernyataan mandiri)
Menengah TinggiNIB + Sertifikat Standar terverifikasiPerlu verifikasi oleh instansi terkait
TinggiNIB + Izin terverifikasiPerlu persetujuan dan inspeksi instansi terkait

Untuk sebagian besar usaha perdagangan skala kecil dan menengah, klasifikasi risiko biasanya berada di level rendah hingga menengah rendah. Artinya, NIB dan izin usaha bisa terbit dalam hitungan menit setelah pengajuan.

Tips Agar Proses SIUP Online 2026 Berjalan Lancar

Meskipun sistem OSS RBA dirancang untuk kemudahan, beberapa kendala teknis masih sering terjadi. Berikut tips agar proses berjalan tanpa hambatan:

  • Gunakan browser versi terbaru — portal OSS kadang bermasalah di browser lama atau mobile browser.
  • Pastikan data NIK valid di Dukcapil — jika verifikasi NIK gagal, segera hubungi Disdukcapil setempat untuk pemutakhiran data.
  • Pilih KBLI dengan cermat — kesalahan kode KBLI bisa berakibat fatal, mulai dari izin tidak sesuai hingga penolakan permohonan kredit bank.
  • Simpan bukti screenshot setiap langkah — berguna untuk dokumentasi dan antisipasi jika terjadi error sistem.
  • Lakukan pemutakhiran data — sesuai PP 28/2025, pelaku usaha yang sudah memiliki akun OSS wajib update profile untuk menyesuaikan dengan klasifikasi KBLI terbaru.
  • Hindari calo — proses ini 100% gratis. Waspadai pihak ketiga yang meminta bayaran besar hanya untuk input data.
Baca Juga :  Cara Membuat NIB di OSS 2026: Izin Usaha Gratis Seumur Hidup

Selain itu, pastikan koneksi internet stabil saat proses pengisian data. Sistem OSS bisa timeout jika koneksi terputus di tengah proses, dan data yang sudah diisi bisa hilang.

Biaya Mengurus SIUP Online 2026

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah soal biaya. Jawabannya cukup jelas — pengurusan NIB dan izin usaha melalui sistem OSS RBA tidak dipungut biaya apapun oleh pemerintah.

Namun, ada beberapa catatan penting terkait biaya:

  • Biaya resmi pemerintah (PNBP): Rp0 untuk penerbitan NIB dan Sertifikat Standar.
  • Biaya tambahan mungkin timbul untuk pengurusan prasyarat seperti akta notaris (jika mendirikan PT/CV baru), sertifikat laik fungsi, atau dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL) untuk usaha berisiko tinggi.
  • Jasa konsultan profesional: Jika menggunakan jasa pihak ketiga untuk pengurusan, biaya bervariasi mulai dari Rp500.000 hingga jutaan rupiah tergantung kompleksitas.

Ternyata, untuk UMKM perorangan dengan risiko rendah, seluruh proses benar-benar bisa diselesaikan sendiri tanpa biaya sama sekali.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah SIUP Online Terbit?

Mendapatkan NIB dan izin usaha bukan akhir dari perjalanan. Ada beberapa langkah lanjutan yang perlu diperhatikan agar legalitas usaha tetap terjaga:

  1. Cetak atau unduh NIB — simpan file digital dan cetak untuk keperluan administrasi (pembukaan rekening bank, pengajuan kredit, tender).
  2. Penuhi komitmen perizinan — untuk usaha dengan risiko menengah tinggi dan tinggi, ada kewajiban pemenuhan standar yang harus diselesaikan setelah NIB terbit.
  3. Lakukan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) — wajib dilaporkan secara berkala melalui sistem OSS.
  4. Update data jika ada perubahan — perubahan alamat, bidang usaha, modal, atau pemegang saham wajib diperbarui di sistem OSS.
  5. Urus izin operasional tambahan — beberapa jenis usaha perdagangan memerlukan izin tambahan seperti SIUP Minuman Beralkohol, izin impor, atau Surat Tanda Pendaftaran Agen/Distributor.

Namun, perlu diingat bahwa NIB berlaku seumur hidup selama kegiatan usaha masih berjalan. Tidak perlu perpanjangan tahunan seperti sistem SIUP lama.

Kesimpulan

Mengurus SIUP online 2026 melalui sistem OSS RBA kini jauh lebih mudah, cepat, dan sepenuhnya gratis. Dengan adanya PP 28/2025 dan pembaruan KBLI terbaru, proses perizinan berusaha semakin terintegrasi dan transparan. Langkah intinya adalah membuat akun OSS, memilih kode KBLI yang tepat, mengisi data usaha, lalu menunggu NIB dan izin usaha terbit — yang untuk usaha berisiko rendah bahkan bisa selesai dalam hitungan menit.

Jangan tunda legalitas usaha hanya karena takut prosesnya rumit. Kunjungi portal oss.go.id sekarang dan mulai proses pendaftaran. Dengan izin usaha yang valid, bisnis perdagangan akan lebih kredibel di mata bank, mitra bisnis, dan konsumen.